UMTSUMTS

Jurnal Ilmiah Muqoddimah : Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan HumanioraJurnal Ilmiah Muqoddimah : Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora

Instagram telah menjadi salah satu platform media sosial yang sangat populer dan digunakan secara luas oleh berbagai bisnis dan merek untuk mempromosikan produk dan layanan mereka. Konten visual, seperti foto dan video, memiliki daya tarik yang kuat bagi pengguna Instagram dan dapat menjadi alat yang efektif dalam membangun hubungan dengan pelanggan serta meningkatkan kesadaran merek. Dalam hal ini, akun Instagram @tolaklinuherbal menggunakan konten visual yang berfokus pada tren dan aktivitas sehari-hari yang berhubungan dengan manfaat produk dalam memasarkan melalui Instagram, untuk membangun hubungan dengan pelanggan sehingga dapat meningkatkan kesadaran merek mereka. Namun, dalam upaya untuk mencapai tujuan tersebut, perlu dipahami proses pembentukan customer engagement melalui konten visual post di Instagram dan bagaimana hal itu dapat berdampak pada peningkatan brand awareness. Konten visual memiliki daya tarik yang lebih besar dibandingkan dengan teks biasa, dan dapat dengan mudah menarik perhatian pengguna Instagram. Melalui konten visual yang menarik dan relevan, Tolak Linu berharap dapat membangun ikatan emosional dengan pelanggan, mendorong interaksi, dan pada akhirnya meningkatkan brand awareness. Namun, meskipun penggunaan konten visual post Instagram semakin umum dalam upaya pemasaran digital, diperlukan lebih lanjut mengenai bagaimana proses pembentukan customer engagement melalui konten visual post Instagram secara spesifik dapat berkontribusi dalam meningkatkan brand awareness.

Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan tahapan atau proses pembentukan customer engagement melalui konten visual post Instagram Tolak Linu dalam meningkatkan brand awareness dapat dikatakan berhasil.Tolak Linu berhasil memperluas audiens dan menambah kepercayaan audiens terhadap brand Tolak Linu.Oleh karena itu, disarankan agar Tolak Linu memfokuskan beriklannya menggunakan media sosial lain, membuat lebih banyak konten video kreatif, mengunggah konten yang memicu interaksi, dan melakukan kampanye KOL/Influencer untuk menjangkau lebih banyak audiens.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan konten interaktif seperti Instagram Stories dan Reels dalam meningkatkan customer engagement dan brand awareness Tolak Linu. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan strategi konten visual Tolak Linu dengan merek herbal lainnya untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan peluang inovasi. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada analisis sentimen terhadap konten visual Tolak Linu untuk memahami persepsi dan preferensi konsumen, sehingga dapat mengoptimalkan strategi konten di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana Tolak Linu dapat terus meningkatkan efektivitas pemasaran digitalnya dan memperkuat posisinya di pasar herbal yang kompetitif, dengan mempertimbangkan bahwa pemahaman mendalam tentang preferensi konsumen dan tren media sosial yang terus berkembang sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang.

Read online
File size269.85 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test