STPMATARAMSTPMATARAM

Journal Of Responsible TourismJournal Of Responsible Tourism

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi produk lokal di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok, menganalisis produk yang layak dikembangkan, serta merumuskan strategi pengembangan yang mendukung daya saing masyarakat lokal dalam menghadapi pertumbuhan pariwisata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan studi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi produk lokal Mandalika meliputi dua kategori, yaitu produk barang berupa kuliner khas (ayam taliwang, plecing kangkung, sate rembige), terasi udang, songket, dan mutiara, serta produk jasa seperti homestay, kos-kosan, dan usaha dagang pakaian khas Lombok. Dari analisis kelayakan, pengembangan adalah kuliner tradisional dengan profitabilitas tinggi, terasi udang yang efisien dan berkelanjutan, serta pakaian khas Lombok yang berpotensi sebagai oleh-oleh meski profitabilitas relatif rendah. Strategi pengembangan yang diusulkan meliputi penerapan konsep pemasaran 4P, penguatan kapasitas masyarakat, kolaborasi multipihak, serta pelestarian lingkungan. Penelitian menyimpulkan bahwa budaya dan pengembangan produk lokal merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan di KEK Mandalika.

Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan produk lokal merupakan strategi penting dalam memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk lokal, baik berupa barang seperti kuliner khas Lombok, terasi udang, kerajinan songket, dan mutiara, maupun berupa jasa seperti homestay dan perdagangan pakaian tradisional, memiliki potensi signifikan untuk dikembangkan.Analisis kelayakan memperlihatkan bahwa sektor kuliner dan produk olahan berbasis sumber daya lokal memiliki profitabilitas tinggi, daya tarik budaya, serta nilai ekonomi berkelanjutan.Sementara itu, produk seperti pakaian khas Lombok meski berprofit lebih rendah, tetap menyimpan potensi besar sebagai cendera mata yang memperkuat identitas daerah.Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan produk lokal tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya dan peneguhan identitas daerah.Namun demikian, keberhasilan pengembangan produk lokal sangat tergantung pada strategi yang tepat.Strategi yang diusulkan mencakup penerapan pemasaran 4P, penguatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan inovasi, kolaborasi multipihak antara pemerintah, swasta, dan komunitas lokal, serta penerapan prinsip pelestarian budaya dan lingkungan.Sinergi dari keempat strategi tersebut diharapkan mampu mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi lokal yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana strategi pemasaran 4P dapat diterapkan secara efektif untuk mempromosikan produk lokal di KEK Mandalika, khususnya dalam konteks pariwisata berkelanjutan? Kedua, bagaimana penguatan kapasitas masyarakat lokal dalam inovasi produk dan manajemen usaha dapat meningkatkan daya saing produk lokal di pasar pariwisata? Ketiga, bagaimana kolaborasi multipihak antara pemerintah, swasta, dan komunitas lokal dapat menciptakan ekosistem yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan di KEK Mandalika?.

Read online
File size415.6 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test