STIE MCESTIE MCE

Journal of Accounting, Business and Management (JABM)Journal of Accounting, Business and Management (JABM)

Bank-bank syariah menunjukkan stabilitas ekonomi melalui penerapan model bisnis dan prinsip operasional berbasis syariah, khususnya dalam pelaporan tata kelola syariah dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Penelitian ini menguji bagaimana pengungkapan oleh dewan direksi (BOD), dewan pengawas syariah (SSB), dan komite audit (AC) memengaruhi kinerja keuangan, dengan CSR sebagai variabel mediasi. Sampel penelitian mencakup 12 bank syariah di Indonesia selama periode 2019‑2023, menghasilkan 60 observasi. Hasil menunjukkan BOD berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, sedangkan SSB dan AC memberikan dampak negatif. Selain itu, CSR berperan sebagai variabel mediasi antara tata kelola syariah dan kinerja keuangan, menandakan bahwa institusi yang menekankan pentingnya CSR cenderung mengalokasikan sumber daya yang memadai untuk program CSR yang efektif.

Penelitian ini menemukan bahwa penerapan tata kelola syariah memiliki dampak signifikan terhadap kinerja keuangan bank syariah, di mana dewan direksi memberikan kontribusi positif sementara dewan pengawas syariah dan komite audit menunjukkan efek negatif akibat koordinasi yang rumit.Selain itu, tanggung jawab sosial perusahaan berperan sebagai perantara yang memperkuat hubungan antara tata kelola syariah dan kinerja keuangan, menyoroti pentingnya integrasi CSR dalam strategi perusahaan.Oleh karena itu, institusi yang menyadari nilai CSR cenderung mengalokasikan sumber daya yang cukup untuk mengembangkan program CSR yang efektif guna meningkatkan nilai jangka panjang.

Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah variasi ukuran bank syariah memoderasi pengaruh dewan pengawas syariah dan komite audit terhadap kinerja keuangan, sehingga memberikan wawasan tentang skala organisasi yang optimal. Selanjutnya, studi longitudinal dengan memperluas cakupan geografis dan periode waktu dapat menilai konsistensi temuan ini di berbagai negara dan kondisi ekonomi, serta mengidentifikasi tren jangka panjang. Terakhir, peneliti dapat menambahkan variabel mediasi atau moderasi lain, seperti inovasi produk syariah atau kebijakan makroekonomi, untuk mengevaluasi bagaimana faktor eksternal dan internal bersama-sama memengaruhi hubungan antara tata kelola syariah, CSR, dan kinerja keuangan bank syariah.

  1. Credibility of sustainability reports: The contribution of audit committees - Al‐Shaer - 2018... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/bse.2046Credibility of sustainability reports The contribution of audit committees AlyAAAaShaer 2018 onlinelibrary wiley doi 10 1002 bse 2046
  2. Organizational Legitimacy - John Dowling, Jeffrey Pfeffer, 1975. legitimacy john dowling jeffrey pfeffer... journals.sagepub.com/doi/10.2307/1388226Organizational Legitimacy John Dowling Jeffrey Pfeffer 1975 legitimacy john dowling jeffrey pfeffer journals sagepub doi 10 2307 1388226
  3. Home Page. home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies... Doi.OrgHome Page home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies Doi Org
  4. HOW BANKS’ INTERNAL GOVERNANCE MECHANISMS INFLUENCE RISK (...). banks internal governance mechanisms... doi.org/10.22495/cocv12i3p6HOW BANKSAo INTERNAL GOVERNANCE MECHANISMS INFLUENCE RISK banks internal governance mechanisms doi 10 22495 cocv12i3p6
Read online
File size308.93 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test