UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan FarmasiJurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan FarmasiLatar Belakang: Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang dan keterlibatan aktif keluarga. Ketahanan keluarga berperan penting dalam mendukung keberhasilan manajemen DMT2, khususnya dalam konteks keterbatasan sumber daya. Pendekatan Insufficiencies in Family Resilience (IFR), yang mencakup lima dimensi—Family Functioning, Access to Support, Shared Beliefs, Emotional Regulation, dan Decision-Making—menyediakan kerangka konseptual untuk menilai dinamika ketahanan keluarga. Tujuan: Menjelaskan variasi ketahanan keluarga pada lima rumah tangga dengan anggota penderita DMT2 di Kota Tasikmalaya berdasarkan lima dimensi IFR. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Lima keluarga (R1–R5) dipilih secara purposif dan diwawancarai menggunakan panduan berbasis IFR. Analisis data dilakukan secara tematik-induktif, dengan triangulasi dan member checking untuk menjaga validitas. Hasil: Keluarga 3 (R3) menunjukkan ketahanan paling tinggi, dengan skor “baik di seluruh dimensi IFR, termasuk komunikasi terbuka, peran yang jelas, dukungan sosial memadai, emosi terkelola, dan keputusan kolektif. Keluarga 5 (R5) mengalami kelemahan menyeluruh, terutama dalam dukungan sosial, regulasi emosi, dan dominasi keputusan. Keluarga 1 (R1) dan 4 (R4) menunjukkan kekuatan dalam nilai bersama dan dukungan eksternal, tetapi lemah dalam partisipasi keputusan dan regulasi emosi. Keluarga 2 (R2) mengalami hambatan dalam komunikasi dan akses dukungan, namun memiliki keyakinan keluarga yang kuat. Kesimpulan: Pendekatan IFR efektif untuk memahami ketahanan keluarga secara menyeluruh. Intervensi keperawatan keluarga yang kontekstual dan sensitif budaya dibutuhkan untuk mendukung pengelolaan DMT2 di komunitas.
Penelitian ini mengungkap bahwa keluarga dengan anggota penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) menunjukkan variasi dalam tingkat ketahanan berdasarkan lima aspek IFR.Setiap keluarga menghadapi tantangan yang berbeda dalam menjalani perawatan kronis, tergantung pada dinamika internal, dukungan eksternal, serta nilai-nilai dan strategi adaptif yang dianut.Pendekatan IFR terbukti menjadi kerangka yang komprehensif dalam mengidentifikasi area yang perlu diperkuat guna meningkatkan ketahanan keluarga secara menyeluruh.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi pada ketahanan keluarga pada penderita DMT2 di berbagai konteks sosial budaya di Indonesia. Kedua, pengembangan dan pengujian intervensi keperawatan berbasis IFR yang disesuaikan dengan kebutuhan keluarga dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dukungan keluarga dalam pengelolaan DMT2. Ketiga, penelitian longitudinal diperlukan untuk melacak perubahan ketahanan keluarga dari waktu ke waktu dan mengidentifikasi strategi adaptif yang paling efektif dalam menghadapi tantangan penyakit kronis. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model perawatan yang lebih holistik dan berpusat pada keluarga, serta meningkatkan kualitas hidup penderita DMT2 dan keluarganya. Dengan memahami secara mendalam dinamika ketahanan keluarga, kita dapat merancang intervensi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan, sehingga keluarga dapat menjadi mitra aktif dalam proses penyembuhan dan perawatan.
