UM SURABAYAUM SURABAYA

Maqasid: Jurnal Studi Hukum IslamMaqasid: Jurnal Studi Hukum Islam

Indonesia dikenal sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Oleh karena itu, kehidupan agamis identik dengan indonesia, baik di dalam pikiran, sikap, ataupun tindakan. Setiap ragam persoalan nasional sedikit banyak terkait dengan agama. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hukum keluarga berencana dalam fiqih islam, untuk mengetahui sejauh mana kesesuaian pendapat masyarakat Giriroto dengan fiqih islam. Metode penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami pada suatu konteks khusus yang alami dan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Hasil penelitiannya adalah KB di desa Giriroto merupakan sebagai upaya untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, baik di bidang agama, kesehatan, pendidikan, keturunan, dan ekonomi. Konsep tersebut sesuai dengan tujuan ḥifẓ al-mujtama atau ḥifẓ al-ummah dalam rangka melindungi hak warga yang berkaitan dengan ḥifẓ al-dīn ḥifẓ al-nafs, ḥifẓ al-aql, ḥifẓ al-nasl, dan ḥifẓ al-māl. Pandangan Masyarakat Giriroto tentang Keluarga Berencana dengan Fikih Islam adalah bahwa Masyarakat WUS (Wanita Usia Subur) di desa Giriroto banyak melakukan KB, dengan alasan beberapa hal diantaranya; 1. Menjaga kesehatan ibu dan bayi, 2. Mendorong kecukupan ASI dan pola asuh yang baik bagi anak, 3. Mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, 4. Mencegah penyakit menular seksual, 5. Menurunkan angka kematian ibu dan bayi, 6. Membentuk keluarga yang berkualitas.

KB di desa Giriroto berfungsi sebagai upaya mewujudkan masyarakat sejahtera di bidang agama, kesehatan, pendidikan, keturunan, dan ekonomi, selaras dengan tujuan ḥifẓ al-mujtama/al-ummah untuk melindungi hak‑hak ḥifẓ al-din, al‑nafs, al‑aql, al‑nasl, dan al‑mal.Masyarakat Giriroto, khususnya wanita usia subur, secara luas melaksanakan KB dengan motivasi menjaga kesehatan ibu dan bayi, memastikan kecukupan ASI serta pola asuh yang baik, dan mencegah kehamilan tidak direncanakan.Praktik KB juga dianggap penting untuk mencegah penyakit menular seksual, menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta membentuk keluarga berkualitas.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas masing‑masing metode kontrasepsi yang digunakan di Giriroto, seperti IUD, implan, dan suntik, terhadap penurunan angka kematian ibu dan bayi melalui studi longitudinal dengan pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif. Selain itu, penting untuk meneliti persepsi serta partisipasi pria dalam program keluarga berencana di Desa Giriroto, mengidentifikasi hambatan‑hambatan budaya dan sosial yang menghalangi keterlibatan mereka, serta merumuskan strategi peningkatan partisipasi berdasarkan temuan focus group dan survei. Selanjutnya, kajian komparatif mengenai kesesuaian praktik keluarga berencana modern dengan fiqh Islam kontemporer perlu dilakukan, dengan menganalisis teks‑teks fiqh terbaru serta wawancara para ulama dan praktisi kesehatan untuk memastikan kebijakan KB selaras dengan perkembangan ilmu kedokteran dan nilai‑nilai agama.

  1. FATWA MUI TENTANG VASEKTOMI Tanggapan Ulama dan Dampaknya terhadap Peningkatan Medis Operasi Pria (MOP)... doi.org/10.21580/ahkam.2014.24.1.134FATWA MUI TENTANG VASEKTOMI Tanggapan Ulama dan Dampaknya terhadap Peningkatan Medis Operasi Pria MOP doi 10 21580 ahkam 2014 24 1 134
  2. Hukum Mencegah Kehamilan Perspektif Imam Ghazali dan Syekh Abdullah Bin Baaz | Al-Hukama': The Indonesian... doi.org/10.15642/alhukama.2019.9.1.76-102Hukum Mencegah Kehamilan Perspektif Imam Ghazali dan Syekh Abdullah Bin Baaz Al Hukama The Indonesian doi 10 15642 alhukama 2019 9 1 76 102
  3. Argumen Program Keluarga Berencana (KB) Dalam Islam | Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum.... ejournal.uinsaid.ac.id/index.php/al-ahkam/article/view/501Argumen Program Keluarga Berencana KB Dalam Islam Al Ahkam Jurnal Ilmu SyariAoah dan Hukum ejournal uinsaid ac index php al ahkam article view 501
Read online
File size407.29 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test