WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA
CREDENDUM: Jurnal Pendidikan AgamaCREDENDUM: Jurnal Pendidikan AgamaGereja Katolik mengajarkan bahwa tujuan dari seksualitas manusia adalah persatuan dan prokreasi. Karena itu, dalam moralitas seksual, Gereja Katolik menolak pengaturan kehamilan secara buatan namun mendukung pengaturan kehamilan secara alami. Gereja dengan tegas menyatakan ajaran moral ini. Namun, kenyataannya di kalangan keluarga kristiani tidak sebaik yang diharapkan Gereja. Tampaknya banyak keluarga kristiani yang tidak taat pada ajaran Gereja mengenai moralitas seksual. Sebagian besar keluarga kristiani lebih mengetahui dan menggunakan alat kontrasepsi buatan. Mereka berpikir dan merasa bahwa pengaturan kehamilan alami kurang aman dan berisiko tinggi. Hal ini terjadi karena mereka hanya memiliki pemahaman yang sedikit dan terbatas mengenai pengaturan kehamilan alami. Namun, pemahaman yang lengkap mengenai pengaturan kehamilan alami dan pengetahuan tentang efek negatif kontrasepsi buatan membantu keluarga kristiani beralih ke metode alami. Berdasarkan kesadaran ini, Keuskupan Surabaya, tempat penelitian ini dilakukan, serta katekis pembentukan keluarga perlu mengevaluasi secara serius kelas pendidikan pra-nikah, khususnya mengenai waktu, metode katekese, dan kompetensi katekis, agar kelas pendidikan pra-nikah mendorong pemahaman keluarga kristiani mengenai pengaturan kehamilan alami dan penerapannya.
Banyak keluarga kristiani masih lebih memilih menggunakan metode pengaturan kehamilan buatan karena dianggap lebih praktis dan aman, sementara metode alami dianggap tidak praktis dan berisiko tinggi.Pemahaman keluarga kristiani tentang pengaturan kehamilan alami masih terbatas, terutama karena dominasi metode kalender yang sudah ketinggalan zaman dan memiliki tingkat kegagalan tinggi.Pelatihan dan katekese yang lebih baik tentang metode pengaturan kehamilan alami, khususnya metode ovulasi Billings, serta edukasi mengenai efek samping kontrasepsi buatan, sangat diperlukan untuk mendorong keluarga kristiani beralih ke metode alami.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas metode ovulasi Billings dibandingkan metode kalender dalam konteks keluarga kristiani di Indonesia, untuk memberikan dasar ilmiah yang kuat dalam pengajaran katekese. Kedua, perlu dikaji bagaimana pelaksanaan katekese pengaturan kehamilan alami setelah pernikahan, termasuk dalam forum komunitas keluarga paroki, untuk melihat apakah pendekatan berkelanjutan lebih efektif daripada hanya saat kursus pra-nikah. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi persepsi keluarga kristiani tentang risiko kesehatan jangka panjang dari kontrasepsi buatan, serta bagaimana informasi ini dapat diintegrasikan ke dalam materi katekese secara objektif dan ilmiah agar mendorong kesadaran tanpa menimbulkan ketakutan yang tidak berdasar.
| File size | 80.28 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
BIMABERILMUBIMABERILMU Metode yang digunakan adalah metode pembinaan partisipatif dengan melibatkan anak-anak secara aktif dalam berbagai kegiatan, seperti doa bersama, sharingMetode yang digunakan adalah metode pembinaan partisipatif dengan melibatkan anak-anak secara aktif dalam berbagai kegiatan, seperti doa bersama, sharing
BIMABERILMUBIMABERILMU Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa Kota Blitar memiliki kapasitas historis dan edukatif yang kuat untuk dikembangkan sebagai model laboratorium terbukaSimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Kota Blitar memiliki kapasitas historis dan edukatif yang kuat untuk dikembangkan sebagai model laboratorium terbuka
BIMABERILMUBIMABERILMU Soal ini tergolong dalam kategori cukup berdasarkan aspek daya pembeda. Kualitas butir tes subjektif ujian tengah semester mahasiswa Pendidikan MatematikaSoal ini tergolong dalam kategori cukup berdasarkan aspek daya pembeda. Kualitas butir tes subjektif ujian tengah semester mahasiswa Pendidikan Matematika
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan iman Katolik dalamData dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan iman Katolik dalam
STFTKIJNESTFTKIJNE Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana prinsip-prinsip behavioristik yang menekankan pada stimulus-respons, penguatan, dan pembentukan perilakuPermasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana prinsip-prinsip behavioristik yang menekankan pada stimulus-respons, penguatan, dan pembentukan perilaku
STFTKIJNESTFTKIJNE Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif di kelas sekolah minggu, wawancara semi‑terstruktur dengan guru, serta analisis literatur terkait pendidikanData dikumpulkan melalui observasi partisipatif di kelas sekolah minggu, wawancara semi‑terstruktur dengan guru, serta analisis literatur terkait pendidikan
STFTKIJNESTFTKIJNE Permainan ini membentuk ketangkasan, ketepatan, serta daya juang anak laki-laki untuk menjadi mansonanem (pelempar jitu) dan berproses menjadi mambri (pahlawanPermainan ini membentuk ketangkasan, ketepatan, serta daya juang anak laki-laki untuk menjadi mansonanem (pelempar jitu) dan berproses menjadi mambri (pahlawan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kesimpulan dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah dengan mengadakan dan terselesaikan sosialisasi. Dari hasil Penyuluhan Hukum TerhadapKesimpulan dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah dengan mengadakan dan terselesaikan sosialisasi. Dari hasil Penyuluhan Hukum Terhadap
Useful /
BIMABERILMUBIMABERILMU Penggunaan karya sastra sejarah sebagai alat untuk membentuk karakter dalam pendidikan memiliki dampak positif yang signifikan. Selain menyediakan pemahamanPenggunaan karya sastra sejarah sebagai alat untuk membentuk karakter dalam pendidikan memiliki dampak positif yang signifikan. Selain menyediakan pemahaman
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Dinamika pendidikan dan lingkungan hidup sekolah negeri yang dijiwai nilai-nilai multikultural membutuhkan pimpinan sekolah yang memiliki pengetahuan multikulturalDinamika pendidikan dan lingkungan hidup sekolah negeri yang dijiwai nilai-nilai multikultural membutuhkan pimpinan sekolah yang memiliki pengetahuan multikultural
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Kompetensi profesional guru juga berpengaruh secara parsial sebesar 11,6% terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Secara simultan, kedua variabel memberikanKompetensi profesional guru juga berpengaruh secara parsial sebesar 11,6% terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Secara simultan, kedua variabel memberikan
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Metode ini bertujuan untuk menemukan keutamaan asketisme yang relevan dalam pelayanan mereka, mengajar, membimbing, dan melayani umat beriman. SebagaiMetode ini bertujuan untuk menemukan keutamaan asketisme yang relevan dalam pelayanan mereka, mengajar, membimbing, dan melayani umat beriman. Sebagai