KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL
Jurnal Pengabdian NusantaraJurnal Pengabdian NusantaraSistem hukum nasional Indonesia menghadapi tantangan dalam mewujudkan keadilan substansial sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Banyak produk hukum bersifat formalistik dan teknokratis, seringkali terlepas dari akar etika, spiritual, dan sosial bangsa. Dalam konteks ini, rekonstruksi hukum nasional menjadi kebutuhan, yaitu restrukturisasi sistem hukum agar selaras dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Rekonstruksi ini tidak hanya normatif-institusional, tetapi juga menuntut transformasi pada tingkat pendidikan hukum. Model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) menawarkan pendekatan inovatif yang menghubungkan teori hukum dengan konteks sosial dan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus di fakultas hukum negeri. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi kurikulum. Temuan menunjukkan bahwa CTL mampu meningkatkan kesadaran hukum, memupuk pemahaman etika, dan mendorong keterlibatan kritis terhadap produk hukum yang ada. Mahasiswa yang belajar melalui pendekatan CTL menunjukkan kemampuan menilai hukum tidak hanya dari perspektif hukum, tetapi juga dari perspektif keadilan substansial dan nilai-nilai kemanusiaan. Mereka lebih aktif dalam diskusi, reflektif dalam berpikir, dan berani mengkritik hukum yang dinilai tidak konsisten dengan prinsip-prinsip Pancasila. Selain itu, CTL terbukti menginternalisasikan nilai-nilai seperti musyawarah, kejujuran, dan tanggung jawab dalam karakter mahasiswa hukum. Namun, implementasi CTL menghadapi beberapa tantangan, seperti pelatihan dosen yang terbatas dan kurangnya integrasi kurikulum yang kontekstual. Oleh karena itu, untuk CTL berfungsi optimal sebagai jembatan antara pendidikan hukum dan rekonstruksi hukum nasional, diperlukan dukungan institusional dan penguatan pedagogis berkelanjutan. Dengan demikian, CTL memiliki potensi besar sebagai strategi transformasional dalam membentuk sistem hukum Indonesia yang adil, responsif, dan berbasis Pancasila.
Indonesias national legal system currently faces serious challenges in realizing substantive justice in accordance with the values of Pancasila.Many legal products are formalistic and technocratic so that they are less responsive to the ethical, spiritual, and social values that are the spirit of Pancasila.Therefore, the reconstruction of national law that prioritizes the noble values of the nation is needed so that the law is not only a written rule, but also an instrument of justice that is meaningful for society.Legal education plays a strategic role in this reconstruction process.Learning models such as Contextual Teaching and Learning (CTL) offer an approach that is able to connect legal theory with social reality and Pancasila values.Through CTL, law students can internalize the principles of justice, humanity, and deliberation as the foundation of thinking and acting, so that they are ready to become agents of change in building a fair national legal system.
Untuk mengoptimalkan rekonstruksi hukum nasional yang berakar pada filsafat Pancasila, perlu mengintegrasikan pendekatan pembelajaran CTL secara menyeluruh dalam kurikulum pendidikan hukum. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya memahami hukum secara tekstual, tetapi juga mampu mempelajari hukum dalam konteks sosial dan nilai-nilai etis yang hidup di masyarakat. Pelatihan dosen dan pengembangan bahan pembelajaran kontekstual harus menjadi prioritas agar metode ini dapat diterapkan secara efektif. Selain itu, diperlukan kolaborasi antara institusi pendidikan, pembuat kebijakan, dan praktisi hukum untuk memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila benar-benar tercermin dalam produk hukum dan praktik yudisial. Pendekatan multidisiplin yang menggabungkan pendidikan hukum, filsafat, dan praktik harus terus dikembangkan sebagai bagian dari agenda rekonstruksi hukum nasional agar sistem hukum Indonesia menjadi lebih responsif, adil, dan beradab.
