URINDOURINDO

Jurnal Administrasi dan ManajemenJurnal Administrasi dan Manajemen

Kegiatan promosi yang dilakukan oleh berbagai dunia usaha akhir-akhir ini terlihat sangatlah besar tingkat persaingannya, apalagi saat ini persaingan tidak hanya di tingkat nasional bahkan sudah tingkat global, dan di tingkat internasional sudah semakin tampak begitu tinggi tingkat persaingannya karena bila tidak bisa melakukan promosi yang berujung pada penjualan produk baik dari sektor industri, barang dan jasa serta sektor pariwisata sudah dapat dipastikan akan menemui kekalahan dalam persaingan usaha. Berkembang pesatnya sektor usaha bidang pariwisata di Indonesia dewasa ini dibarengi dengan Pelaksanaan pembangunan di bidang usaha perhotelan, serta tempat-tempat penginapan seperti villa, bungalow, losmen ataupun hotel. Perhotelan merupakan industri yang tergolong tahan terhadap krisis ekonomi (economy crisis resistance) dan kebangkrutan (bankruptcy resistance). Ditengah-tengah terjadinya goncangan ekonomi global yang memaksa para pelaku usaha untuk memutuskan hubungan kerja dengan karyawannya, bahkan banyak perusahaan yang sampai gulung tikar, industri perhotelan justru menunjukkan persentase kenaikan yang signifikan. Dewasa ini pembangunan hotel-hotel berkembang dengan pesat, apakah itu pendirian hotelbaru atau pengadaan kamar-kamar pada hotelyang ada, salah satunya adalah “Hotel Taman Mini Indonesia Indah. Melalui kegiatan promosi baik media cetak, elektronik dan promosi dari berbagai kegiatan pariwisa oleh berbagai biro perjalanan. Kini masyarakat luas telah mengenal “Taman Mini Indonesia Indah dengan fasilitas penginapannya di Desa Wisata Hotel TMII, Jakarta Timur. Dalam hal ini, untuk mengetahui jumlah hunian kamar dan untuk mengetahui tingkat signifikansi pengaruh biaya promosi (X) terhadap hasil hunian kamar (Y). Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis regresi linier.

Dari penelitian perhitungan statistik, dapat dibuktikan bahwa biaya promosi (variabel X) mempunyai hubungan yang erat terhadap hasil hunian kamar (variabel Y).Dengan Hasil pada pengujian hipotesis korelasi koefisien menunjukkan nilai 0,928 yang berarti adanya hubungan yang erat sekali antara besarnya biaya promosi dan hasil hunian kamar pada Desa Wisata Hotel TMII Jakarta.Koefisien determinasi sebesar 86,12% mengindikasikan bahwa pengaruh besarnya biaya promosi terhadap hasil hunian kamar adalah sebesar 86,12%, sedangkan sisanya sebesar 13,88% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.Uji Hipotesis dengan menggunakan batas kemaknaan (α) 5% atau t tabel (t α, n–2) diperolehnilai uji t sebesar 7,095 dan t sebesar 2,228.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan atau korelasi yang bermakna antara biaya promosi dan hasil hunian kamar di Desa Wisata Hotel TMII Jakarta dari tahun 2004-2013 pada batas kemaknaan 5% (0,05).

Berdasarkan hasil penelitian, dapat dirumuskan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh faktor-faktor lain, seperti kualitas pelayanan, fasilitas hotel, dan reputasi merek, terhadap hasil hunian kamar di Desa Wisata Hotel TMII Jakarta. Hal ini penting untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja hotel. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi promosi digital, seperti pemasaran media sosial dan optimasi mesin pencari (SEO), dalam meningkatkan jumlah pengunjung dan hunian kamar. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, penting untuk memahami bagaimana memanfaatkan platform digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada analisis segmentasi pasar dan penentuan target pasar yang tepat untuk meningkatkan efektivitas promosi dan memaksimalkan pendapatan hotel. Dengan memahami karakteristik dan preferensi pelanggan, hotel dapat menyesuaikan strategi pemasaran agar lebih relevan dan menarik.

Read online
File size372.38 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test