ILMUBERSAMAILMUBERSAMA

Hello World Jurnal Ilmu KomputerHello World Jurnal Ilmu Komputer

Kebakaran merupakan bencana yang memerlukan penanganan cepat untuk meminimalkan kerugian material dan risiko korban jiwa. Penelitian ini merancang (IoT) menggunakan komponen utama ESP32 sebagai pengendali utama, Baterai Li-ion 4000mAh sebagai sumber daya, Flame Sensor untuk deteksi api multidirectional, Sensor MPU6050 untuk stabilisasi orientasi drone, Motor Brushless A2212 930KV sebagai penggerak, dan ESC BEC30A 2s-4s untuk kontrol kecepatan motor. Sistem ini memadukan kemampuan deteksi api, pemantauan realtime via IoT, dan memadamkan api dengan air. Data dari sensor flame dan MPU6050 diproses oleh ESP32, lalu dikirim ke antarmuka pengguna melalui jaringan Wi-Fi, menstabilkan diri selama operasi pemadaman berkat integrasi MPU6050. Inovasi ini berpotensi menjadi solusi efektif untuk penanganan awal kebakaran di area berisiko tinggi seperti gedung dan bangunan bertingkat lainnya.

Pengujian sistem pemantauan kebakaran ini menunjukkan bahwa flame sensor mampu mendeteksi nyala api kecil dalam batas jarak tertentu.Berdasarkan spesifikasi modul KY-026, tiap sensor mendeteksi api hingga sekitar 1meter dengan sudut deteksi ~60°.Dengan dua sensor terpasang, total cakupan sudut pandang menjadi sekitar 120°, memungkinkan pendeteksian api di depan drone dalam rentang tersebut.Hal ini membuat sistem dapat mengenali keberadaan api skala kecil selama api berada dalam garis pandang sensor, meskipun area di luar sudut tersebut tidak terpantau.Stabilisasi penerbangan drone dijaga oleh integrasi sensor IMU MPU6050 pada kendali penerbangan.Data akselerasi dan rotasi dari MPU6050 diolah oleh pengendali PID sehingga drone mampu melakukan hover stabil.Secara keseluruhan, tiap komponen pendeteksian api, kestabilan terbang, komunikasi realtime, dan penyemprotan telah bekerja sesuai fungsi dan membuktikan konsep drone pemadam kebakaran skala kecil ini.

Berdasarkan hasil penelitian, pengembangan sistem drone pemadam kebakaran dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, peningkatan kapasitas tangki air dan efisiensi semprotan perlu dilakukan agar drone dapat menjangkau area kebakaran lebih luas dan memberikan penyemprotan yang lebih efektif. Kedua, integrasi kamera termal akan meningkatkan akurasi deteksi api, terutama pada kondisi minim visibilitas. Ketiga, pengembangan sistem navigasi otomatis berbasis GPS akan memungkinkan drone terbang mandiri menuju sumber api, meningkatkan kecepatan dan keamanan operasi pemadaman. Ketiga saran ini saling melengkapi untuk menciptakan sistem drone pemadam kebakaran yang lebih canggih, responsif, dan efektif dalam menangani berbagai situasi kebakaran.

  1. An Efficient Regenerative Braking System Based on Battery/Supercapacitor for Electric, Hybrid, and Plug-In... doi.org/10.1109/TVT.2016.2611655An Efficient Regenerative Braking System Based on Battery Supercapacitor for Electric Hybrid and Plug In doi 10 1109 TVT 2016 2611655
  2. Drone Pemadam Kebakaran dengan Sistem Monitoring Realtime Berbasis Internet of Things | Hello World Jurnal... doi.org/10.56211/helloworld.v4i3.960Drone Pemadam Kebakaran dengan Sistem Monitoring Realtime Berbasis Internet of Things Hello World Jurnal doi 10 56211 helloworld v4i3 960
  3. Mempersiapkan Pengendalian Kebakaran Hutan di Masa Datang: Teknologi dan Inovasi Baru | Journal of Tropical... journal.ipb.ac.id/index.php/jsilvik/article/view/40968Mempersiapkan Pengendalian Kebakaran Hutan di Masa Datang Teknologi dan Inovasi Baru Journal of Tropical journal ipb ac index php jsilvik article view 40968
  4. Sistem Informasi Wisata Religi di Kota Banjarmasin Berbasis Flutter dan Firebase | JSITIK: Jurnal Sistem... jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/jsitik/article/view/310Sistem Informasi Wisata Religi di Kota Banjarmasin Berbasis Flutter dan Firebase JSITIK Jurnal Sistem jurnal ciptamediaharmoni index php jsitik article view 310
Read online
File size870.33 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test