TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA

Jurnal Cyber TechJurnal Cyber Tech

Pelatih merupakan pekerjaan penting dalam pembentukan karakter dan keahlian seorang peserta. Namun dalam sebuah pelatihan tidak semua pelatih kompeten dalam melaksanakan tugasnya, masih banyak pelatih dengan kinerja yang kurang memuaskan, sehingga terkadang membuat target pembelajaran dalam sebuah pelatihan terhambat. Selama ini penilaian kinerja pelatih handycraft masih dilakukan secara manual, sehingga UMKM membutuhkan waktu yang relatif lama, serta hasil perhitungan kurang efektif dalam proses penilaian kinerja para pelatihnya. Dengan merancang sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat melakukan penilaian kinerja pelatih handycraft dinilai tepat menjadi solusi pemecahan masalah. Metode MOORA (Metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis) merupakan metode dengan tingkat seleksifitas perhitungan yang dinilai baik, metode MOORA dapat membedakan tujuan dari kriteria-kriteria yang saling bertentangan. Selain itu perhitungan metode MOORA lebih sederhana, dan lebih akurat dari perhitungan metode lain dalam menentukan sebuah pilihan alternatif.

Penerapan algoritma metode Multi-Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA) pada sistem pendukung keputusan dapat membantu penilaian kinerja pelatih handycraft terbaik pada UMKM Mozaik Lidi Art dengan cepat, tepat, dan akurat.Dalam proses penerapan, metode MOORA (Multi-Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis) mampu memberikan urutan perangkingan dari yang tertinggi hingga terendah dalam penilaian pelatih handycraft terbaik, untuk mendapatkan hasil yang akurat sistem pendukung keputusan melakukan beberapa tahapan yaitu.peng-inputan data pelatih dan data kriteria, pembuatan matriks keputusan, proses normalisasi, optimasi, dan penentuan rangking.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: . 1. Mengembangkan sistem pendukung keputusan ini dengan menambahkan fitur-fitur baru, seperti sistem evaluasi kinerja pelatih secara berkala dan sistem pelaporan kinerja pelatih yang lebih detail.. 2. Meneliti dan menganalisis lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pelatih, seperti motivasi, lingkungan kerja, dan dukungan manajemen, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kinerja pelatih.. 3. Menerapkan metode MOORA pada sistem pendukung keputusan di bidang-bidang lain, seperti pemilihan karyawan terbaik, penilaian kinerja guru, atau bahkan dalam proses seleksi calon pemimpin organisasi.

Read online
File size947.05 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test