UNIPASBYUNIPASBY

EMBRIO: Jurnal KebidananEMBRIO: Jurnal Kebidanan

Covid-19 merupakan gangguan saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 dan telah menjadi pandemi di seluruh dunia. Covid-19 telah menjangkit seluruh penduduk dunia tidak terkecuali ibu hamil. Kerentanan ibu hamil mengalami penyakit infeksi dikarenakan adanya perubahan fisiologi tubuh dan mekanisme respon imun didalam tubuhnya. Salah satu penyebab penularan Covid-19 pada ibu hamil adalah kurangnya pengetahuan terhadap Covid-19 dan pencegahannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan tindakan pencegahan Covid-19 pada ibu hamil di Kota Jambi. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Kota Jambi, dengan jumlah sampel sebanyak 100 ibu hamil, menggunakan teknik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak termasuk kriteria ekslusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner daring pada bulan Desember 2020 sampai Maret 2021. Analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian terdapat hubungan pengetahuan dengan tindakan pencegahan Covid-19 pada ibu hamil di Kota Jambi dengan nilai p-value = 0,001. Dari hasil penelitian ini diharapkan bagi petugas kesehatan dapat memberikan pendidikan kesehatan pencegahan resiko penularan Covid-19 pada kelompok yang berisiko rentan.

Diperoleh bukti bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan tindakan pencegahan Covid-19 pada ibu hamil di Kota Jambi.Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi kesehatan secara intensif mengenai pencegahan Covid-19 kepada kelompok berisiko, seperti ibu hamil, baik selama kunjungan antenatal maupun melalui media massa dan elektronik, untuk mencegah risiko penularan Covid-19 pada ibu hamil.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efek intervensi edukasi berkelanjutan terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku pencegahan Covid-19 pada ibu hamil dengan desain longitudinal untuk melihat perubahan jangka panjang. Selain itu, diperlukan studi kualitatif yang mengeksplorasi hambatan dan motivasi ibu hamil yang tidak memiliki akses smartphone atau internet, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Selanjutnya, uji coba terkontrol secara acak dapat dilakukan untuk menilai efektivitas program edukasi terpadu yang menggabungkan kunjungan antenatal, materi cetak, dan kampanye media elektronik dalam meningkatkan pengetahuan serta praktik pencegahan Covid-19, dibandingkan dengan pendekatan edukasi konvensional.

Read online
File size275.7 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test