UNISMUHUNISMUH
Equilibrium: Jurnal PendidikanEquilibrium: Jurnal PendidikanFilsafat esensialisme adalah kritik terhadap pendekatan progresif dalam pendidikan, menekankan pelestarian warisan budaya. Meskipun tidak berdiri sendiri, esensialisme menyuarakan kekhawatiran terhadap ketidakpastian dalam pendidikan. Kebijakan didasarkan pada tujuan yang diharapkan dan teknologi berpengaruh pada pemikiran dan perilaku manusia. Indonesia mengadopsi merdeka belajar dalam kurikulum untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan mengintegrasikan teknologi untuk menyelesaikan masalah sosial. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis literatur. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemahaman mendalam tentang konsep merdeka belajar dalam perspektif aliran esensialisme. Hasil kajian dalam studi ini adalah adanya kesesuaian pandangan dalam filsafat esensialisme ini terhadap kurikulum Merdeka, serta menunjukkan bahwa esensialisme sebagai filsafat Pendidikan berperan dalam memberikan dasar pijakan dalam mengembangkan kebijakan redesain kurikulum Merdeka.
Filsafat esensialisme menekankan pelestarian warisan budaya dan pengetahuan fundamental, dengan Merdeka Belajar sebagai perwujudan kerangka esensialisme yang selektif dalam memberikan kebebasan belajar namun tetap berpegang pada nilai-nilai klasik dan budaya yang teruji waktu.Teknologi berperan krusial dalam konteks Merdeka Belajar untuk mengatasi masalah pembelajaran abstrak dan tingkat tinggi, serta mendukung efisiensi dan fleksibilitas.Implementasi Merdeka Belajar, melalui modul proyek dan modul ajar, juga menekankan evaluasi berbasis kompetensi literasi dan numerasi, memerlukan adaptasi dan kerjasama pemangku kepentingan untuk menyiapkan siswa yang kompeten dan beretika di masa depan.
Penelitian yang telah dilakukan ini memberikan landasan konseptual mengenai kesesuaian Merdeka Belajar dengan filsafat esensialisme, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut di lapangan. Salah satu arah penelitian yang krusial adalah dengan melakukan studi empiris yang mendalam untuk menganalisis bagaimana konsep Merdeka Belajar, yang menekankan kebebasan dan kreativitas, benar-benar diimplementasikan dalam praktik pengajaran sehari-hari di berbagai jenjang pendidikan di Indonesia. Penting untuk memahami bagaimana para pendidik menyeimbangkan upaya pelestarian nilai-nilai budaya dan pengetahuan fundamental esensialisme dengan memberikan ruang bagi eksplorasi mandiri peserta didik, serta bagaimana persepsi siswa terhadap kebebasan ini memengaruhi keterlibatan mereka dalam pembelajaran berbasis warisan budaya. Selain itu, mengingat peran krusial teknologi dalam konteks Merdeka Belajar, studi lanjutan dapat mengevaluasi secara komprehensif efektivitas implementasi teknologi pendidikan dalam mencapai tujuan kurikulum ini dari perspektif esensialisme. Ini bisa meliputi analisis apakah penggunaan platform digital dan sumber daya daring memperkuat penguasaan materi esensial atau justru menimbulkan tantangan baru dalam mempertahankan fokus pada nilai-nilai inti. Terakhir, karena Merdeka Belajar merupakan sebuah inovasi pendidikan yang bertujuan jangka panjang, diperlukan penelitian longitudinal untuk mengamati dampak jangka panjang kurikulum ini terhadap pembentukan karakter siswa, kompetensi global, serta kemampuan mereka dalam melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya di tengah dinamika global. Penelitian-penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih holistik mengenai keberhasilan dan tantangan Merdeka Belajar dalam konteks filsafat pendidikan esensialisme.
| File size | 323.91 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN MALANGUIN MALANG Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi kegiatan observasi, wawancaraJenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi kegiatan observasi, wawancara
UNUBLITARUNUBLITAR Kesimpulan penelitian ini mengungkapkan bahwa keberhasilan pembentukan karakter siswa sangat bergantung pada kepemimpinan visioner kepala sekolah dan konsistensiKesimpulan penelitian ini mengungkapkan bahwa keberhasilan pembentukan karakter siswa sangat bergantung pada kepemimpinan visioner kepala sekolah dan konsistensi
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk dan memperkuat etika profesional guru Madrasah Ibtidaiyah.Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk dan memperkuat etika profesional guru Madrasah Ibtidaiyah.
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Sebagai pemimpin manajer, kepala sekolah memiliki peran penting dalam mempengaruhi pengambilan kebijakan pendidikan untuk melakukan inovasi demi mempertahankanSebagai pemimpin manajer, kepala sekolah memiliki peran penting dalam mempengaruhi pengambilan kebijakan pendidikan untuk melakukan inovasi demi mempertahankan
STIA LK DUMAISTIA LK DUMAI Dengan adanya program-program yang terstruktur dan berkelanjutan, diharapkan lembaga pendidikan dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkunganDengan adanya program-program yang terstruktur dan berkelanjutan, diharapkan lembaga pendidikan dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan cara wawancara. Kegiatan yang dilakukan dalam analisis data dimulai dengan reduksiTeknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan cara wawancara. Kegiatan yang dilakukan dalam analisis data dimulai dengan reduksi
UINMADURAUINMADURA Penelitian dilaksanakan di Madrasah Aliyah Al-Irtiqo International Islamic Boarding School (IIBS) Malang. Adapun hasil dari penelitian adalah: 1) CorePenelitian dilaksanakan di Madrasah Aliyah Al-Irtiqo International Islamic Boarding School (IIBS) Malang. Adapun hasil dari penelitian adalah: 1) Core
JPTAMJPTAM Warga sekolah memberikan dukungan yang positif terhadap Program Sekolah Penggerak. Sedangkan partisipasi warga sekolah dalam Program Sekolah PenggerakWarga sekolah memberikan dukungan yang positif terhadap Program Sekolah Penggerak. Sedangkan partisipasi warga sekolah dalam Program Sekolah Penggerak
Useful /
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Untuk menjelaskan fenomena kejahatan, terdapat tiga aliran pemikiran dalam kriminologi, yaitu kriminologi klasik, positivis, dan kritis. Kejahatan dipandangUntuk menjelaskan fenomena kejahatan, terdapat tiga aliran pemikiran dalam kriminologi, yaitu kriminologi klasik, positivis, dan kritis. Kejahatan dipandang
UNISMUHUNISMUH Hasilnya dari penerapan manajemen strategis yang baik dimulai dari persiapan, pembinaan, pengolahan, dan pengawasan telah memberikan hasil yang positifHasilnya dari penerapan manajemen strategis yang baik dimulai dari persiapan, pembinaan, pengolahan, dan pengawasan telah memberikan hasil yang positif
UNISMUHUNISMUH Hasil penelitian menunjukkan PAI dapat meningkatkan indikator pemahaman moderasi beragama dengan (i) internalisasi nilai-nilai PAI, (ii) partisipasi aktifHasil penelitian menunjukkan PAI dapat meningkatkan indikator pemahaman moderasi beragama dengan (i) internalisasi nilai-nilai PAI, (ii) partisipasi aktif
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis percakapan santai antara dua teman dekat. Percakapan santai antara dua pembicara, meskipun memiliki keseimbanganPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis percakapan santai antara dua teman dekat. Percakapan santai antara dua pembicara, meskipun memiliki keseimbangan