WESTSCIENCESWESTSCIENCES

Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West ScienceJurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science

Pada era digital ini membuat semua aspek kehidupan berubah. Dalam segi yang luas era digital ini merubah sistem kerja yang ada menjadi lebih cepat dan modern, contohnya pada aspek ekonomi perdagangan yang semakin berkembang pesat. Munculnya bisnis dropshipper yang memiliki masa depan yang cerah di Indonesia membuat bisnis ini makin berkembang. Karakteristik dropshipper yang tidak memiliki persediaan fisik, namun bertindak sebagai perantara transaksi jual beli, memunculkan tantangan dan resiko bagi para pelaku bisnis tersebut. Penelitian ini membahas tentang risiko keuangan yang dihadapi oleh para dropshipper yang menggunakan sistem pembayaran Cash on Delivery (COD). Karena lebih dipercaya oleh pembeli, banyak dropshiper saat ini menggunakan sistem cash on delivery (COD). Namun, sistem ini membawa beberapa resiko, seperti ketidakpastian pembayaran dan kemungkinan penipuan. Studi ini meneliti bisnis dropshipper di wilayah Kabupaten Purworejo dengan menggunakan studi kasus kualitatif deskriptif. Dimana metode Cash on Delivery (CoD) ini memiliki 4 resiko yaitu piutang tak tertagih (pembatalan pembelian), barang dikembalikan, keterlambatan pembayaran, resiko pesanan fiktif (konsumen iseng). Menyaran strategi mitigasi seperti memilih mitra kurir yang tepat, menjaga hubungan baik dengan pelanggan, verifikasi pesanan lebih ketat, serta edukasi konsumen tentang tanggungjawab dalam berbelanja. Diharapkan penelitian ini bisa menjadi masukan kedepannya untuk pengelolaan resiko keuangan yang lebih baik bagi pelaku bisnis dropshipping.

Penelitian menunjukkan pentingnya pengelolaan risiko COD melalui verifikasi pesanan yang ketat, kebijakan yang jelas, dan pemanfaatan teknologi digital.Dropshipper sebaiknya menawarkan alternatif pembayaran serta bekerja sama dengan mitra ekspedisi terpercaya untuk meminimalkan risiko keuangan.Dukungan regulasi yang jelas dan mekanisme penyelesaian sengketa oleh marketplace menjadi faktor kunci menciptakan ekosistem perdagangan COD yang sehat dan aman.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas sistem verifikasi pesanan berbasis kecerdasan buatan dalam mengurangi penipuan COD pada bisnis dropshipper; selanjutnya, penting untuk meneliti dampak penerapan metode pembayaran alternatif seperti e‑wallet atau perbankan digital terhadap arus kas dan eksposur risiko keuangan dropshipper; terakhir, diperlukan kajian mendalam mengenai peran regulasi pemerintah dan kerangka perlindungan konsumen dalam meningkatkan mekanisme penyelesaian sengketa COD serta keberlanjutan usaha dropshipping, sehingga kebijakan yang ada dapat lebih tepat sasaran dan mendukung ekosistem e‑commerce yang aman.

Read online
File size312.13 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test