UIGMUIGM
BIO PALEMBANICABIO PALEMBANICABurung pantai Grey-tailed Tattler (Tringa brevipes) merupakan spesies burung migran yang bermigrasi ke belahan bumi selatan, termasuk Indonesia. Di Sumatra, spesies ini sebelumnya dianggap sebagai pengunjung yang jarang, namun catatan baru menunjukkan bahwa spesies ini mungkin merupakan pengunjung yang tidak umum. Studi ini mengumpulkan 26 catatan penampakan Tringa brevipes di Sumatra dari tahun 1999 hingga 2024, dengan sebagian besar catatan berasal dari pesisir timur pulau tersebut. Spesies ini ditemukan dalam jumlah kecil, dengan kelompok terbesar terdiri dari 20 individu. Berdasarkan catatan ini, disarankan untuk mengklasifikasikan status spesies menjadi pengunjung yang tidak umum daripada pengembara. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami pola migrasi dan penggunaan habitat spesies di Sumatra.
brevipes sebagai pengunjung yang tidak umum di Sumatra, bukan sebagai pengembara seperti yang disarankan oleh Iqbal et al.(2013) atau migran yang sangat langka (Mugan et al.2017), meskipun hanya hadir dalam jumlah kecil.Observasi yang lebih rinci dan hati-hati di berbagai area yang sesuai diperlukan untuk mengungkap lebih banyak tentang kemunculannya di pulau ini.Pesisir barat Sumatra sebagian besar belum diketahui dan menjadi prioritas untuk survei burung pantai.Kunjungan rutin ke area yang dikenal untuk burung pantai di sepanjang pantai timur dan kunjungan ke pulau-pulau kecil di bagian Sumatra mana pun juga dapat menghasilkan catatan yang berharga.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman kita tentang Grey-tailed Tattler di Sumatra. Pertama, perlu dilakukan studi yang lebih mendalam mengenai pola migrasi Tringa brevipes di Sumatra, termasuk identifikasi lokasi perhentian penting (staging area) dan rute migrasi yang digunakan. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan teknik pelacakan satelit atau geolokasi pada sejumlah individu untuk mendapatkan data yang lebih akurat. Kedua, penelitian tentang penggunaan habitat oleh Tringa brevipes di Sumatra perlu diperluas, dengan fokus pada identifikasi karakteristik habitat yang paling disukai oleh spesies ini selama musim migrasi dan non-migrasi. Data ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi area konservasi yang penting bagi kelangsungan hidup spesies. Ketiga, penting untuk melakukan survei populasi Tringa brevipes secara berkala di berbagai lokasi di Sumatra, terutama di wilayah-wilayah yang belum banyak diteliti, seperti pesisir barat Sumatra. Survei ini dapat membantu memantau tren populasi dan mengidentifikasi potensi ancaman terhadap kelangsungan hidup spesies.
- International Wader Study Group | » First record of Beach Thick-knee and Grey-tailed Tattler on... doi.org/10.18194/ws.00191International Wader Study Group A First record of Beach Thick knee and Grey tailed Tattler on doi 10 18194 ws 00191
- International Wader Study Group | » Aquaculture ponds provide non-breeding habitat for shorebirds... waderstudygroup.org/article/15939International Wader Study Group A Aquaculture ponds provide non breeding habitat for shorebirds waderstudygroup article 15939
| File size | 647.25 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNNESUNNES Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi. Subjek pada penelitian ini yaitu tiga orang remaja putri dengan latar belakang keluarga etnisPenelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi. Subjek pada penelitian ini yaitu tiga orang remaja putri dengan latar belakang keluarga etnis
UNNESUNNES Brand awareness diukur dengan menggunakan angket brand awareness. Hasil penelitian menunjukkan variabel brand awareness iklan perguruan tinggi dilihatBrand awareness diukur dengan menggunakan angket brand awareness. Hasil penelitian menunjukkan variabel brand awareness iklan perguruan tinggi dilihat
4141 Hasil penelitian mencatat 44 individu hiu dari berbagai spesies, dengan Chiloscyllium punctatum sebagai spesies yang paling umum ditemukan. BerdasarkanHasil penelitian mencatat 44 individu hiu dari berbagai spesies, dengan Chiloscyllium punctatum sebagai spesies yang paling umum ditemukan. Berdasarkan
UIGMUIGM Penyakit parasit seperti Surra tercatat terutama di Indonesia Timur (Sumba), mengonfirmasi laporan sebelumnya tentang wabah Trypanosoma evansi di wilayahPenyakit parasit seperti Surra tercatat terutama di Indonesia Timur (Sumba), mengonfirmasi laporan sebelumnya tentang wabah Trypanosoma evansi di wilayah
UIGMUIGM Penelitian ini mendukung kurangnya penelitian ilmiah di Pulau Babi dan Lasia, dan menyoroti pentingnya penelitian lebih lanjut mengenai distribusi danPenelitian ini mendukung kurangnya penelitian ilmiah di Pulau Babi dan Lasia, dan menyoroti pentingnya penelitian lebih lanjut mengenai distribusi dan
UIGMUIGM This finding contributes to a growing number of new distribution records for migrant birds in Indonesia, likely due to increased birding interest and improvedThis finding contributes to a growing number of new distribution records for migrant birds in Indonesia, likely due to increased birding interest and improved
UIGMUIGM Penemuan kembali Columba argentina di Pulau Natuna setelah jeda hampir seabad merupakan temuan signifikan yang menyoroti pentingnya upaya konservasi yangPenemuan kembali Columba argentina di Pulau Natuna setelah jeda hampir seabad merupakan temuan signifikan yang menyoroti pentingnya upaya konservasi yang
UIGMUIGM acuta in Sumatra is a rare but regular visitor. The study confirms the presence of the Northern Pintail (Anas acuta) in Sumatra, specifically with consistentacuta in Sumatra is a rare but regular visitor. The study confirms the presence of the Northern Pintail (Anas acuta) in Sumatra, specifically with consistent
Useful /
4141 Penelitian ini menunjukkan bahwa waktu optimum untuk fermentasi bioetanol adalah 24 jam. Berdasarkan analisis yang dilakukan menggunakan biomassa TetraselmisPenelitian ini menunjukkan bahwa waktu optimum untuk fermentasi bioetanol adalah 24 jam. Berdasarkan analisis yang dilakukan menggunakan biomassa Tetraselmis
4141 34% moisture content, also soluble in acetic acid. We conducted an economic analysis by calculating the total production cost and comparing it to the market34% moisture content, also soluble in acetic acid. We conducted an economic analysis by calculating the total production cost and comparing it to the market
UIGMUIGM Survei dilakukan menggunakan observasi insidental dan dokumentasi foto sepanjang jalur berjalan di dalam hutan. Famili Nymphalidae merupakan yang palingSurvei dilakukan menggunakan observasi insidental dan dokumentasi foto sepanjang jalur berjalan di dalam hutan. Famili Nymphalidae merupakan yang paling
4141 Aceh Barat yang memiliki panjang garis pantai 50,55 km dengan luas perairan lautnya 80,88 km2 dengan berbagai variasi ekosistem memiliki hasil tangkapanAceh Barat yang memiliki panjang garis pantai 50,55 km dengan luas perairan lautnya 80,88 km2 dengan berbagai variasi ekosistem memiliki hasil tangkapan