UNIBIUNIBI

ArtComm : Jurnal Komunikasi dan DesainArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain

Young On Top Bandung merupakan komunitas yang berfokus kepada pengembangan potensi generasi muda secara skill, knowledge, dan attitude. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh budaya organisasi dan iklim komunikasi organisasi secara simultan dan parsial terhadap loyalitas pengurus pada komunitas Young On Top Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian berupa asosiatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode non-probability sampling jenis sampling jenuh, dengan jumlah responden sebanyak 67 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis secara simultan, budaya organisasi dan iklim komunikasi organisasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pengurus komunitas Young On Top Bandung. Dimana koefisien determinasi yang didapat adalah sebesar 72,2%. Hal ini menunjukkan bahwa Pengaruh Budaya Organisasi dan Iklim Komunikasi Organisasi terhadap Loyalitas Pengurus secara simultan (bersama-sama) memberikan pengaruh sebesar 72,2% sedangkan sisanya 27,8% dipengaruhi oleh faktor variabel lain selain Budaya Organisasi dan Iklim Komunikasi Organisasi.

Berdasarkan hasil penelitian, budaya organisasi dan iklim komunikasi organisasi di komunitas Young On Top Bandung secara keseluruhan berada dalam kategori tinggi.Loyalitas pengurus pada komunitas tersebut juga termasuk dalam kategori tinggi.Hasil analisis menunjukkan bahwa budaya organisasi dan iklim komunikasi organisasi secara simultan memberikan pengaruh sebesar 72,2% terhadap loyalitas pengurus, sementara 27,8% dipengaruhi oleh faktor lain.Secara parsial, budaya organisasi memiliki pengaruh sebesar 47,6% dan iklim komunikasi organisasi sebesar 24,6% terhadap loyalitas pengurus.

Penelitian lanjutan sebaiknya memperluas cakupan studi dengan melibatkan sampel yang lebih besar untuk meningkatkan representasi komunitas yang diteliti. Selain itu, eksplorasi variabel lain yang berpotensi memengaruhi loyalitas pengurus, seperti kepuasan kerja atau gaya kepemimpinan, dapat memperkaya pemahaman komprehensif. Untuk komunitas Young On Top Bandung, penting untuk terus menjaga dan meningkatkan budaya organisasi yang positif, terutama dalam hal orientasi terhadap tim, dengan memastikan kegiatan komunitas berjalan tepat waktu dan memupuk rasa saling menghargai antar pengurus. Pengurus juga perlu lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan komunitas dan menjaga hubungan yang harmonis. Terakhir, peningkatan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap peraturan komunitas akan memperkuat loyalitas pengurus dan memastikan keberlangsungan organisasi.

Read online
File size62.32 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test