SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH
jurnal serambi ilmujurnal serambi ilmuDalam era globalisasi dan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (T.I.K) yang bergerak begitu cepat, mengharuskan semua sistem dan tatanan pendidikan untuk menyesuaikan diri baik, visi, misi, tujuan serta strateginya demi tercapainya pendidikan yang berkualitas dan bermutu. Salah satunya dengan melaksanakan pengelolaan pembelajaran bahasa arab berbasis Teknologi Informasi pada Jurusan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket wawancara dan observasi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa para dosen bahasa Arab pada jurusan bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh yang mengajar di kelas ternyata belum seluruhnya membuat perencanaan pembelajaran berupa Satuan Acara Perkuliahan (SAP) dengan baik dan benar dalam ketikan Microsoft Word bahasa Arab. Dalam pelaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa dalam membuka pelajaran, menjelaskan materi perkuliahan, kebanyakan para dosen bahasa Arab sudah mampu dan mahir dalam melaksanakannya dengan baik terutama dalam menyiapkan alat-alat pendukung pembelajaran seperti leptop, flashdisk, infokus, dan layanan wifi internet online. Hasil penelitian melalui observasi mengenai penilaian perkuliahan mahasiswa pada jurusan bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh belum baik. Hasil wawancara dengan salah seorang dosen pada jurusan bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN AR-Raniry Banda Aceh yaitu Bapak Marzun R menunjukkan bahwa belum semuanya berupaya meningkatkan evaluasi dalam pembelajaran di ruang belajar, karena penilaian yang dilakukan adalah penilaian proses dan produk.
Penelitian menyimpulkan bahwa manajemen pembelajaran bahasa Arab berbasis teknologi informasi (TI) yang efektif mencakup proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan yang komprehensif untuk mencapai tujuan organisasi.Namun, pelaksanaannya di IAIN Ar-Raniry masih menghadapi tantangan, terutama dalam penyusunan silabus dan Satuan Acara Perkuliahan (SAP) oleh dosen, serta kurangnya pemanfaatan dan pemahaman yang mendalam terhadap alat-alat TI.Evaluasi pembelajaran cenderung terbatas pada tes formatif dan sumatif, mengabaikan penilaian proses yang holistik, dan terhambat oleh kurangnya keterampilan dosen dalam mendemonstrasikan TI serta ketersediaan fasilitas kampus yang memadai.
Melihat tantangan dalam manajemen pembelajaran bahasa Arab berbasis teknologi informasi, penelitian lanjutan dapat fokus pada beberapa area krusial. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti secara mendalam efektivitas berbagai model pelatihan atau lokakarya teknologi informasi yang dirancang khusus untuk dosen bahasa Arab. Pertanyaan yang muncul adalah, sejauh mana pendekatan pelatihan yang berbeda—misalnya, program pendampingan oleh pakar IT, pelatihan berbasis proyek, atau komunitas belajar profesional—mampu secara signifikan meningkatkan keterampilan dosen dalam mengintegrasikan perangkat lunak dan aplikasi berbahasa Arab secara inovatif, bukan hanya kemampuan dasar penggunaan alat presentasi. Kedua, studi di masa depan dapat mengeksplorasi secara empiris dampak langsung dari implementasi pembelajaran bahasa Arab yang secara konsisten memanfaatkan teknologi informasi terhadap motivasi belajar dan pencapaian akademik mahasiswa. Ini bisa melibatkan penelitian tentang bagaimana penggunaan platform daring interaktif, sumber daya multimedia berbahasa Arab, atau simulasi linguistik dapat memengaruhi keterlibatan mahasiswa dan hasil belajar mereka, khususnya dalam aspek keterampilan berbicara dan menulis. Terakhir, mengingat adanya keterbatasan fasilitas dan dukungan, penting untuk melakukan studi kasus komparatif mengenai strategi institusional yang paling berhasil dalam menyediakan infrastruktur teknologi yang memadai serta dukungan teknis berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi model dukungan yang optimal agar dosen dapat secara berkelanjutan berinovasi dalam pembelajaran berbasis teknologi, sekaligus mengatasi hambatan non-teknis seperti resistensi terhadap perubahan atau beban kerja tambahan.
| File size | 88.08 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi observasi partisipatif, wawancara tokoh desa, implementasi program kerja, serta evaluasi kualitatif dan kuantitatif.Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi observasi partisipatif, wawancara tokoh desa, implementasi program kerja, serta evaluasi kualitatif dan kuantitatif.
