UNISSULAUNISSULA
The 1st Proceeding International Conference And Call PaperThe 1st Proceeding International Conference And Call PaperPro dan kontra opini yang menyemarakkan rencana pemerintah terkait omnibus law, di antara mereka yang mendukung rencana pemerintah, menyatakan bahwa omnibus law adalah solusi yang tepat untuk mengatasi tumpang tindihnya beberapa undang-undang dan peraturan di Indonesia. Namun, pihak penentang atau kontra berpendapat bahwa rencana omnibus law dianggap sebagai upaya untuk mendelegitimasi hak-hak setiap sektor kehidupan bangsa, terutama yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dan sektor lain yang dapat terpengaruh akibat pemberlakuannya. Permasalahan dalam penulisan makalah ini adalah bagaimana omnibus law ditinjau dari kelebihan dan kekurangan sistem kodifikasi hukum di Indonesia? Sistem kodifikasi dan omnibus law adalah pola tertulis norma-norma yang sistematis dan terintegrasi untuk peraturan tertulis berdasarkan prinsip kedaulatan rakyat dengan pembentukan undang-undang sebagai produk persetujuan politik atau tindakan legislatif tertinggi di bawah dasar hukum melalui lembaga perwakilan rakyat yang elaborasinya selanjutnya diatur oleh tindakan eksekutif oleh lembaga pelaksana hukum atau cabang kekuasaan eksekutif. Omnibus law adalah produk Undang-Undang yang dapat mencabut atau mengubah beberapa undang-undang yang ada dan tersebar di beberapa peraturan, kemudian disederhanakan dalam satu Undang-Undang untuk lebih baik menargetkan solusi konflik antara penyelenggara pemerintahan dan peraturan perundang-undangan dengan tujuan spesifik untuk meningkatkan iklim investasi serta sebagai jaminan kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi para pembuat kebijakan. Meskipun tujuannya baik, hal ini tetap harus dipertimbangkan dari segi kelebihan, yaitu adanya efisiensi, dan kekurangan yang memungkinkan terjadinya penyimpangan hukum dalam sistem kodifikasi hukum kita di Indonesia.
Sistem kodifikasi dan omnibus law merupakan pola tertulis norma-norma yang sistematis dan terintegrasi untuk peraturan tertulis berdasarkan prinsip kedaulatan rakyat dengan pembentukan undang-undang sebagai produk persetujuan politik atau tindakan legislatif tertinggi di bawah dasar hukum melalui lembaga perwakilan rakyat yang elaborasinya selanjutnya diatur oleh tindakan eksekutif oleh lembaga pelaksana hukum atau cabang kekuasaan eksekutif.Omnibus law adalah produk Undang-Undang yang dapat mencabut atau mengubah beberapa undang-undang yang ada dan tersebar di beberapa peraturan, kemudian disederhanakan dalam satu Undang-Undang untuk lebih baik menargetkan solusi konflik antara penyelenggara pemerintahan dan peraturan perundang-undangan dengan tujuan spesifik untuk meningkatkan iklim investasi serta sebagai jaminan kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi para pembuat kebijakan.Meskipun tujuannya baik, hal ini tetap harus dipertimbangkan dari segi kelebihan dan kekurangan dalam sistem kodifikasi hukum kita di Indonesia.
Melihat tantangan dan kompleksitas dalam implementasi Omnibus Law, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan untuk dieksplorasi guna memastikan efektivitas dan keadilan penerapannya. Pertama, penelitian dapat fokus pada pengembangan model desain naskah Omnibus Law yang inovatif. Ini akan bertujuan untuk menemukan cara bagaimana undang-undang multisectoral dapat disusun secara sistematis dan koheren, meskipun materi yang diaturnya tampak tidak saling terkait, sehingga menghindari kesan tumpang tindih dan kebingungan interpretasi di lapangan. Pertanyaan penelitian bisa meliputi: Bagaimana struktur dan metodologi penyusunan naskah Omnibus Law dapat dioptimalkan untuk menjaga konsistensi sistematis di tengah keberagaman sektor yang diatur? Kedua, diperlukan studi mendalam tentang pengembangan sistem audit norma hukum yang canggih. Mengingat bahwa Omnibus Law yang ringkas dapat mempengaruhi banyak undang-undang lain di berbagai sektor, sistem audit yang kompleks didukung teknologi mutakhir menjadi krusial untuk menganalisis dan memvisualisasikan keterkaitan antar norma hukum. Penelitian ini dapat menyelidiki: Teknologi dan metodologi apa yang paling efektif untuk membangun sistem audit norma hukum yang komprehensif guna mendukung pemahaman dan implementasi Omnibus Law? Ketiga, penting untuk meninjau pengembangan kurikulum dan pelatihan bagi auditor hukum profesional. Peningkatan kapasitas dan keahlian di bidang audit hukum, khususnya dalam konteks Omnibus Law, sangat dibutuhkan untuk mengatasi kompleksitas regulasi yang disederhanakan. Pertanyaan yang bisa dijawab adalah: Bagaimana program pendidikan hukum dan pelatihan profesional dapat direformulasi untuk menghasilkan auditor hukum yang kompeten dalam mengidentifikasi dan menganalisis dampak Omnibus Law secara holistik? Ketiga saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperbaiki praktik pembentukan dan implementasi hukum di Indonesia.
