UNUBLITARUNUBLITAR

Briliant: Jurnal Riset dan KonseptualBriliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologis dan kualitas lingkungan perkotaan. Di kota Pangkalpinang pertumbuhan kawasan terbangun yang pesat menimbulkan tantangan terhadap proporsional dan distribusi RTH yang ideal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketersediaan serta pola spasial sebaran RTH Publik guna menilai kesesuaian dan pemerataan fungsinya di wilayah kota. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan dukungan analisis spasial berbasis sistem informasi geografis (GIS) untuk memetakan distribusi dan menghitung rasio RTH publik terhadap luas wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas total RTH publik di Kota Pangkalpinang belum mencapai standar minimal 20% dari luas kota dan sebarannya cenderung mengelompok, khususnya pada kecamatan dan kepadatan penduduk tinggi. Kondisi ini menunjukkan ketidakseimbangan akses terhadap ruang hijau dan berimplikasi pada penurunan daya dukung lingkungan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan ruang terbuka hijau Publik di Kota Pangkalpinang belum mencapai standar 20% yang ditetapkan regulasi nasional.Pola sebarannya cenderung terkonsentrasi pada wilayah pusat kota dengan intensitas aktivitas masyarakat yang tinggi.Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan berbasis spasial dalam pengelolaan RTH untuk menjaga keseimbangan ekologis dan kualitas lingkungan perkotaan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak sosial ekonomi masyarakat terhadap distribusi RTH Publik dengan pendekatan campuran untuk memahami faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antar kota di Indonesia untuk mengevaluasi keberlanjutan kebijakan pengelolaan RTH. Pengintegrasian analisis spasial RTH dengan rencana tata ruang kota secara holistik juga menjadi arah penelitian yang relevan untuk meningkatkan aksesibilitas dan fungsi ekologis ruang hijau.

  1. Ketersediaan dan Pola Spasial Ruang Terbuka Hijau Publik di Kota Pangkalpinang | Briliant: Jurnal Riset... doi.org/10.28926/briliant.v11i1.2356Ketersediaan dan Pola Spasial Ruang Terbuka Hijau Publik di Kota Pangkalpinang Briliant Jurnal Riset doi 10 28926 briliant v11i1 2356
  2. 0. loading academic.oup.com/jue/article/doi/10.1093/jue/juae009/76964110 loading academic oup jue article doi 10 1093 jue juae009 7696411
  3. Analisis Kebutuhan dan Potensi Pengembangan Ruang Terbuka Hijau Di Kota Bitung Berdasarkan Indeks Hijau... ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/SABUA/article/view/59181Analisis Kebutuhan dan Potensi Pengembangan Ruang Terbuka Hijau Di Kota Bitung Berdasarkan Indeks Hijau ejournal unsrat ac v3 index php SABUA article view 59181
  4. Analisis Penyebaran Hunian dengan Menggunakan Metode Nearest Neighbor Analysis | Riadhi | VARIANSI: Journal... ojs.unm.ac.id/jvariansi/article/view/12901Analisis Penyebaran Hunian dengan Menggunakan Metode Nearest Neighbor Analysis Riadhi VARIANSI Journal ojs unm ac jvariansi article view 12901
Read online
File size574.36 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test