BINAMANDIRIBINAMANDIRI

Jurnal Manajemen Bisnis dan KeuanganJurnal Manajemen Bisnis dan Keuangan

Penilaian kinerja keuangan perbankan yang akurat dan objektif menjadi penting dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas sektor keuangan. Selama ini, evaluasi kinerja bank cenderung fokus pada indikator keuangan tradisional yang belum sepenuhnya mencerminkan dinamika kas aktual. Penelitian ini bertujuan untuk memeringkatkan kinerja keuangan perbankan di Indonesia berdasarkan rasio arus kas dengan menggunakan metode TOPSIS berbasis entropi. Delapan rasio arus kas yang mencakup aspek likuiditas, operasional, struktur keuangan, dan profitabilitas digunakan sebagai dasar penilaian. Metode entropi digunakan untuk menentukan bobot objektif dari setiap kriteria berdasarkan variasi data, sedangkan TOPSIS digunakan untuk menentukan peringkat bank berdasarkan kedekatan relatif terhadap solusi ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot rasio berubah setiap tahun, mencerminkan dinamika informasi antar periode. Perubahan bobot ini memengaruhi peringkat bank secara signifikan, menandakan bahwa kinerja kas bersifat fluktuatif. Temuan ini membuktikan bahwa metode TOPSIS berbasis entropi efektif dalam memberikan pemeringkatan yang objektif dan adaptif terhadap kondisi keuangan aktual.

Penelitian ini mengevaluasi kinerja keuangan bank di Indonesia berdasarkan rasio arus kas menggunakan metode TOPSIS berbasis entropi.Hasil analisis menunjukkan bahwa bobot kriteria yang dihitung melalui metode entropi bervariasi setiap tahun, mencerminkan dinamika data dan perubahan kinerja masing-masing bank.Pemeringkatan yang dihasilkan melalui TOPSIS juga menunjukkan perubahan posisi antar bank dari tahun ke tahun, yang menandakan bahwa kinerja arus kas tidak bersifat tetap dan sangat dipengaruhi oleh kondisi operasional dan strategi keuangan.

Penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan yang lebih mendalam mengenai evaluasi kinerja perbankan di Indonesia. Pertama, penelitian dapat diperluas dengan memasukkan indikator keberlanjutan (ESG) ke dalam model TOPSIS berbasis entropi, sehingga menghasilkan pemeringkatan yang lebih komprehensif dan mencerminkan kinerja bank dari berbagai aspek. Kedua, studi dapat dilakukan untuk menguji sensitivitas model terhadap perubahan bobot kriteria, dengan menggunakan metode analisis skenario atau simulasi Monte Carlo, untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap hasil pemeringkatan. Ketiga, penelitian dapat mengkaji penerapan metode TOPSIS berbasis entropi pada sektor keuangan lainnya, seperti perusahaan asuransi atau lembaga pembiayaan, untuk melihat apakah model ini dapat diadaptasi dan memberikan hasil yang relevan dalam konteks yang berbeda. Pengembangan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pengawasan dan pengambilan keputusan di sektor keuangan, serta mendorong praktik bisnis yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab.

  1. Analisis Laporan Arus Kas Dalam Menilai Kinerja Pada PT Sariguna Primatirta Tbk (Cleo) | Jurnal Pendidikan... doi.org/10.26740/jpak.v10n2.p152-161Analisis Laporan Arus Kas Dalam Menilai Kinerja Pada PT Sariguna Primatirta Tbk Cleo Jurnal Pendidikan doi 10 26740 jpak v10n2 p152 161
Read online
File size425.96 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test