PTIQPTIQ
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan IslamIQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan IslamArtikel ini membahas tentang relevansi pemikiran KH Imam Zarkasi tentang Pendidikan Islam untuk mengembangkan intrapersonal inteligensi. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan menggunakan metode deskriptif‑kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran‑pemikiran masih sangat relevan diterapkan dalam upaya mengembangkan intrapersonal inteligensi siswa. Di antara pemikirannya adalah: (1) pengembangan intrapersonal inteligensi dilakukan dengan dua cara; secara sengaja melalui pendidikan formal dan secara tidak sengaja melalui interaksi dengan lingkungan sekitar; (2) metode pembelajaran untuk mengembangkan intrapersonal inteligensi dilakukan melalui latihan individu, mempercayakan anak melakukan tugasnya sendiri dengan tanggungjawab, memberi kesempatan membuat keputusan sendiri, serta kegiatan serupa. Melalui lembaga yang dikembangkannya, yaitu Pondok Pesantren Gontor, KH Imam Zarkasi mengembangkan gagasan‑gagasannya, antara lain pelaksanaan pembelajaran melalui sistem klasikal, penggunaan metode yang memungkinkan anak mengembangkan daya pikir secara kritis, independen, dan bertanggung jawab, serta memberikan kegiatan ekstrakurikuler sebagai sarana mengembangkan diri.
Pemikiran KH Imam Zarkasyi tentang Pendidikan Islam tetap relevan untuk membentuk kecerdasan intrapersonal pada generasi kini.Pembentukan intrapersonal dapat dilakukan secara sengaja melalui lembaga pendidikan formal dan tidak sengaja melalui interaksi lingkungan, dengan menekankan latihan individu, pengambilan keputusan, dan tanggung jawab.Implementasinya tercermin dalam sistem klasikal, metode pembelajaran kritis, serta kegiatan ekstrakurikuler di Pondok Pesantren Gontor.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi digital dalam sistem klasikal pesantren dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran intrapersonal pada generasi Alfa, misalnya dengan menguji platform pembelajaran daring yang mendukung refleksi diri. Selanjutnya, studi komparatif antara pendekatan latihan individu yang diterapkan di pesantren Gontor dengan model pembelajaran kolaboratif di sekolah formal dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi perkembangan kecerdasan intrapersonal. Terakhir, penelitian longitudinal mengenai dampak kegiatan ekstrakurikuler berbasis nilai Islam terhadap perkembangan rasa tanggung jawab dan kemampuan pengambilan keputusan siswa dapat memberikan bukti empiris tentang kontribusi aktivitas non‑akademik terhadap pembentukan karakter intrapersonal.
- Pembaharuan Sistem Pendidikan di Pesantren | Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman. pembaharuan sistem... ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/alinsyiroh/article/view/3819Pembaharuan Sistem Pendidikan di Pesantren Al Insyiroh Jurnal Studi Keislaman pembaharuan sistem ejournal kopertais4 madura index php alinsyiroh article view 3819
- Login. main navigation content sidebar ejournal.umm.ac.id/index.php/progressiva/article/view/7404Login main navigation content sidebar ejournal umm ac index php progressiva article view 7404
| File size | 450.18 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSAUINSA PAI memiliki peran utama dalam membentuk pemahaman agama siswa, sehingga kemampuan guru untuk menyampaikan materi secara efektif sangat krusial. PenelitianPAI memiliki peran utama dalam membentuk pemahaman agama siswa, sehingga kemampuan guru untuk menyampaikan materi secara efektif sangat krusial. Penelitian
ILININSTITUTEILININSTITUTE Kegiatan edukasi kesehatan dan pelatihan pengolahan bawang dayak menjadi teh celup terbukti memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kelurahan HabaringKegiatan edukasi kesehatan dan pelatihan pengolahan bawang dayak menjadi teh celup terbukti memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kelurahan Habaring
ILININSTITUTEILININSTITUTE Berdasarkan hasil riset uji kalor biobriket kulit durian dapat dijelaskan bahwa panas yang dihasilkan cukup untuk menggantikan batu arang yang saat iniBerdasarkan hasil riset uji kalor biobriket kulit durian dapat dijelaskan bahwa panas yang dihasilkan cukup untuk menggantikan batu arang yang saat ini
ILININSTITUTEILININSTITUTE Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan pembuatan simplisia serta herbal gel peel off serbuk berbahan ampas teh hijau danKegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan pembuatan simplisia serta herbal gel peel off serbuk berbahan ampas teh hijau dan
STAIBANISALEHSTAIBANISALEH Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pedagogis holistik yang relevan untuk pendidikan formal maupun nonformal, bertujuan membentuk karakterPenelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pedagogis holistik yang relevan untuk pendidikan formal maupun nonformal, bertujuan membentuk karakter
CIVILIZACIVILIZA Artikel ini bertujuan merangkum konsep dasar metodologi dalam Islamic Studies, ruang lingkupnya, serta pendekatan klasik dan kontemporer. Dengan menggunakanArtikel ini bertujuan merangkum konsep dasar metodologi dalam Islamic Studies, ruang lingkupnya, serta pendekatan klasik dan kontemporer. Dengan menggunakan
IICETIICET Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sosial, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisisMenggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sosial, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis
MANDALANURSAMANDALANURSA Artikel ini menyelidiki peran kegiatan keagamaan, khususnya istighotsah dan majelis talim, dalam membentuk dan mengubah kesadaran keagamaan di Karangmloko,Artikel ini menyelidiki peran kegiatan keagamaan, khususnya istighotsah dan majelis talim, dalam membentuk dan mengubah kesadaran keagamaan di Karangmloko,
Useful /
UINSAUINSA Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen selama 40 hari dengan fokusMenggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen selama 40 hari dengan fokus
UINSAUINSA Kedua pendekatan ini dapat saling mendukung dalam upaya menyebarkan pesan agama dan berdampak positif terhadap masyarakat kontemporer. Gus Iqdam telahKedua pendekatan ini dapat saling mendukung dalam upaya menyebarkan pesan agama dan berdampak positif terhadap masyarakat kontemporer. Gus Iqdam telah
STTMWCSTTMWC Namun, dalam konteks gereja masa kini, gereja menghadapi krisis spiritualitas: ibadah menjadi rutinitas, relasi iman melemah, dan pemahaman tentang gerejaNamun, dalam konteks gereja masa kini, gereja menghadapi krisis spiritualitas: ibadah menjadi rutinitas, relasi iman melemah, dan pemahaman tentang gereja
CIVILIZACIVILIZA Kontinuitas epistemologis tetap terjaga melalui otoritas Al‑Quran dan Hadits, namun orientasi metodologis beralih dari teosentris ke antroposentris untukKontinuitas epistemologis tetap terjaga melalui otoritas Al‑Quran dan Hadits, namun orientasi metodologis beralih dari teosentris ke antroposentris untuk