JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA

Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialJurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

Environmental issues in rural areas remain a serious challenge. Improperly managed waste can lead to environmental pollution. Waste management can transform it into economic and ecological value, such as by converting organic waste into compost. This waste management program is implemented through a participatory and educational approach. This waste workshop aims to raise public awareness of the importance of proper organic waste management. Long-term collaboration between the government, educational institutions, and communities is essential to ensure composting becomes more than a temporary activity but a part of peoples lifestyles.

The composting workshop successfully raised awareness among the community about the importance of managing household organic waste.The workshop demonstrated that a participatory, hands-on approach can increase community understanding and enthusiasm for environmentally friendly waste management.To achieve consistent behavioral change and foster a village ecological culture, further efforts are needed, including strengthening community capacity, providing supporting facilities, and actively involving local groups.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang dari workshop kompos terhadap perubahan perilaku pengelolaan sampah organik di masyarakat Pandanrejo. Penelitian ini dapat menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif untuk melacak perubahan kebiasaan, tingkat partisipasi, dan keberlanjutan praktik kompos. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada pengembangan model komposting yang lebih adaptif dan sesuai dengan kondisi sosial-ekonomi masyarakat setempat. Hal ini dapat mencakup eksplorasi berbagai metode kompos, penggunaan bahan-bahan lokal yang mudah didapatkan, dan desain wadah kompos yang terjangkau. Ketiga, penting untuk meneliti peran dan efektivitas berbagai aktor dalam mendukung program pengelolaan sampah organik, seperti pemerintah desa, kelompok PKK, sekolah, dan organisasi masyarakat sipil. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat kolaborasi antar aktor, serta merumuskan strategi untuk memperkuat kemitraan dan meningkatkan keberlanjutan program.

  1. Workshop Pengolahan Sampah Organik Menjadi Kompos Di Desa Suka Makmur Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok... ebsina.or.id/journals/index.php/djpm/article/view/215Workshop Pengolahan Sampah Organik Menjadi Kompos Di Desa Suka Makmur Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok ebsina journals index php djpm article view 215
  2. POTENSI DAN KESADARAN MASYARAKAT MENGOLAH LIMBAH ORGANIK DI KECAMATAN TANJUNGSARI, KABUPATEN SUMEDANG... doi.org/10.24198/Kumawula.V5i3.41179POTENSI DAN KESADARAN MASYARAKAT MENGOLAH LIMBAH ORGANIK DI KECAMATAN TANJUNGSARI KABUPATEN SUMEDANG doi 10 24198 Kumawula V5i3 41179
Read online
File size274.21 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test