LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA
Masyarakat Mandiri dan BerdayaMasyarakat Mandiri dan BerdayaMerokok merupakan salah satu penyebab utama kematian yang dapat dicegah secara global. Prevalensi merokok pada remaja semakin meningkat akibat pengaruh lingkungan dan kurangnya kesadaran akan dampak buruk yang ditimbulkan. Masa transisi remaja menghadirkan tantangan dalam pembentukan jati diri, sehingga muncul perilaku meniru orang dewasa, termasuk merokok, sebagai bentuk eksistensi diri. Oleh karena itu, edukasi mengenai bahaya rokok sangat penting diberikan kepada remaja guna meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta membentuk sikap dan persepsi positif untuk menghindari perilaku merokok. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap dampak negatif merokok, mendorong kemampuan mereka dalam menolak ajakan merokok serta menekankan pentingnya upaya preventif dan kuratif dalam mengatasi kebiasaan merokok di kalangan usia remaja. Kegiatan penyuluhan ini melibatkan sebanyak 32 siswa-siswi dari kelas XI, yang menjadi target sasaran karena berada dalam rentang usia remaja yang rentan terhadap pengaruh rokok.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, pengetahuan siswa-siswi SMAN 34 Jakarta mengenai bahaya merokok mengalami peningkatan yang signifikan.Siswa mampu memahami materi dengan lebih baik, sebagaimana terlihat dari peningkatan hasil tes, yaitu dari 56% pada pre-test menjadi 78% pada post-test.Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi edukatif dapat menjadi salah satu strategi preventif yang efektif dalam menekan angka perokok pemula di kalangan remaja.Diharapkan pula para remaja mampu menjadi agen perubahan dengan menularkan pengetahuan yang telah didapat kepada teman sebaya serta mengambil keputusan yang lebih bijak dalam menjaga kesehatan diri.Kolaborasi antara sekolah, tenaga kesehatan, dan orang tua juga penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perilaku hidup sehat tanpa rokok.
Untuk menekan angka perokok pemula di kalangan remaja, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, institusi pendidikan dapat berperan aktif dalam mengedukasi bahaya merokok melalui kurikulum, seminar, atau kampanye kesehatan yang melibatkan guru, dosen, dan tenaga kependidikan sebagai role model. Selain itu, membentuk kelompok dukungan sebaya dapat menjadi strategi efektif untuk menciptakan norma sosial yang menolak merokok. Kedua, penguatan regulasi dan pengawasan terhadap peredaran rokok di lingkungan sekitar sekolah sangat penting untuk mencegah akses remaja terhadap rokok. Ketiga, penyediaan program pendampingan bagi remaja yang ingin berhenti merokok dapat membantu mereka dalam proses berhenti merokok dan mencegah relaps. Dengan kolaborasi antara sekolah, tenaga kesehatan, dan orang tua, serta dukungan dari komunitas remaja, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perilaku hidup sehat tanpa rokok dan mengurangi dampak negatif merokok pada generasi muda.
| File size | 177.61 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTESAPOLTESA Penelitian ini berhasil membuat aplikasi pengelolaan aset dan peminjaman barang laboratorium dan bengkel. Aplikasi ini dilengkapi dengan riwayat peminjamanPenelitian ini berhasil membuat aplikasi pengelolaan aset dan peminjaman barang laboratorium dan bengkel. Aplikasi ini dilengkapi dengan riwayat peminjaman
POLTESAPOLTESA Pemerintah Daerah Sambas telah melaksanakan pertemuan PTM di sekolah mulai tingkat SD hingga SMA. Walaupun pembelajaran sudah tidak dilakukan secara onlinePemerintah Daerah Sambas telah melaksanakan pertemuan PTM di sekolah mulai tingkat SD hingga SMA. Walaupun pembelajaran sudah tidak dilakukan secara online
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Inisiatif ini juga menunjukkan bahwa pendidikan hukum berbasis sekolah dapat memicu perubahan perilaku positif, membina pengambilan keputusan yang tepat,Inisiatif ini juga menunjukkan bahwa pendidikan hukum berbasis sekolah dapat memicu perubahan perilaku positif, membina pengambilan keputusan yang tepat,
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini mayoritas merupakan remaja berusia 14 hingga 18 tahun, dengan latar belakang pendidikan dominan pada jenjangPeserta kegiatan pengabdian masyarakat ini mayoritas merupakan remaja berusia 14 hingga 18 tahun, dengan latar belakang pendidikan dominan pada jenjang
UNIKSUNIKS Jika anak dididik dengan baik sejak usia dini hingga remaja, hal ini akan membantu mereka terhindar dari kenakalan remaja yang semakin banyak terjadi diJika anak dididik dengan baik sejak usia dini hingga remaja, hal ini akan membantu mereka terhindar dari kenakalan remaja yang semakin banyak terjadi di
FIP UNGFIP UNG Metode kegiatan menggunakan pelatihan dan bimbingan untuk membentuk konselor sebaya di SMA Negeri 1 Poso. Hasil kegiatan menunjukkan pembentukan konselorMetode kegiatan menggunakan pelatihan dan bimbingan untuk membentuk konselor sebaya di SMA Negeri 1 Poso. Hasil kegiatan menunjukkan pembentukan konselor
AKRABJUARAAKRABJUARA Media social menjadi kebutuhan semua masyarakat Indonesia, berita-berita yang terdapat di media social khususnya berita yang sedang fenomenal teruploadMedia social menjadi kebutuhan semua masyarakat Indonesia, berita-berita yang terdapat di media social khususnya berita yang sedang fenomenal terupload
CERICCERIC Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pola asuh orangtua dan harga diri anak jalanan usia remaja. Penelitian deskriptif korelatifPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pola asuh orangtua dan harga diri anak jalanan usia remaja. Penelitian deskriptif korelatif
Useful /
GOMITGOMIT K-10 menunjukkan kesesuaian secara keseluruhan dengan model Rasch (mean outfit MnSq = 1. 03±0. 27), tetapi item C10 tidak sesuai model. Reliabilitas tinggiK-10 menunjukkan kesesuaian secara keseluruhan dengan model Rasch (mean outfit MnSq = 1. 03±0. 27), tetapi item C10 tidak sesuai model. Reliabilitas tinggi
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI hasilnya siswa menjadi semangat dan termotivasi untuk terus belajar serta memanfaatkan waktu dengan baik di masa pandemi covid-19. Pendampingan belajarhasilnya siswa menjadi semangat dan termotivasi untuk terus belajar serta memanfaatkan waktu dengan baik di masa pandemi covid-19. Pendampingan belajar
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Kegagalan panen kakao pada tahun 2020 dan 2021 di Desa Karang Raja, Kabupaten Lampung Selatan, berdampak pada ekonomi petani di desa tersebut. PemanfaatanKegagalan panen kakao pada tahun 2020 dan 2021 di Desa Karang Raja, Kabupaten Lampung Selatan, berdampak pada ekonomi petani di desa tersebut. Pemanfaatan
ALJAMIAHALJAMIAH Namun, masalah hubungan internal dalam komunitas Muslim, seperti perbedaan faksi, praktik halal, dan kurangnya kohesi sosial, tetap menjadi tantangan yangNamun, masalah hubungan internal dalam komunitas Muslim, seperti perbedaan faksi, praktik halal, dan kurangnya kohesi sosial, tetap menjadi tantangan yang