- Identifying the key components of social support for patients living with type 2 diabetes: A protocol... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0306709Identifying the key components of social support for patients living with type 2 diabetes A protocol journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0306709
- Applying the Family Functioning Model to Explore Positive Support in Diabetes Self-Management: A Qualitative... doi.org/10.56338/mppki.v8i4.6958Applying the Family Functioning Model to Explore Positive Support in Diabetes Self Management A Qualitative doi 10 56338 mppki v8i4 6958
| File size | 546.12 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Selain itu, terdapat hubungan yang cukup kuat antara dukungan sosial dengan tanda gejala PTSD di Desa Cibulakan Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur. PemerintahSelain itu, terdapat hubungan yang cukup kuat antara dukungan sosial dengan tanda gejala PTSD di Desa Cibulakan Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur. Pemerintah
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Fraksi uji etil asetat buah parijoto efektif berpotensi menyembukan luka pada tikus wistar yang terinfeksi Staphylococcus aureus berdasarkan pengamatanFraksi uji etil asetat buah parijoto efektif berpotensi menyembukan luka pada tikus wistar yang terinfeksi Staphylococcus aureus berdasarkan pengamatan
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Kelebihan dari facial wash dinilai lebih higienis mempermudah penggunaan, praktis mudah disimpan dan dibawa. Penelitian ini merupakan jenis penelitianKelebihan dari facial wash dinilai lebih higienis mempermudah penggunaan, praktis mudah disimpan dan dibawa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Sebaliknya, olahraga intensitas tinggi yang dilakukan secara berlebihan tanpa panduan profesional dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, sepertiSebaliknya, olahraga intensitas tinggi yang dilakukan secara berlebihan tanpa panduan profesional dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Kandungan antioksidan dalam kulit jeruk manis dapat dimanfaatkan sebagai bahan aktif dalam kosmetik untuk perawatan tubuh, seperti body butter. TujuanKandungan antioksidan dalam kulit jeruk manis dapat dimanfaatkan sebagai bahan aktif dalam kosmetik untuk perawatan tubuh, seperti body butter. Tujuan
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Di Indonesia sendiri, diperkirakan ada sekitar 18,9 juta anak di bawah usia 15 tahun yang mengalami gangguan penglihatan akibat myopia. Kondisi ini umumnyaDi Indonesia sendiri, diperkirakan ada sekitar 18,9 juta anak di bawah usia 15 tahun yang mengalami gangguan penglihatan akibat myopia. Kondisi ini umumnya
ITDAITDA Subjek penelitian ini adalah laki-laki dan perempuan yang sudah menikah dengan umur 21-60 tahun yang berdomisili di Provinsi Yogyakarta. Penelitian iniSubjek penelitian ini adalah laki-laki dan perempuan yang sudah menikah dengan umur 21-60 tahun yang berdomisili di Provinsi Yogyakarta. Penelitian ini
STAI MASSTAI MAS Budaya Madrasah memang menjadi barometer dari kegiatan Madrasah yang mana menjadi ukuran apakah Madrasah itu mempunyai suatu budaya yang menghasilkan suatuBudaya Madrasah memang menjadi barometer dari kegiatan Madrasah yang mana menjadi ukuran apakah Madrasah itu mempunyai suatu budaya yang menghasilkan suatu
Useful /
ALMARHALAHALMARHALAH Hasil penelitian menunjukkan bahwa KH Muhammad Muhajirin Amsar berhasil mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan tradisional dengan kebutuhan lokal gunaHasil penelitian menunjukkan bahwa KH Muhammad Muhajirin Amsar berhasil mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan tradisional dengan kebutuhan lokal guna
ALMARHALAHALMARHALAH Orang tua bertanggung jawab penuh membentuk kepribadian Islami melalui teladan, kasih sayang, dan kebiasaan beribadah. Penelitian ini bertujuan menelaahOrang tua bertanggung jawab penuh membentuk kepribadian Islami melalui teladan, kasih sayang, dan kebiasaan beribadah. Penelitian ini bertujuan menelaah
ALMARHALAHALMARHALAH Aplikasinya dapat diwujudkan melalui metode bermain, bercerita, bernyanyi, keteladanan, dan pembiasaan, baik di dalam maupun di luar kelas. Dengan demikian,Aplikasinya dapat diwujudkan melalui metode bermain, bercerita, bernyanyi, keteladanan, dan pembiasaan, baik di dalam maupun di luar kelas. Dengan demikian,
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH 0,98) menunjukkan bahwa aplikasi ini lebih sesuai digunakan untuk keperluan skrining awal gangguan penglihatan, atau pelengkap dalam pemeriksaan ketajaman0,98) menunjukkan bahwa aplikasi ini lebih sesuai digunakan untuk keperluan skrining awal gangguan penglihatan, atau pelengkap dalam pemeriksaan ketajaman