PUSLITBANGPLNPUSLITBANGPLN

Journal of Technology and Policy in Energy and Electric PowerJournal of Technology and Policy in Energy and Electric Power

Praktik manajemen terbaik untuk perusahaan dengan sistem manajemen yang berbeda adalah menyelaraskan berbagai sistem manajemen menjadi satu sistem, biasanya disebut sebagai sistem manajemen terpadu. Melalui beberapa studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi implementasi praktis dalam upaya memahami fenomena yang muncul dalam penelitian sistem manajemen terpadu. Analisis penelitian terkait menunjukkan bahwa penelitian sistem manajemen terpadu saat ini fokus pada kerangka kerja yang paling umum digunakan dan berpengaruh dalam sistem manajemen terpadu, yang terdiri dari integrasi sistem manajemen kualitas, lingkungan, dan kesehatan serta keselamatan kerja. Kerangka kerja ini juga dikonfirmasi oleh temuan penelitian ini di unit transmisi listrik di Indonesia. Kontribusi utama penelitian ini adalah memberikan wawasan berharga kepada peneliti dan praktisi tentang perkembangan konseptual dan praktis terkini dalam implementasi sistem manajemen terpadu sebagai praktik manajemen terbaik.

Implementasi sistem manajemen terpadu (IMS) efektif untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pihak berkepentingan serta mengelola aktivitas dan proses terkait di unit transmisi listrik Indonesia, dengan pertimbangan sektor bisnis dan ukuran perusahaan.Implementasi IMS di unit transmisi listrik Indonesia telah mengikuti perkembangan praktik manajemen terbaik tetapi masih perlu dikembangkan lebih lanjut agar lebih standar.Implementasi sebaiknya dilakukan pada level perusahaan induk (tingkat strategis) agar kerangka IMS dan pihak yang bertanggung jawab di unit transmisi listrik lebih standar.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak implementasi sistem manajemen terpadu (IMS) pada usaha kecil dan menengah di sektor energi, serta membandingkan efektivitas berbagai kerangka IMS dalam konteks lokal. Selain itu, studi tentang integrasi teknologi digital dalam IMS untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepatuhan lingkungan dapat menjadi arah baru. Penelitian juga perlu mengembangkan metode pengukuran kematangan IMS yang lebih komprehensif, termasuk indikator kinerja kualitas, lingkungan, dan keselamatan kerja, serta mengeksplorasi strategi adaptasi IMS terhadap perubahan regulasi dan kebijakan nasional.

  1. Systemic Thinking for Policy Making | OECD. systemic thinking policy making oecd skip main content potential... doi.org/10.1787/879c4f7a-enSystemic Thinking for Policy Making OECD systemic thinking policy making oecd skip main content potential doi 10 1787 879c4f7a en
  2. Critical analysis of information about integrated management systems and environmental policy on the... doi.org/10.1002/csr.1866Critical analysis of information about integrated management systems and environmental policy on the doi 10 1002 csr 1866
  3. Guidelines to build the bridge between sustainability and integrated management systems: A way to increase... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/csr.2308Guidelines to build the bridge between sustainability and integrated management systems A way to increase onlinelibrary wiley doi 10 1002 csr 2308
Read online
File size336.49 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test