| File size | 779.06 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
POLBANPOLBAN Analisis sinyal EMG dilakukan menggunakan metode penurunan amplitudo untuk mengidentifikasi terjadinya kelelahan otot pada otot lengan bawah (forearm).Analisis sinyal EMG dilakukan menggunakan metode penurunan amplitudo untuk mengidentifikasi terjadinya kelelahan otot pada otot lengan bawah (forearm).
PPICURUGPPICURUG Kesimpulan dari hasil evaluasi keandalan komponen battery P/N 405CH pada pesawat Airbus A330 sebagai berikut. Untuk menentukan nilai reliability atau keandalanKesimpulan dari hasil evaluasi keandalan komponen battery P/N 405CH pada pesawat Airbus A330 sebagai berikut. Untuk menentukan nilai reliability atau keandalan
STMISTMI Sistem Informasi Arsip Elektronik memungkinkan pengguna membuat surat dan memberi nomor secara mandiri tanpa bantuan sekretaris. Aplikasi ini memudahkanSistem Informasi Arsip Elektronik memungkinkan pengguna membuat surat dan memberi nomor secara mandiri tanpa bantuan sekretaris. Aplikasi ini memudahkan
STMISTMI Informasi perihal lean maintenance mesin produksi transmission machining dan metode pengambilan keputusan pada sistem informasi ini diperoleh dari MTC.Informasi perihal lean maintenance mesin produksi transmission machining dan metode pengambilan keputusan pada sistem informasi ini diperoleh dari MTC.
STMISTMI Sistem ini akan memantau proses assembly, merekam data produksi, mengatur penjadwalan produksi, dan memberikan tampilan bagi operator. Penelitian ini bertujuanSistem ini akan memantau proses assembly, merekam data produksi, mengatur penjadwalan produksi, dan memberikan tampilan bagi operator. Penelitian ini bertujuan
STMISTMI Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan ShopeeFood memiliki rerata kepuasan pelanggan sebesar 3. 7 dengan kategori puas, namun masih terdapat beberapaHasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan ShopeeFood memiliki rerata kepuasan pelanggan sebesar 3. 7 dengan kategori puas, namun masih terdapat beberapa
UYELINDOUYELINDO Sistem informasi pelayanan KB Kampung KB dapat membantu petugas lapangan dalam menyampaikan informasi kegiatan secara akurat. Sistem ini juga dapat menampilkanSistem informasi pelayanan KB Kampung KB dapat membantu petugas lapangan dalam menyampaikan informasi kegiatan secara akurat. Sistem ini juga dapat menampilkan
UNIPOLUNIPOL Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mempelajari sistem yang berjalan dengan melakukan analisis dan merancang software yang kiranya mampu mendukungTujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mempelajari sistem yang berjalan dengan melakukan analisis dan merancang software yang kiranya mampu mendukung
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Pendekatan yang digunakan adalah sosial-legal, yang tidak hanya bersifat teksual tetapi juga melihat dampak dari keberadaan aturan tersebut. KesimpulanPendekatan yang digunakan adalah sosial-legal, yang tidak hanya bersifat teksual tetapi juga melihat dampak dari keberadaan aturan tersebut. Kesimpulan
UM SURABAYAUM SURABAYA Metode dalam penelitian ini adalah hasil dari Literature Review, di mana fokusnya adalah pada hasil pemahaman dan pengembangan dari studi literatur yangMetode dalam penelitian ini adalah hasil dari Literature Review, di mana fokusnya adalah pada hasil pemahaman dan pengembangan dari studi literatur yang
UM SURABAYAUM SURABAYA Dalam penelitian ini, pendekatan hukum digunakan, termasuk Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Otonomi Daerah dan Undang-Undang No. 12 Tahun 2011 tentangDalam penelitian ini, pendekatan hukum digunakan, termasuk Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Otonomi Daerah dan Undang-Undang No. 12 Tahun 2011 tentang
UNIPOLUNIPOL Bahasa pemrograman yang digunakan untuk merancang aplikasinya adalah Delphi 2009 dengan menggunakan metode pengujian Black Box. Hasil penelitian ini menunjukanBahasa pemrograman yang digunakan untuk merancang aplikasinya adalah Delphi 2009 dengan menggunakan metode pengujian Black Box. Hasil penelitian ini menunjukan