UMPUMP

Proceedings Series on Physical & Formal SciencesProceedings Series on Physical & Formal Sciences

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani di Kelurahan Depokharjo Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi lapang dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif serta deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala likert dan skor interval. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peran penyuluh pertanian dalam menjalankan tugasnya sebagai komunikator sangat berperan dengan nilai 321, sebagai fasilitator berperan dengan nilai 283, sebagai edukator sangat berperan dengan nilai 328, sebagai motivator sangat berperan dengan nilai 313, sebagai konsultan berperan dengan nilai 281, sebagai organisator sangat berperan dengan nilai 297, dan sebagai evaluator sangat berperan dengan nilai 299. Sehingga ditemukan rata-rata peran penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani di Kelurahan Depokharjo Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung sangat berperan dalam menjalankan tugasnya sebagai komunikator, fasilitator, edukator, motivator, konsultan, organisator, dan evaluator sangat berperan dengan nilai rata-rata 303,14.

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa peran penyuluh pertanian dalam menjalankan tugasnya sebagai komunikator sangat berperan dengan nilai 321, sebagai fasilitator berperan dengan nilai 283, sebagai edukator sangat berperan dengan nilai 328, sebagai motivator sangat berperan dengan nilai 313, sebagai konsultan berperan dengan nilai 281, sebagai organisator sangat berperan dengan nilai 297, dan sebagai evaluator sangat berperan dengan nilai 299.Sehingga ditemukan rata-rata peran penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani di Kelurahan Depokharjo Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung sangat berperan dalam menjalankan tugasnya sebagai komunikator, fasilitator, edukator, motivator, konsultan, organisator, dan evaluator sangat berperan dengan nilai rata-rata 303,14.Adapun saran yang diperikan penulis adalah sebaiknya dalam pengembangan kelompok tani di Kelurahan Depokharjo peran penyuluh pertanian ditingkatkan lagi.Misalnya penyuluh pertanian lebih membantu lagi petani dalam memilih usaha taninya atau dalam menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi anggota kelompok tani dalam kegiatan penyuluhan, seperti tingkat pendidikan, sosial ekonomi, dan akses informasi. Hal ini penting untuk memahami hambatan-hambatan yang dihadapi petani sehingga penyuluh dapat merancang program penyuluhan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas berbagai metode penyuluhan yang digunakan, seperti pelatihan, demonstrasi, dan kunjungan lapangan. Dengan mengetahui metode mana yang paling efektif, penyuluh dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada dan meningkatkan hasil pertanian. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyuluhan pertanian. Penggunaan aplikasi mobile, media sosial, dan platform daring dapat memperluas jangkauan penyuluhan dan memberikan akses informasi yang lebih cepat dan mudah bagi petani.

  1. Peran Penyuluh Pertanian Lapangan dalam Pengembangan Kelompok Tani di Kelurahan Depokharjo Kecamatan... doi.org/10.30595/pspfs.v5i.720Peran Penyuluh Pertanian Lapangan dalam Pengembangan Kelompok Tani di Kelurahan Depokharjo Kecamatan doi 10 30595 pspfs v5i 720
Read online
File size203.77 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test