UNANDAUNANDA

JTASJTAS

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan partisipasi perempuan pesisir dalam memanfaatkan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) untuk mendukung pembudidayaan rumput laut berkelanjutan di Desa Laikang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Studi kasus kualitatif digunakan, melibatkan 20 petani rumput laut perempuan sebagai informan. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi tema-tema kunci terkait persepsi, penggunaan dana, dan tantangan dalam mengakses pembiayaan. Penelitian ini menemukan bahwa perempuan memiliki persepsi positif terhadap lembaga keuangan mikro sebagai penyedia modal untuk bibit, peralatan, dan pembiayaan tenaga kerja pembibitan. Namun, terdapat hambatan terkait tanggung jawab bersama dalam kelompok dan kecenderungan menggunakan dana untuk kebutuhan sosial dan rumah tangga akibat ketidakstabilan pendapatan. Temuan ini menekankan bahwa lembaga keuangan mikro berperan dalam pembudidayaan rumput laut berkelanjutan, sehingga perlu meningkatkan batas kredit dan mengembangkan skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan perempuan pesisir.

Pemanfaatan lembaga keuangan mikro (LKM) berperan dalam pemberdayaan ekonomi perempuan di Desa Laikang dengan menyediakan modal usaha untuk budidaya rumput laut yang berkelanjutan.LKM memberikan akses keuangan, menumbuhkan disiplin keuangan, dan menggambarkan bentuk solidaritas serta tanggung jawab sosial dalam kelompok perempuan.Namun, kewajiban pembayaran pinjaman secara kolektif dan jumlah pinjaman yang terbatas tetap menjadi hambatan signifikan dalam mengoptimalkan manfaat LKM.Oleh karena itu, kebijakan untuk meningkatkan batas pinjaman dan penerapan sistem manajemen risiko secara efektif dapat mendukung budidaya rumput laut berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan komunitas pesisir.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan skema pembiayaan yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan perempuan pesisir. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi pembiayaan alternatif yang dapat mengatasi tantangan dalam mengakses kredit, seperti skema pinjaman berbasis kelompok dengan tanggung jawab bersama yang lebih jelas. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki dampak pemberdayaan perempuan melalui mikrofinansial terhadap keberlanjutan budidaya rumput laut, termasuk analisis dampak sosial dan ekonomi jangka panjang. Terakhir, studi ini dapat mengusulkan strategi pelatihan dan penguatan jaringan untuk meningkatkan literasi keuangan perempuan dan mengurangi risiko gagal bayar dalam kelompok pinjaman.

  1. Business Perspectives - The survival of business enterprises and access to finance: the case of 4 African... businessperspectives.org/journals/problems-and-perspectives-in-management/issue-306/the-survival-of-business-enterprises-and-access-to-finance-the-case-of-4-african-countriesBusiness Perspectives The survival of business enterprises and access to finance the case of 4 African businessperspectives journals problems and perspectives in management issue 306 the survival of business enterprises and access to finance the case of 4 african countries
  2. How the persistence of patriarchy undermines the financial empowerment of women microfinance borrowers?... doi.org/10.1371/journal.pone.0250000How the persistence of patriarchy undermines the financial empowerment of women microfinance borrowers doi 10 1371 journal pone 0250000
  3. Empowerment of the Extreme Poor Women through Microfinance: Evidence from Northern Part of Bangladesh... doi.org/10.33094/26410249.2020.24.68.80Empowerment of the Extreme Poor Women through Microfinance Evidence from Northern Part of Bangladesh doi 10 33094 26410249 2020 24 68 80
  4. Impact of microfinance health interventions on health-related outcomes among female informal workers... doi.org/10.1136/bmjopen-2020-043544Impact of microfinance health interventions on health related outcomes among female informal workers doi 10 1136 bmjopen 2020 043544
Read online
File size450.03 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test