STIAMISTIAMI

Reformasi AdministrasiReformasi Administrasi

Peran dan kontribusi koperasi terhadap perekonomian Indonesia semakin penting karena membawa perubahan dalam struktur ekonomi. Secara makro dapat terlihat, koperasi semakin memasyarakatkan dan meningkatkan dalam perekonomian, meningkatkan manfaat koperasi bagi masyarakat dan lingkungan, pemahaman yang lebih mendalam terhadap azas dan sendi koperasi serta tata kerja koperasi, meningkatnya produksi, pendapatan dan kesejahteraan akibat adanya koperasi, meningkatnya pemerataan dan keadilan melalui koperasi, meningkatnya kesempatan kerja yang ada karena koperasi. Studi ini membahas proses pencatatan piutang usaha dan metode penghapusan piutang tak tertagih untuk Koperasi Usaha Mandiri Bekasi, melalui wawancara dengan karyawan terkait dan membandingkannya dengan data yang tersedia. Hasilnya menunjukkan bahwa proses pencatatan piutang usaha dari Koperasi Usaha Mandiri Bekasi menggunakan metode bersih dan metode yang digunakan untuk menghitung piutang tak tertagih menggunakan metode penghapusan langsung.

Metode pencatatan yang digunakan oleh koperasi Usaha Mandiri Bekasi adalah dengan menggunakan metode bersih.Dalam pengelolaan Piutang tahun 2014, pencatatan Piutang yang tidak tertagih pada Koperasi Usaha Mandiri Bekasi menggunakan metode penghapusan secara langsung.

Berdasarkan analisis, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas metode penghapusan langsung dalam mengelola piutang tak tertagih, dengan membandingkannya dengan metode penyisihan piutang tak tertagih untuk melihat dampak terhadap laporan keuangan dan kesehatan koperasi. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat piutang tak tertagih pada koperasi, seperti kualitas kredit, kebijakan pemberian pinjaman, dan kondisi ekonomi anggota, untuk merumuskan strategi mitigasi risiko yang lebih efektif. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi penerapan teknologi informasi dalam pengelolaan piutang, seperti sistem peringatan dini terhadap potensi piutang tak tertagih, untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses penagihan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan koperasi dapat meningkatkan pengelolaan piutang secara komprehensif, meminimalkan risiko kerugian, dan mendukung pertumbuhan ekonomi anggota melalui pemberian pinjaman yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Read online
File size256.22 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test