| File size | 258.98 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKSCIPOLTEKSCI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pancasila dalam hal sosiologi agama di era globalisasi saat ini. Hasilnya menunjukkan bahwa Pancasila,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pancasila dalam hal sosiologi agama di era globalisasi saat ini. Hasilnya menunjukkan bahwa Pancasila,
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Hasil ini menjelaskan bahwa indeks lingkungan layanan tidak memadai menimbulkan penggunaan kontrasepsi yang distorsi (94,7 %). Distrik dengan lingkunganHasil ini menjelaskan bahwa indeks lingkungan layanan tidak memadai menimbulkan penggunaan kontrasepsi yang distorsi (94,7 %). Distrik dengan lingkungan
LAAROIBALAAROIBA Data yang didapatkan tersebut dianalisis dengan tahapan pengumpulan data, seleksi data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkanData yang didapatkan tersebut dianalisis dengan tahapan pengumpulan data, seleksi data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Di Indonesia, penyebaran ideologi transnasional ini sering bertentangan dengan Pancasila dan nilai budaya, sehingga memicu radikalisasi, ketegangan antar‑kelompok,Di Indonesia, penyebaran ideologi transnasional ini sering bertentangan dengan Pancasila dan nilai budaya, sehingga memicu radikalisasi, ketegangan antar‑kelompok,
GREENPUBGREENPUB Dalam rangka mengatasi dan mengantisipasi permasalahan yang dihadapi oleh peserta didik di sekolah, pemerintah menerapkan Projek Penguatan Profil PelajarDalam rangka mengatasi dan mengantisipasi permasalahan yang dihadapi oleh peserta didik di sekolah, pemerintah menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar
ITSCIENCEITSCIENCE Kemudian pengiriman surat permohonan pelaksanaan kegiatan ditujukan kepada Kepala Desa Palopat Pijorkoling. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 25 SeptemberKemudian pengiriman surat permohonan pelaksanaan kegiatan ditujukan kepada Kepala Desa Palopat Pijorkoling. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 25 September
AIRAAIRA Pelatihan pembuatan database pelanggan membantu menyelesaikan masalah pengolahan data pelanggan yang dihadapi perusahaan. Kegiatan ini mendapat dukunganPelatihan pembuatan database pelanggan membantu menyelesaikan masalah pengolahan data pelanggan yang dihadapi perusahaan. Kegiatan ini mendapat dukungan
UNISMUHUNISMUH Berdasarkan data, rata-rata hasil belajar fisika peserta kelas X MIA 5 SMA Negeri 3 Gowa sebelum penerapan model inkuiri terbimbing adalah 11,93. SetelahBerdasarkan data, rata-rata hasil belajar fisika peserta kelas X MIA 5 SMA Negeri 3 Gowa sebelum penerapan model inkuiri terbimbing adalah 11,93. Setelah
Useful /
POLTEKSCIPOLTEKSCI Hasil menunjukkan pertumbuhan signifikan publikasi di 8 tahun terakhir, dengan Tiongkok sebagai negara paling produktif dan AS sebagai negara kedua. AnalisisHasil menunjukkan pertumbuhan signifikan publikasi di 8 tahun terakhir, dengan Tiongkok sebagai negara paling produktif dan AS sebagai negara kedua. Analisis
LAAROIBALAAROIBA Aktivitas makerspace pada komunitas Gerakan Sumut Mengajar berperan sebagai ruang pendidikan, kreasi, sosial, dan pengenalan akademik bagi anak usia dini.Aktivitas makerspace pada komunitas Gerakan Sumut Mengajar berperan sebagai ruang pendidikan, kreasi, sosial, dan pengenalan akademik bagi anak usia dini.
LAAROIBALAAROIBA Praktik pembiayaan Multijasa BTN iB di BTN KC Syariah Medan mengikuti akad kafalah bil ujrah dan memenuhi ketentuan Fatwa DSN-MUI No. Penetapan ujrah dilakukanPraktik pembiayaan Multijasa BTN iB di BTN KC Syariah Medan mengikuti akad kafalah bil ujrah dan memenuhi ketentuan Fatwa DSN-MUI No. Penetapan ujrah dilakukan
SCIENCE TECH INDONESIASCIENCE TECH INDONESIA Ulasan ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi carrageenan, terutama iota-carrageenan, dalam produksi kapsul lunak sebagai pengganti gelatin, serta membandingkanUlasan ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi carrageenan, terutama iota-carrageenan, dalam produksi kapsul lunak sebagai pengganti gelatin, serta membandingkan