AKRABJUARAAKRABJUARA

Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialAkrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi media massa dalam penyebaran informasi teror pada film 13 Bom di Jakarta. Film tersebut menampilkan bagaimana kelompok teroris memanfaatkan media sebagai sarana untuk menebarkan ketakutan melalui penyiaran ancaman di televisi dan platform digital, serta bagaimana pemerintah menggunakan media untuk memberikan imbauan dan membangun solidaritas publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce, yang meliputi tiga elemen utama: ikon, indeks, dan simbol. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap adegan-adegan yang menampilkan peran media dalam alur cerita film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media massa dalam film ini memiliki peran ganda, yakni sebagai instrumen penyebar teror dan sebagai alat kontrol informasi oleh negara. Representasi tersebut menggambarkan realitas sosial di mana media berfungsi tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pembentuk opini publik dan konstruksi persepsi terhadap isu terorisme.

Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa film 13 Bom di Jakarta menggambarkan realitas sosial dalam media massa yang mempunyai peran ganda, yakni sebagai penyebar teror dan alat kontrol informasi.Media massa dalam film ini tidak hanya menyebarkan informasi teror, tetapi juga mempengaruhi opini publik dan sejarah dari risiko terorisme.Film ini menampilkan pentingnya media dalam menyebarkan pesan politik dan ideologi teroris serta tanggapan pemerintah.

Penelitian lanjutan dapat menggali pengaruh jongkositas persaingan media yang mempengaruhi pandangan publik dalam keadaan krisis terorisme. Sebagai contoh, bagaimana orqnisasi pengmarkasiran, media sosial, dan platform informasi bisa merawat informasi yang berpotensi menyebabkan ketakutan, dan bagaimana media memiliki peran pendiplikan dalam mendidik publik tentang perawatan media. Pengkajian lebih dalam tentang strategi komunikasi pemerintah saat krisis terorisme bisa dilihat melalui perbandingan dengan negara lain dan bagaimana media yang berlomba-lomba untuk mempublikasikan kabar terorisme sebisa mungkin memiliki dampak yang tidak beragama untuk masyarakat yang sedang mengalami trauma.

Read online
File size423.45 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test