UIGMUIGM

Indonesian Global Journal Of Medical Research and DevelopmentIndonesian Global Journal Of Medical Research and Development

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi bagi bayi, makanan terlengkap untuk bayi, dengan proporsi yang seimbang dan cukup kuantitas semua zat gizi. ASI Eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan lain pada bayi berumur nol sampai enam bulan. WHO dan UNICEF merekomendasikan untuk memulai dan mencapai ASI eksklusif yaitu dengan menyusui dalam satu jam setelah kelahiran melalui IMD. Salah satu masalah yang sering terjadi pada ibu postparum ialah pengeluaran ASI yang kurang lancar. Hypnobreastfeeding adalah teknik relaksasi yang dikombinasikan dengan sugesti positif untuk meningkatkan rasa percaya diri ibu, mengurangi kecemasan, serta melancarkan refleks oksitosin. Penerapan Hypnobreastfeeding mampu meningkatkan produksi ASI secara optimal untuk memenuhi kebutuhan bayi dan mendukung keberhasilan masa menyusui. Tujuan: Mengetahui efektivitas Hypnobreastfeeding dalam meningkatkan kelancaran pengeluaran ASI eksklusif pada ibu postpartum. Metode: Metode yang digunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus pada pasien ibu postpartum dan teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Hasil: Setelah dilakukan sesi hypnobreastfeeding, ibu merasakan kondisi lebih tenang, percaya diri, dan nyaman. Produksi pengeluaran ASI mulai meningkat dan payudara terasa penuh sebelum menyusui.

I terbukti efektif dalam meningkatkan kelancaran pengeluaran ASI.Sebelum intervensi, ibu mengalami kecemasan akan pengeluaran produksi ASI yang tidak lancar.Setelah diberikan intervensi hypnobreastfeeding terdapat perubahan signifikan baik secara fisiologis maupun psikologis.Hypnobreastfeeding layak dijadikan salah satu strategi inovatif dalam pelayanan kebidanan untuk mendukung pencapaian program ASI eksklusif.

Berdasarkan hasil studi kasus ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman mengenai efektivitas hypnobreastfeeding. Pertama, penelitian kuantitatif dengan melibatkan jumlah partisipan yang lebih besar perlu dilakukan untuk menguji secara lebih komprehensif dampak hypnobreastfeeding terhadap produksi ASI dan kepuasan menyusui. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas hypnobreastfeeding dengan metode lain dalam meningkatkan produksi ASI, seperti pijat oksitosin atau konseling menyusui. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk menggali pengalaman subjektif ibu dalam menjalani hypnobreastfeeding, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan dan tantangan yang dihadapi, sehingga dapat memberikan informasi berharga untuk pengembangan intervensi yang lebih personal dan efektif.

Read online
File size96.77 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test