UNIPASBYUNIPASBY

Jurnal Abadimas Adi BuanaJurnal Abadimas Adi Buana

Agar berhasil dalam intervensi dini dan mengingat anak pada usia yang masih muda, tentu peran orang tua sangatlah penting. Ini karena orang tua adalah anak terdekat dan orang yang selalu bersama anak. Keterlibatan orang tua sangat penting untuk mewujudkan pembelajaran yang optimal di masa keemasan anak-anak. Hal ini diperkuat oleh pendapat Wu dan Brown yang menyatakan bahwa partisipasi orang tua merupakan salah satu faktor penting yang menentukan perkembangan anak-anak dengan kebutuhan khusus. Namun, dalam prakteknya banyak orang tua masih kurang memahami anak-anak mereka. Banyak orangtua mengalami kesulitan membesarkan anak-anak mereka. Orangtua tidak tahu apa yang bisa mereka lakukan untuk mengoptimalkan perkembangan anak mereka. Mengingat topik anak berkebutuhan khusus juga sangat terbatas dibicarakan secara umum, para orang tua semakin sulit untuk mendapatkan informasi tentang bagaimana menangani anak-anak mereka. Berdasarkan masalah ini, orang tua dari anak-anak dengan kebutuhan khusus perlu dilatih untuk dapat mendidik anak-anak mereka dengan benar dan anak-anak dapat berkembang secara optimal.

Orang tua memiliki peran paling penting dalam intervensi dini bagi anak berkebutuhan khusus karena mereka adalah sosok terdekat yang selalu bersama anak.Keterlibatan aktif orang tua sangat diperlukan untuk menciptakan pembelajaran yang optimal, baik dalam aspek psikomotor, kognitif, maupun afektif.Selain itu, orang tua harus memastikan pemenuhan kebutuhan jasmani anak, seperti nutrisi dan lingkungan hidup yang layak.

Penelitian selanjutnya sebaiknya menguji secara kuantitatif dampak pelatihan orang tua terhadap perkembangan akademik, sosial, dan emosional anak berkebutuhan khusus dengan menggunakan desain longitudinal serta ukuran pre‑ dan post‑intervensi. Selain itu, perlu dibandingkan efektivitas model pelatihan konvensional (workshop tatap muka) dengan platform digital (aplikasi mobile) dalam meningkatkan partisipasi orang tua di daerah pedesaan yang memiliki akses terbatas. Selanjutnya, peneliti dapat menyelidiki hambatan spesifik yang dihadapi orang tua dalam mengimplementasikan strategi inklusif bagi tipe kebutuhan khusus yang berbeda, seperti tunanetra, tunarungu, dan tunagrahita, untuk merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah dan kontekstual.

Read online
File size483.16 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test