IBRAHIMYIBRAHIMY
HUKMY : Jurnal HukumHUKMY : Jurnal HukumPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan hukum, praktik pembatalan putusan arbitrase nasional, serta dampaknya terhadap kepercayaan pelaku usaha. Arbitrase yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999, dirancang sebagai mekanisme penyelesaian sengketa yang efisien dan final. Namun, pembatalan putusan arbitrase oleh pengadilan berdasarkan Pasal 70 UU Arbitrase sering kali menimbulkan ketidakpastian hukum, mengurangi efisiensi, dan meruntuhkan kepercayaan pelaku usaha. Penelitian ini menemukan bahwa kelemahan regulasi, tumpang tindih kewenangan, dan ketidakseragaman putusan pengadilan menjadi penyebab utama masalah tersebut, yang berdampak negatif terhadap investasi dan daya tarik Indonesia sebagai forum arbitrase. Sebagai solusi, direkomendasikan penguatan regulasi arbitrase, pembatasan kewenangan pengadilan, serta peningkatan profesionalisme arbiter untuk menjaga kepastian hukum dan integritas mekanisme arbitrase di Indonesia.
Arbitrase menawarkan efisiensi, kerahasiaan, dan finalitas putusan yang krusial bagi kepastian hukum pelaku usaha, namun di Indonesia prinsip ini sering tercederai oleh intervensi pengadilan yang tidak konsisten, terutama akibat interpretasi luas terhadap Pasal 70 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 mengenai pembatalan putusan.Untuk mengatasi tantangan ini, sangat diperlukan reformasi regulasi melalui revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 guna memperjelas parameter pembatalan dan memperkuat prinsip finalitas arbitrase, sejalan dengan penguatan kelembagaan arbitrase nasional seperti BANI melalui transparansi dan profesionalisme.Selain itu, peningkatan kompetensi hakim dalam memahami prinsip arbitrase serta edukasi yang lebih luas kepada pelaku usaha dan adopsi praktik terbaik internasional akan esensial untuk mengembalikan kepercayaan, menjadikan arbitrase lebih efektif dan Indonesia sebagai pusat arbitrase regional yang kompetitif.
Mengingat tantangan yang muncul dari inkonsistensi pembatalan putusan arbitrase dan dampaknya terhadap kepercayaan pelaku usaha, beberapa arah penelitian lanjutan perlu dieksplorasi secara mendalam untuk memperkuat sistem arbitrase nasional dan meningkatkan daya saingnya di kancah global. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi empiris komparatif komprehensif pasca-revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Penelitian ini dapat secara spesifik menganalisis bagaimana perubahan regulasi, terutama pada Pasal 70 terkait alasan pembatalan, secara nyata memengaruhi frekuensi permohonan pembatalan putusan arbitrase nasional dan karakteristik putusan pengadilan dalam rentang waktu yang signifikan, misalnya lima tahun setelah implementasi revisi. Melalui analisis data statistik kasus, wawancara mendalam dengan praktisi hukum, arbiter, dan hakim, serta survei persepsi pelaku usaha, studi ini akan mengevaluasi efektivitas regulasi baru dalam menciptakan kepastian hukum yang diinginkan dan memulihkan kepercayaan para pihak terhadap mekanisme arbitrase.. . Kedua, diperlukan penelitian untuk mengembangkan model akuntabilitas dan etika profesi arbiter di Indonesia yang tidak hanya adaptif terhadap konteks lokal tetapi juga sejalan dengan standar praktik internasional terbaik. Studi ini dapat mengkaji bagaimana kerangka kerja akuntabilitas yang lebih ketat, yang mencakup mekanisme pengawasan independen dan sanksi yang jelas bagi pelanggaran etika, dapat dirancang dan diimplementasikan secara efektif untuk mengurangi potensi penyalahgunaan wewenang dan secara signifikan meningkatkan integritas serta objektivitas proses arbitrase. Hal ini krusial untuk memupuk kepercayaan pelaku usaha terhadap profesionalisme arbiter.. . Ketiga, relevan untuk melakukan analisis dampak ekonomi dan investasi yang sistematis dari pembatalan putusan arbitrase terhadap daya tarik Indonesia sebagai hub arbitrase regional dan tujuan investasi. Penelitian ini dapat menggunakan metode ekonometrik atau studi kasus lintas negara untuk mengukur korelasi antara stabilitas dan finalitas putusan arbitrase nasional dengan aliran investasi asing langsung, serta keputusan investor dalam memilih forum penyelesaian sengketa, dengan perbandingan terhadap negara-negara yang sistem arbitrasenya telah mapan seperti Singapura. Hasilnya akan memberikan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar global.
