UNSULBARUNSULBAR

MANDAR: Management Development and Applied Research JournalMANDAR: Management Development and Applied Research Journal

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan stres kerja baik secara parsial maupun simultan terhadap pegawai pada Kantor Pertanian (BP3K) Kabupaten Majene. Penelitian ini menggunakan jumlah responden sebanyak 72 pegawai. Instrumen dalam penelitian ini telah melewati tahap uji validitas dan uji reliabilitas. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian pada taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa lingkungan kerja di kantor Pertanian (BP3K) memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai. Ini dapat dilihat dari t hitung 2,464 > t table 1,993, yang artinya yaitu lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di kantor Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kabupaten Majene. Stres kerja di kantor Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai. Ini dapat dilihat dari t hitung 3,083 > t table 1,993, yang artinya yaitu stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di kantor Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kabupaten Majene.

Lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kabupaten Majene.Stres kerja juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di kantor tersebut.Lebih lanjut, lingkungan kerja dan stres kerja secara simultan atau bersama-sama juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai.

Penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun, masih ada sekitar 53,9% faktor lain yang belum teridentifikasi turut mempengaruhi kinerja, serta ditemukan catatan bahwa efisiensi kerja pegawai masih bisa ditingkatkan. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada beberapa arah menarik. Pertama, bagaimana faktor-faktor lain seperti gaya kepemimpinan, kompensasi, peluang pengembangan karir, atau budaya organisasi berkontribusi terhadap kinerja pegawai di Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kabupaten Majene? Mengidentifikasi dan menganalisis variabel-variabel tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pendorong kinerja. Kedua, mengingat adanya temuan mengenai kurangnya efisiensi, penelitian selanjutnya bisa mendalami secara spesifik bagaimana elemen-elemen tertentu dari lingkungan kerja, seperti desain ruang kerja, fasilitas pendukung, atau dinamika tim, serta jenis stres kerja yang berbeda (misalnya, beban kerja kuantitatif versus kualitatif), secara langsung mempengaruhi efisiensi dan produktivitas pegawai. Studi kualitatif mendalam melalui wawancara dan observasi dapat mengungkap nuansa permasalahan efisiensi yang tidak tertangkap oleh kuesioner. Ketiga, untuk memperkuat temuan dan memahami generalisasi, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif dengan membandingkan BP3K Majene dengan kantor pertanian serupa di daerah lain dengan karakteristik demografis atau kebijakan yang berbeda. Selain itu, penelitian longitudinal yang melacak perubahan kondisi lingkungan kerja dan tingkat stres kerja dari waktu ke waktu terhadap kinerja pegawai akan memberikan wawasan kausalitas yang lebih mendalam, membantu dalam merancang intervensi yang lebih efektif. Saran-saran ini bertujuan untuk membangun dasar pengetahuan yang lebih kokoh dan memberikan rekomendasi praktis yang lebih spesifik bagi manajemen dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai secara holistik.

Read online
File size588.97 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test