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Dari semua bagian yang terkandung dalam materi bacaan, mereka dipilih secara progresif sesuai dengan materi yang akan dibagi, dan kemudian diklasifikasikanDari semua bagian yang terkandung dalam materi bacaan, mereka dipilih secara progresif sesuai dengan materi yang akan dibagi, dan kemudian diklasifikasikan
STKIP JBSTKIP JB Kondisi solidaritas masyarakat desa Bakalan ditandai dengan partisipasi aktif, antusiasme, dan gotong royong dalam pelaksanaan tradisi secara berkala.Kondisi solidaritas masyarakat desa Bakalan ditandai dengan partisipasi aktif, antusiasme, dan gotong royong dalam pelaksanaan tradisi secara berkala.
STKIP JBSTKIP JB Alasan peneliti memilih objek unggahan TikTok @adureceh karena unggahannya banyak memuat tebak-tebakan yang jawabannya menimbulkan kesalahpahaman dan kebingunganAlasan peneliti memilih objek unggahan TikTok @adureceh karena unggahannya banyak memuat tebak-tebakan yang jawabannya menimbulkan kesalahpahaman dan kebingungan
STKIP JBSTKIP JB Pertanian berkelanjutan menjadi isu yang semakin penting di Indonesia, terutama di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang menghadapi pertumbuhan populasiPertanian berkelanjutan menjadi isu yang semakin penting di Indonesia, terutama di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang menghadapi pertumbuhan populasi
STKIP JBSTKIP JB Untuk itu, Tim KKN 146 UNS merekomendasikan pembuatan lilin aromaterapi sebagai upaya untuk mencegah kerusakan lingkungan akibat minyak jelantah. TahapUntuk itu, Tim KKN 146 UNS merekomendasikan pembuatan lilin aromaterapi sebagai upaya untuk mencegah kerusakan lingkungan akibat minyak jelantah. Tahap
UNDIKMAUNDIKMA Meskipun buku ini telah memenuhi berbagai aspek penilaian, masih ada beberapa bagian yang perlu ditingkatkan, seperti kualitas buku, akurasi materi, danMeskipun buku ini telah memenuhi berbagai aspek penilaian, masih ada beberapa bagian yang perlu ditingkatkan, seperti kualitas buku, akurasi materi, dan
POLIMDOPOLIMDO ESP merupakan pendekatan dalam pengajaran Bahasa Inggris yang didasarkan pada kebutuhan siswa, sedangkan Analisis Kebutuhan adalah pendekatan yang digunakanESP merupakan pendekatan dalam pengajaran Bahasa Inggris yang didasarkan pada kebutuhan siswa, sedangkan Analisis Kebutuhan adalah pendekatan yang digunakan
Useful /
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Analisis tambahan menunjukkan rata‑rata pre‑test 7,4 meningkat menjadi 8,4 pada post‑test dengan mean gain sebesar 1,0. Penurunan standar deviasiAnalisis tambahan menunjukkan rata‑rata pre‑test 7,4 meningkat menjadi 8,4 pada post‑test dengan mean gain sebesar 1,0. Penurunan standar deviasi
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi edukatif, demonstrasi aktivitas fisik sederhana, praktik ice breaking berupaMetode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi edukatif, demonstrasi aktivitas fisik sederhana, praktik ice breaking berupa
STKIP JBSTKIP JB Pada penelitian ini teknik pengumpulan data berupa observasi, penentuan objek, wawancara, perekaman, transkripsi dan identifikasi data. Sumber data berupaPada penelitian ini teknik pengumpulan data berupa observasi, penentuan objek, wawancara, perekaman, transkripsi dan identifikasi data. Sumber data berupa
TAJDIDUKASITAJDIDUKASI Dari evaluasi hasil belajar siklus 1, rata-rata nilai berada pada rentang 71-73 sebesar 28%, pada siklus kedua terjadi peningkatan menjadi 74-80 sebesarDari evaluasi hasil belajar siklus 1, rata-rata nilai berada pada rentang 71-73 sebesar 28%, pada siklus kedua terjadi peningkatan menjadi 74-80 sebesar