| File size | 344.44 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Penelitian ini memperoleh 391 dokumen dari tahun 2019-2024, dengan tahun 2023 menjadi tahun dengan publikasi terbanyak. Hasil analisis menunjukkan bahwaPenelitian ini memperoleh 391 dokumen dari tahun 2019-2024, dengan tahun 2023 menjadi tahun dengan publikasi terbanyak. Hasil analisis menunjukkan bahwa
IAINSORONGIAINSORONG The novelty of this research lies in the attempt to formulate an integrative epistemological model of interpretation that methodologically synthesizesThe novelty of this research lies in the attempt to formulate an integrative epistemological model of interpretation that methodologically synthesizes
INDONESIAN EFL JOURNALINDONESIAN EFL JOURNAL Penelitian ini merupakan studi sosiolinguistik yang berfokus pada bilingualisme dan pilihan bahasa dengan melibatkan mahasiswa Program Studi PendidikanPenelitian ini merupakan studi sosiolinguistik yang berfokus pada bilingualisme dan pilihan bahasa dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan
IBRAHIMYIBRAHIMY Dalam mengatasi genosida yang terjadi dalam konflik Israel-Palestina sangat dibantu oleh hukum pidana internasional, terutama melalui mekanisme pengadilanDalam mengatasi genosida yang terjadi dalam konflik Israel-Palestina sangat dibantu oleh hukum pidana internasional, terutama melalui mekanisme pengadilan
IBRAHIMYIBRAHIMY Tujuan utama penelitian adalah memahami bagaimana insider trading memengaruhi integritas pasar, kepercayaan investor, dan lingkungan regulasi dalam keuanganTujuan utama penelitian adalah memahami bagaimana insider trading memengaruhi integritas pasar, kepercayaan investor, dan lingkungan regulasi dalam keuangan
IBRAHIMYIBRAHIMY Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan yang mencakup buku hukum, jurnal hukum, dan peraturan perundang-undangan terkait. Hasil dariTeknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan yang mencakup buku hukum, jurnal hukum, dan peraturan perundang-undangan terkait. Hasil dari
UINMADURAUINMADURA Tahap persiapan, pengawas memberikan instrumen penilaian dan media untuk mengunggah dokumen. Tahap pelaksanaan, pengawas melakukan verifikasi dokumen danTahap persiapan, pengawas memberikan instrumen penilaian dan media untuk mengunggah dokumen. Tahap pelaksanaan, pengawas melakukan verifikasi dokumen dan
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Selain itu, jagung merupakan komoditas yang mempunyai kandungan gizi yang cukup tinggi sehingga nilai jual jagung juga cukup meningkatkan nilai ekonomisSelain itu, jagung merupakan komoditas yang mempunyai kandungan gizi yang cukup tinggi sehingga nilai jual jagung juga cukup meningkatkan nilai ekonomis
Useful /
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Broken home didefinisikan sebagai kondisi keluarga yang tidak harmonis dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena sering terjadi perselisihan yangBroken home didefinisikan sebagai kondisi keluarga yang tidak harmonis dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena sering terjadi perselisihan yang
IBRAHIMYIBRAHIMY Kebijakan Bea Masuk Anti-Dumping didasarkan pada prinsip General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) 1994 serta Perjanjian Anti-Dumping World Trade OrganizationKebijakan Bea Masuk Anti-Dumping didasarkan pada prinsip General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) 1994 serta Perjanjian Anti-Dumping World Trade Organization
UNIDAUNIDA ) pada pakan untuk meningkatkan kematangan gonad ikan komet (Carassius auratus). Penelitian ini dengan empat taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Taraf) pada pakan untuk meningkatkan kematangan gonad ikan komet (Carassius auratus). Penelitian ini dengan empat taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Taraf
UINMADURAUINMADURA Globalisasi pendidikan telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pendidikan di seluruh dunia, perkembangan teknologi, tantangan multikulturalisme,Globalisasi pendidikan telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pendidikan di seluruh dunia, perkembangan teknologi, tantangan multikulturalisme,