UMJ PremiumUMJ Premium

JISI: Jurnal Integrasi Sistem IndustriJISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri

Persaingan yang ketat di industri pertambangan andesit menuntut perusahaan untuk terus berinovasi, menyediakan produk berkualitas, dan menjaga harga yang kompetitif. Rantai pasok merupakan bagian sentral dalam memastikan keberlangsungan sebuah industri. Dalam melakukan kegiatan operasional pada industri pertambangan andesit di Cilegon, berbagai risiko dapat mempengaruhi jaringan rantai pasok secara keseluruhan. Risiko tersebut dapat dikendalikan dengan melakukan manajemen risiko yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko dalam rantai pasok menggunakan pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan House of Risk (HOR). SCOR digunakan untuk memetakan aktivitas rantai pasok, sementara HOR diterapkan untuk menentukan prioritas agen risiko dan strategi mitigasi risiko. Hasil identifikasi risiko rantai pasok terdapat 44 kejadian risiko (Risk event) dan 53 sumber risiko (Risk Agent) dari hasil analisis HOR Fase-1 dimana kurangnya transparansi rantai pasokan memiliki nilai ARP paling tertinggi sebesar 7224 dari total sumber risiko atau agen risiko. hal ini terjadi dikarenakan ketidakjelasan informasi dari pemasok dan produsen sehingga dapat merugikan visibilitas dalam aliran rantai pasok. Untuk mengurangi risiko tersebut perlu mengimplementasikan sistem manajemen rantai pasok yang terintegrasi dan penggunaan teknologi blockchain untuk melacak dan memastikan transparansi dalam rantai pasok. Dari hasil identifikasi strategi penangan terdapat 24 aksi mitigasi untuk mengurangi sumber risiko (Risk Agent). Analisis HOR Fase-2 menunjukkan melakukan pelatihan rutin bagi karyawan mengenai SOP (Standard Operating Procedures) merupakan preventive action dengan nilai ETD tertinggi sebesar 55317.

Analisis risiko rantai pasok pada industri pertambangan andesit di Cilegon mengidentifikasi 44 risk event dan 53 risk agent, dengan kurangnya transparansi rantai pasokan sebagai faktor utama beresiko tinggi.Implementasi sistem manajemen rantai pasok terintegrasi, teknologi blockchain, serta pelatihan rutin SOP terbukti menjadi tindakan mitigasi yang paling efektif, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai ETD tertinggi pada fase HOR kedua.Dengan penerapan strategi mitigasi tersebut, perusahaan dapat meningkatkan visibilitas, mengurangi ketidakpastian pasokan, dan secara keseluruhan memperkuat keberlanjutan operasional serta kepatuhan terhadap standar industri.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana penerapan teknologi blockchain dapat meningkatkan transparansi dan mengurangi risiko ketidaksesuaian informasi dalam rantai pasok bahan baku andesit, dengan membandingkan kinerja sistem tradisional dan berbasis blockchain pada perusahaan pertambangan di Cilegon. Selanjutnya, studi dapat mengembangkan model prediksi permintaan berbasis machine learning yang terintegrasi dengan kerangka SCOR, untuk menentukan ukuran buffer stock optimal serta menilai dampaknya terhadap tingkat keandalan pasokan dan biaya persediaan. Selain itu, penelitian dapat meneliti manfaat penggunaan dasbor kinerja pemasok real‑time yang menyajikan indikator utama (KPI) dalam mengidentifikasi dan menanggulangi risiko secara proaktif, serta mengukur pengaruhnya terhadap keputusan pembelian dan efisiensi operasional. Ketiga arah studi ini diharapkan memberikan wawasan empiris yang dapat memperkuat strategi mitigasi risiko serta memperbaiki keberlanjutan rantai pasok pada industri pertambangan andesit.

Read online
File size335.89 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test