UGMUGM
Gadjah Mada International Journal of BusinessGadjah Mada International Journal of BusinessThe informal sector in Indonesia is massive and has become a challenge to the growth of the open market economy. Explanations of the cause of informality have shifted over time from structural dualism to excessive government regulation. This paper argues that merely focusing on the high cost regulation may not reveal the bottom line of informality. Assessment and elaboration of informality need the help of the transaction cost approach that suggests that informality in the economy exists due to the high-transaction-cost institutional framework. To support the argument, this paper provides a preliminary study on the transaction costs borne by firms in the industrial manufacturing sector based on two industrial surveys conducted by BPS-Statistics Indonesia, which are the 2009 survey on medium and large-scale enterprises (MLEs) and the 2010 survey on micro and small-scale enterprises (MSEs). This paper shows that micro and small-scale enterprises with no legality bore the least transaction costs compared to those operating legally, both micro and small-scale, as well as medium and large-scale enterprises. Consequently, regulatory reforms aimed at reducing transaction costs, not merely aimed at reducing official costs and simplifying procedures, are the keys to achieving economic growth while ensuring full participation of the private sector.
The study concludes that the existence of the informal sector in Indonesia can be explained by the high transaction costs faced by entrepreneurs in the manufacturing sector.These costs are influenced by the scale of firms, investment specificity, local institutional frameworks, and the formality status of the businesses.Reducing transaction costs, rather than solely focusing on official costs and procedures, is crucial for fostering economic growth and ensuring the full participation of the private sector.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi secara spesifik komponen biaya transaksi mana yang paling signifikan membebani pelaku usaha di sektor informal, terutama di berbagai jenis industri dengan karakteristik yang berbeda. Hal ini dapat dilakukan dengan studi kasus mendalam pada beberapa sektor industri terpilih, atau dengan survei yang lebih komprehensif yang dirancang untuk mengukur berbagai aspek biaya transaksi, seperti biaya informasi, biaya negosiasi, dan biaya penegakan kontrak. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi bagaimana peran lembaga informal, seperti norma sosial dan kepercayaan, mempengaruhi biaya transaksi dan keputusan pelaku usaha untuk beroperasi di sektor informal. Studi ini dapat menggunakan metode etnografi atau wawancara mendalam untuk memahami dinamika interaksi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam konteks biaya transaksi. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kebijakan yang efektif untuk mengurangi biaya transaksi dan mendorong formalisasi sektor informal, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari berbagai jenis usaha dan wilayah geografis di Indonesia. Model ini perlu diuji coba melalui simulasi atau eksperimen kebijakan untuk memastikan efektivitasnya sebelum diterapkan secara luas.
| File size | 295.17 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Jumlah sampel 70 responden. Teknik sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan jenis accidental sampling. Hasil t-test menunjukan bahwaJumlah sampel 70 responden. Teknik sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan jenis accidental sampling. Hasil t-test menunjukan bahwa
HTPHTP Upaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) masih menjadi permasalahan yang sulit diselesaikan, khususnya pada sektor informal. Di sisi lain, pekerjaanUpaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) masih menjadi permasalahan yang sulit diselesaikan, khususnya pada sektor informal. Di sisi lain, pekerjaan
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Untuk mencapai ekonomi sirkular yang matang, diperlukan indikator harmonisasi, regulasi yang dapat ditegakkan, serta mekanisme pembiayaan yang kuat danUntuk mencapai ekonomi sirkular yang matang, diperlukan indikator harmonisasi, regulasi yang dapat ditegakkan, serta mekanisme pembiayaan yang kuat dan
UNSUNS Kesehatan mental yang tidak terlindungi di kalangan karyawan dapat berdampak merugikan pada produktivitas dan ekonomi nasional. Namun, peraturan ketenagakerjaanKesehatan mental yang tidak terlindungi di kalangan karyawan dapat berdampak merugikan pada produktivitas dan ekonomi nasional. Namun, peraturan ketenagakerjaan
POLTEKMUPOLTEKMU Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman TOGA bagi penanggulangan infeksi jamur dan meningkatkan pemanfaatan apotik hidup terhadap peningkatanPengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman TOGA bagi penanggulangan infeksi jamur dan meningkatkan pemanfaatan apotik hidup terhadap peningkatan
POLTEKMUPOLTEKMU Tujuan Pengabdian Masyarakat pada kegiatan pemeriksaan asam urat adalah agar masyarakat dapat mengetahui hasil pemeriksaan asam urat dan memulai kesadaranTujuan Pengabdian Masyarakat pada kegiatan pemeriksaan asam urat adalah agar masyarakat dapat mengetahui hasil pemeriksaan asam urat dan memulai kesadaran
POLTEKMUPOLTEKMU Salah satu faktor risiko yang dapat mempengaruhi masalah kesehatan masyarakat yaitu kebersihan masyarakat dan pola hidup yang kurang sehat. MasyarakatSalah satu faktor risiko yang dapat mempengaruhi masalah kesehatan masyarakat yaitu kebersihan masyarakat dan pola hidup yang kurang sehat. Masyarakat
DINASTIREVDINASTIREV Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam tahap pengembangan telah berhasil mengoptimalkan pengembangan wisataHasil kajian menunjukkan bahwa dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam tahap pengembangan telah berhasil mengoptimalkan pengembangan wisata
Useful /
YARSIYARSI Populasi penelitian yaitu ibu PKK di Kelurahan Cempaka Putih Timur dengan sampel sebanyak 70 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Subjek Informasi:Populasi penelitian yaitu ibu PKK di Kelurahan Cempaka Putih Timur dengan sampel sebanyak 70 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Subjek Informasi:
UBHINUSUBHINUS Program ini merupakan implementasi pertama dari model bank sampah berbasis ekonomi sirkular dengan integrasi teknologi pemilah sampah di tingkat desa.Program ini merupakan implementasi pertama dari model bank sampah berbasis ekonomi sirkular dengan integrasi teknologi pemilah sampah di tingkat desa.
UNSUNS Implementasi sistem manajemen energi berdampak positif pada peningkatan efisiensi energi perusahaan. Perusahaan yang menerapkan SME secara konsisten mengalamiImplementasi sistem manajemen energi berdampak positif pada peningkatan efisiensi energi perusahaan. Perusahaan yang menerapkan SME secara konsisten mengalami
IPBIPB Evaluasi kesesuaian lahan sangat penting dalam perencanaan penggunaan lahan guna mencapai sistem pangan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untukEvaluasi kesesuaian lahan sangat penting dalam perencanaan penggunaan lahan guna mencapai sistem pangan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk