STIE PORTNUMBAYSTIE PORTNUMBAY

Cendisia : Cendekia Sosial dan PengabdianCendisia : Cendekia Sosial dan Pengabdian

Menurut Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 ayat 9 dijelaskan bahwa Tridharma Perguruan Tinggi yang selanjutnya disebut Tridharma adalah kewajiban Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat. Setiap Perguruan Tinggi yang ada di wilayah Indonesia wajib menjalankan Tridharma tersebut. Istilah Pengabdian kepada masyarakat dalam UU No. 12 tahun 2012 ayat 10 diartikan sebagai kegiatan sivitas akademika yang memanfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Pelaksanaan pembinaan life skill ini dilakukan dengan metode semi privat, dimana pelatihan didampingi langsung oleh beberapa instruktur dan peserta diberikan modul yang sangat mudah untuk dipelajariBerdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan selama 6 hari, menunjukkan hasil positif. Dimana pada awal pelaksanaan sebagian besar peserta belum mampu menggunakan kompter dengan baik, namun pada akhirnya peserta mampu mengoperasikan computer dengan baik. Hal ini ditunjukkan dari hasil pengerjaan contoh-contoh soal yang diberikan, dapat dikerjakan dengan baik oleh para pesertpelatihan program Microsoft Word dan Microsoft Excel selesai dilakukan, mereka masih tetap ingin melanjutkan pelatihan untuk lebih memperdalam pengetahuannya pada program Microsoft Word dan Excel serta adanya keinginan untuk melanjutkan pelatihan dengan program Power Point dan aplikasi pembelajaran lainnya.

Pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan kualitas pengelolaan dan penyusunan laporan keuangan di Masjid At‑Taubah Perumahan Graha Ampera sehingga menjadi lebih baik dan transparan.Selain itu, konflik prasangka buruk dari sebagian kecil masyarakat terkait pengelolaan keuangan mulai termitigasi.Kegiatan di masjid pun semakin semarak, mendorong peningkatan partisipasi jamaah untuk sholat berjamaah.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis Excel terhadap tingkat transparansi dan akuntabilitas keuangan pada sejumlah masjid di wilayah berbeda selama minimal satu tahun, dengan mengukur perubahan persepsi jamaah dan kepatuhan administratif. Selanjutnya, dapat dibandingkan efektivitas penggunaan Microsoft Excel dengan perangkat lunak akuntansi berbasis cloud yang khusus dirancang untuk lembaga nirlaba, untuk menentukan mana yang lebih mudah diadopsi dan memberikan hasil laporan yang lebih akurat. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi integrasi sistem pelaporan keuangan digital dengan platform partisipasi masyarakat, misalnya melalui aplikasi mobile yang memungkinkan donatur melihat real‑time penggunaan dana, sehingga menguji apakah transparansi digital meningkatkan kepercayaan dan partisipasi donatur. Selain itu, studi kualitatif dapat mengidentifikasi hambatan budaya dan teknis yang dihadapi pengurus masjid dalam mengimplementasikan teknologi keuangan modern, sehingga menghasilkan pedoman adaptasi yang kontekstual. Akhirnya, penelitian aksi dapat menguji model pelatihan berkelanjutan yang melibatkan mentor lokal untuk memastikan keberlanjutan kompetensi setelah program awal selesai.

Read online
File size457.11 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test