UmriUmri

Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRIJurnal Pengabdian UntukMu NegeRI

Balita pendek (stunting) masih menjadi permasalahan kesehatan di Indonesia. Salah satu upaya meningkatkan status gizi masyarakat dalam rangka pencegahan stunting yaitu dengan memanfaatkan makanan fermentasi tradisional yang kaya gizi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam memanfaatkan makanan fermentasi tradisional Kuansing sebagai sumber gizi bagi ibu hamil dan balita. Pelatihan dilaksanakan pada 30 Agustus 2025 di Gedung Serbaguna Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi, dengan 26 peserta kader Posyandu. Metode pelaksanaan meliputi pemutaran video edukasi, pembagian buku saku, diskusi interaktif, dan demonstrasi produk fermentasi seperti pekasam, sarobuong, dan puduong. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan peserta dari rata-rata 50 menjadi 70 setelah pelatihan. Kegiatan ini membuktikan efektivitas edukasi berbasis IPTEKS dalam meningkatkan pemahaman gizi masyarakat serta pelestarian pangan lokal tradisional.

Pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan kader Posyandu tentang manfaat dan cara pemanfaatan makanan fermentasi tradisional Kuansing.Kegiatan juga berperan dalam pelestarian pangan lokal serta membuka peluang kewirausahaan berbasis produk fermentasi.Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah lain di Kabupaten Kuantan Singingi.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi kandungan gizi spesifik dalam berbagai jenis makanan fermentasi tradisional Kuansing, termasuk analisis mikrobiotanya, guna memahami potensi manfaat kesehatan yang lebih detail. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan praktik masyarakat terkait konsumsi makanan fermentasi, serta faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi dan keberlanjutan konsumsi makanan tersebut. Ketiga, pengembangan inovasi produk makanan fermentasi berbasis Kuansing dengan memperhatikan aspek keamanan pangan, daya simpan, dan cita rasa yang disukai konsumen, dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal.

  1. Pelatihan dan Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pemanfaatan Makanan Fermentasi Tradisional Kuansing untuk... ejurnal.umri.ac.id/index.php/PengabdianUMRI/article/view/10439Pelatihan dan Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pemanfaatan Makanan Fermentasi Tradisional Kuansing untuk ejurnal umri ac index php PengabdianUMRI article view 10439
  2. Stunting di Indonesia: Tantangan dan Solusi di Era Modern | Journal of Telenursing (JOTING). stunting... journal.ipm2kpe.or.id/index.php/JOTING/article/view/6930Stunting di Indonesia Tantangan dan Solusi di Era Modern Journal of Telenursing JOTING stunting journal ipm2kpe index php JOTING article view 6930
Read online
File size425.2 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test