JRTPPIJRTPPI

Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran IndustriJurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri

Pesawat amfibi adalah jenis pesawat yang dapat mendarat di darat maupun di air dengan komponen pelampung (floaters). Dalam operasinya, pelampung mengalami gaya lentur yang signifikan. Mengganti pelampung dengan komposit hibrida menghasilkan struktur yang lebih ringan dengan kekuatan lentur yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan lentur komposit hibrida yang diperkuat serat karbon dan pelat aluminum. Metode yang digunakan adalah vacuum bagging, di mana sampel dikombinasikan dengan resin epoksi yang dicampur dengan nanopartikel carbon nanotube (CNT) dan serbuk aluminium (AL). Studi ini dilakukan dengan menggunakan resin perekat, perlakuan permukaan, dan penambahan nanopartikel untuk menentukan pengaruhnya terhadap kekuatan lentur komposit. Hasil menunjukkan bahwa spesimen dengan perlakuan permukaan dan nanopartikel memiliki nilai lentur yang lebih tinggi dibandingkan variasi tanpa perlakuan tersebut. Variasi CNT menghasilkan tegangan lentur tertinggi sebesar 133,89 MPa, diikuti oleh variasi tanpa nanopartikel (98,59 MPa), tanpa perlakuan permukaan (91,76 MPa), dan variasi AL dengan nilai terendah (61,02 MPa). Analisis foto makro setelah uji lentur menunjukkan adanya cacat mode campuran pada spesimen. Hal ini menunjukkan bahwa spesimen dengan perlakuan permukaan dan nanopartikel memiliki ikatan yang lebih baik dan mampu mengisi rongga, sehingga kekuatan lenturnya lebih baik. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami variasi perekat dan nanopartikel terhadap kekuatan lentur komposit hibrida.

Spesimen komposit hibrida dengan penguat carbon nanotube (CNT) menunjukkan kekuatan lentur tertinggi, yaitu 141,87 N dan tegangan lentur 103,178 MPa.Sifat perekat nano yang efektif mampu mengisi celah pada permukaan kasar sehingga meningkatkan kekuatan ikatan.Meskipun semua spesimen mengalami kegagalan mode campuran, pemilihan material penguat yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kinerja komposit dalam aplikasi teknik.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji kekuatan geser antarmuka (interfacial shear strength) pada komposit hibrida yang diperkuat CNT dan serbuk aluminium, guna memahami secara pasti mekanisme peningkatan ikatan antar lapisan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi variasi ukuran partikel dan konsentrasi CNT dalam resin perekat, untuk mengetahui proporsi optimal yang menghasilkan kekuatan lentur maksimal tanpa mengganggu distribusi resin. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang pengaruh jenis dan metode perlakuan permukaan aluminium terhadap daya rekat dan ketahanan kelelahan jangka panjang komposit, terutama dalam kondisi lingkungan lembap atau korosif seperti pada aplikasi pelampung pesawat amfibi. Ketiga arah penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan data mikrostruktural dan dinamika beban jangka panjang, sehingga desain komposit hibrida dapat dioptimalkan secara lebih komprehensif untuk aplikasi struktural nyata.

  1. Karakteristik Aerodinamika Pontoon Pesawat NXXX Versi Amfibi | Jurnal Rekayasa Mesin. aerodinamika pontoon... rekayasamesin.ub.ac.id/index.php/rm/article/view/877Karakteristik Aerodinamika Pontoon Pesawat NXXX Versi Amfibi Jurnal Rekayasa Mesin aerodinamika pontoon rekayasamesin ub ac index php rm article view 877
Read online
File size981.02 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test