STAIKUSTAIKU

Glosains: Jurnal Sains Global IndonesiaGlosains: Jurnal Sains Global Indonesia

Meskipun penelitian tentang penerjemahan di pengadilan telah dilakukan secara luas di tingkat internasional, bukti empiris mengenai implementasi praktis dan evaluasi yang berpusat pada pengguna di pengadilan Indonesia masih terbatas, terutama dalam kasus yang melibatkan terdakwa asing. Penelitian ini mengevaluasi kinerja dan tantangan penerjemah pengadilan dalam mendukung akses ke keadilan bagi terdakwa asing di Bali. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan interpretasi kualitatif yang melengkapi temuan. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan evaluasi skala Likert yang melibatkan 16 peserta (empat terdakwa, empat jaksa penuntut umum, empat pengacara, dan empat penerjemah). Temuan menunjukkan perbedaan yang mencolok dalam penilaian penerjemah di antara kelompok pemangku kepentingan: terdakwa menilai kinerja penerjemah secara moderat (3,375/5), sedangkan jaksa penuntut umum memberikan penilaian yang jauh lebih tinggi (4,557/5). Terdakwa melaporkan ketersediaan penerjemah yang terbatas selama pemeriksaan polisi awal dan kekhawatiran mengenai netralitas, sedangkan penerjemah mengidentifikasi terminologi hukum dan pengolahan informasi yang cepat sebagai tantangan utama.

Penelitian ini secara empiris berkontribusi pada literatur akses ke keadilan dengan menunjukkan bagaimana persepsi pemangku kepentingan mengungkapkan ketidak konsistenan struktural dalam penyediaan penerjemah di pengadilan Indonesia.Penguatan sertifikasi standar, pelatihan hukum khusus, dan penempatan penerjemah sejak awal sangat penting untuk meningkatkan keadilan prosedural bagi terdakwa asing.Penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan dan standar yang lebih kuat dalam penerjemahan pengadilan untuk melindungi hak-hak terdakwa yang tidak berbahasa Indonesia di Bali, Indonesia.

Berdasarkan temuan dan analisis, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan standar dan pelatihan yang lebih komprehensif untuk penerjemah pengadilan di Bali. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi dan praktik terbaik untuk meningkatkan kinerja penerjemah, termasuk pelatihan khusus dalam terminologi hukum dan pengolahan informasi yang cepat. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki dampak ketersediaan penerjemah sejak awal dalam proses pemeriksaan polisi terhadap pemahaman terdakwa dan hak-hak prosedural mereka. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada perbaikan akses ke keadilan bagi terdakwa asing di Bali, memastikan bahwa mereka dapat berpartisipasi secara efektif dalam proses hukum dan mendapatkan hasil yang adil.

  1. Court Interpreting and Access to Justice for Foreign Defendants in Bali | Glosains: Jurnal Sains Global... doi.org/10.59784/glosains.v7i1.662Court Interpreting and Access to Justice for Foreign Defendants in Bali Glosains Jurnal Sains Global doi 10 59784 glosains v7i1 662
Read online
File size302.86 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test