UNISAIUNISAI

Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis IslamJurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Islam

Penelitian ini menjelaskan apakah ada pengaruh promosi tabungan wadiah terhadap minat masyarakat di Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen yang dapat diukur melalui indikator-indikator promosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara parsial dan bagaimana promosi tabungan wadiah berpengaruh terhadap minat masyarakat serta seberapa besar pengaruh promosi tabungan wadiah yang dilakukan terhadap minat masyarakat. Penelitian ini digolongkan ke dalam penelitian lapangan (field research), data primer diperoleh dari kuesioner sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumentasi. Adapun dalam penelitian ini metodologi penelitian yang digunakan metode kuantitatif dengan teknik sampling insidental. Penyebaran data dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada masyarakat di Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen sebanyak 100 responden. Analisis ini meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier sederhana, koefisien determinasi, dan uji parsial (Uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi tabungan wadiah berpengaruh terhadap minat masyarakat Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen, hal tersebut dilihat dari persamaan regresi yang dihasilkan menggunakan SPSS 25 menunjukkan bahwa tingkat thitung sebesar 2,685 > 1,6602. Menandakan bahwa thitung > ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima artinya bahwa promosi tabungan wadiah berpengaruh signifikan terhadap minat masyarakat. Sedangkan besarnya pengaruh promosi tabungan wadiah (X) terhadap minat masyarakat (Y) dapat dilihat dari nilai r square sebesar 6,9% sedangkan sisanya 93,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diketahui dan tidak termasuk dalam analisis regresi ini.

Promosi tabungan wadiah berpengaruh signifikan terhadap minat masyarakat Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen, terbukti dari nilai t hitung 2,685 (p=0,009) yang lebih besar daripada nilai t tabel.Besarnya pengaruh tercermin dari nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,069, menunjukkan bahwa promosi menjelaskan 6,9% variansi minat masyarakat, sementara 93,1% dipengaruhi faktor lain.Oleh karena itu, promosi tabungan wadiah dapat menjadi strategi penting bagi bank syariah, namun diperlukan penelitian lanjutan dengan menambah variabel independen lain untuk memperjelas faktor-faktor yang memengaruhi minat menabung.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pertanyaan apakah penggunaan media digital, seperti media sosial dan aplikasi perbankan, meningkatkan efektivitas promosi tabungan wadiah dalam meningkatkan minat menabung masyarakat, dengan membandingkan hasil antar platform digital dan tradisional. Selanjutnya, dapat diteliti bagaimana tingkat kepercayaan nasabah terhadap institusi keuangan syariah serta persepsi religius berperan sebagai variabel mediasi antara promosi tabungan wadiah dan minat menabung, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor psikologis yang memperkuat atau melemahkan pengaruh promosi. Penelitian ketiga dapat mengadopsi desain longitudinal yang melibatkan beberapa wilayah kecamatan di provinsi Aceh untuk mengamati dinamika perubahan minat masyarakat seiring waktu dan menguji konsistensi pengaruh promosi tabungan wadiah di berbagai konteks sosial‑ekonomi. Selain itu, studi komparatif antara bank syariah dan bank konvensional dapat memberikan wawasan tentang perbedaan strategi promosi yang paling efektif dalam konteks keuangan syariah. Akhirnya, integrasi variabel independen tambahan seperti kualitas layanan, kemudahan akses, dan insentif penawaran dapat dievaluasi secara kuantitatif untuk memperluas model regresi yang menjelaskan variasi minat menabung secara lebih komprehensif.

Read online
File size441.25 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test