PPS IBRAHIMYPPS IBRAHIMY

Review of Islamic StudiesReview of Islamic Studies

Motivasi pernikahan usia berbeda dan memahami hubungan yang dibangun dalam keluarga usia berbeda, penelitian ini akan mendiskusikan analisis motivasi dan pola hubungan yang dibangun dalam pernikahan usia berbeda menggunakan teori hubungan dan sosiologi hukum keluarga Islam, serta teori pendukung lainnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan untuk menemukan data langsung di lapangan, data valid, dan berdasarkan fakta sesuai dengan tema penelitian. Dalam studi ini, terdapat dua sumber data yang dibutuhkan, yaitu: data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Berdasarkan hasil studi dapat disimpulkan bahwa motivasi pernikahan adalah dasar awal pernikahan antara seorang pria dan wanita, sehingga dalam diskusi yang telah dijelaskan dari bab sebelumnya mengenai pernikahan usia berbeda, dari dua pasangan suami istri terdapat beberapa motivasi pernikahan, termasuk empati (belas kasihan), janji/ sumpah, pengaruh ekonomi, dan kehamilan di luar nikah. Sementara itu, pola hubungan yang dibangun dalam keluarga pernikahan usia berbeda terdapat pola pembagian kerja, pemenuhan kehidupan dalam keluarga, dan pola penyelesaian masalah dalam keluarga.

Motivasi pernikahan adalah hal yang menjadi dasar awal pernikahan antara seorang pria dan wanita, sehingga dalam diskusi yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya mengenai pernikahan usia berbeda, dari dua pasangan suami istri terdapat beberapa motivasi pernikahan, termasuk empati (belas kasihan), janji/ sumpah, pengaruh ekonomi, dan kehamilan di luar nikah.Sementara itu, pola hubungan yang dibangun dalam keluarga pernikahan usia berbeda terdapat pola pembagian kerja, pemenuhan kehidupan dalam keluarga, dan pola penyelesaian masalah dalam keluarga.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang perbedaan usia pada kepuasan rumah tangga dengan membandingkan data kuantitatif dari pasangan usia berbeda. Selain itu, penelitian bisa mengkaji perbedaan budaya dalam persepsi masyarakat Indonesia terhadap pernikahan usia berbeda di berbagai wilayah. Terakhir, studi lebih lanjut bisa fokus pada peran pendidikan dalam mengurangi tantangan yang dihadapi pasangan usia berbeda, seperti perbedaan pola pikir atau kesiapan finansial.

Read online
File size356.56 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test