UIN MALANGUIN MALANG

JIAJIA

Desain dan pengelolaan masjid saat ini menjadi subjek kritik karena tidak responsif terhadap kebutuhan kelompok pengguna yang berbeda dan menyebabkan masalah keadilan sosial-ruang antara gender dan generasi. Studi ini memeriksa sejauh mana masjid menyediakan inklusi sosial-ruang dengan menganalisis masalah yang dialami pengguna, kepuasan pengguna, dan persepsi pengguna tentang inklusi sosial-ruang masjid. Secara metodologis, survei online dilakukan dengan 521 peserta yang tinggal di Turki. Selain itu, akan diadakan workshop dengan 17 peserta yang saat ini terlibat dalam penelitian tentang desain masjid untuk mengembangkan proposal tingkat strategis untuk mengatasi masalah yang diidentifikasi. Studi ini mengungkapkan bahwa ada masalah sosial-ruang kritis yang dihadapi pengguna di masjid: (1) masalah ketidaksetaraan representasi dalam pengambilan keputusan tentang desain dan pengelolaan masjid (kesenjangan responsivitas terbatas terhadap kesetaraan representasi pengguna), (2) harapan karena diabaikan kebutuhan stakeholder penting seperti wanita, anak-anak, dan pemuda dalam masyarakat (3). Hanya kelompok pengguna yang sangat terbatas (18,4%) yang puas dengan pengalaman ruang di masjid. Selain itu, hampir sepertiga responden (30,1%) menganggap masjid sebagai ruang pria berusia menengah atau tua, dengan persepsi ini lebih umum di antara wanita dan orang muda. Di akhir studi, kami membahas dimensi sosial-ruang yang akan membentuk dasar untuk Masjid untuk Semua.

Studi ini telah mengungkapkan bahwa pengguna masjid menghadapi beberapa masalah sosial-ruang kritis.Ini termasuk masalah ketidaksetaraan representasi dalam proses pengambilan keputusan seputar desain dan pengelolaan masjid.Ini dapat didefinisikan sebagai kesenjangan kesetaraan representasi.Selain itu, ada kurangnya responsivitas terhadap harapan ruang pengguna karena diabaikan kebutuhan stakeholder penting, termasuk wanita, anak-anak, dan pemuda dalam masyarakat.Akibatnya, hanya minoritas pengguna (18,4%) yang puas dengan pengalaman ruang di masjid.Selain itu, hampir sepertiga responden (30,1%) menganggap masjid sebagai ruang yang terutama untuk pria berusia menengah atau tua.Kemudian, untuk mengatasi masalah ini, kami mengidentifikasi dimensi sosial-ruang yang berkontribusi pada konsep Masjid untuk Semua.

Berdasarkan hasil penelitian, kami mengusulkan beberapa dimensi sosial-ruang yang berkontribusi pada konsep Masjid untuk Semua. Pertama, masjid harus responsif terhadap semua pengguna, memenuhi harapan dari perspektif keadilan sosial-ruang dan fokus pada masalah kesenjangan inklusi sosial-ruang yang diidentifikasi sebelumnya. Kedua, penting untuk menciptakan suasana yang ramah dan inklusif di masjid, serta mendorong sosialisasi dan rasa memiliki. Ketiga, masjid harus menyediakan fasilitas yang adil untuk semua pengguna, terutama di ruang yang dialokasikan untuk wanita. Keempat, masjid harus dirancang dengan pendekatan desain fleksibel untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna dan kegiatan yang berbeda. Selain itu, kami mengusulkan pengembangan aplikasi seluler yang memungkinkan komunikasi dua arah antara pengguna masjid dan pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaannya. Aplikasi ini akan memungkinkan pengguna untuk melaporkan masalah dan memberikan umpan balik tentang pengalaman mereka, serta membantu pihak berwenang untuk mengamati masalah yang dialami di masjid dan meningkatkan layanan yang disediakan. Akhirnya, kami menyarankan pendekatan desain dan pengelolaan partisipatif yang melibatkan publik dan ahli dalam proses desain dan pengelolaan masjid, untuk memastikan responsivitas terhadap kebutuhan semua pengguna.

  1. Significance of the Application of Universal Design in Mosque Buildings in Malaysia | Scientific.Net.... doi.org/10.4028/scientific.net/amm.747.72Significance of the Application of Universal Design in Mosque Buildings in Malaysia Scientific Net doi 10 4028 scientific amm 747 72
  2. Toward Women-Friendly Mosques | American Journal of Islam and Society. toward women friendly mosques... ajis.org/index.php/ajiss/article/view/3024Toward Women Friendly Mosques American Journal of Islam and Society toward women friendly mosques ajis index php ajiss article view 3024
  3. EVALUATION OF UNIVERSAL DESIGN REQUIREMENTS APPLICATION IN PUBLIC MOSQUES IN BANDUNG | Malaysian Journal... mjphm.org/index.php/mjphm/article/view/692EVALUATION OF UNIVERSAL DESIGN REQUIREMENTS APPLICATION IN PUBLIC MOSQUES IN BANDUNG Malaysian Journal mjphm index php mjphm article view 692
  4. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1757-899x/401/1/012032Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1757 899x 401 1 012032
Read online
File size1.7 MB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test