PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING
Prospect: Jurnal Pemberdayaan MasyarakatProspect: Jurnal Pemberdayaan MasyarakatPada akhir tahun 2019, Kampung Lawang Seketeng telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya sebagai destinasi wisata bersejarah. Kampung ini merupakan kampung tertua di Surabaya yang memiliki nilai sejarah karena terdapat rumah masa kanak-kanak Presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Sayangnya, meskipun telah ditata dan direkonstruksi agar menjadi tempat wisata yang layak dikunjungi, jumlah kunjungan wisatawan tidak mengalami peningkatan. Hasil riset pra-Pengabdian kepada Masyarakat mengidentifikasi masalah yang dihadapi pengurus wisata dan Anggota Kelompok Sadar Wisata Kampung Lawang Seketeng yaitu belum dioptimalkannya media sosial sebagai media promosi. Padahal pesan yang didistribusikan oleh media sosial memiliki potensi untuk menjangkau audiensi yang sangat besar dan beragam. Media sosial juga mampu memberdayakan pengguna untuk menjadi pemberi pengaruh baru. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembuatan akun media sosial, pengambilan foto serta video untuk pembuatan profil yang kemudian diunggah dalam media sosial tersebut. Selain itu, perlu dilakukan pelatihan mengenai pengelolaan media sosial, pemotretan, dan pelatihan pemasaran digital agar wisatawan menjadi sadar, tertarik, dan akhirnya terbujuk untuk mengunjungi Kampung Lawang Seketeng sebagai destinasi wisata bersejarah di Surabaya.
Kegiatan pra-PkM menunjukkan bahwa penggunaan media sosial sebagai media promosi oleh Kampung Lawang Seketeng belum dimaksimalkan.Media sosial memiliki potensi besar untuk memberdayakan pengguna sebagai pemberi pengaruh baru.Melalui pembuatan video profil, akun media sosial, dan pelatihan pengelolaan media sosial, diharapkan Kampung Lawang Seketeng dapat menjadi destinasi wisata bersejarah yang menarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi tentang efektivitas konten media sosial dalam meningkatkan kunjungan wisata ke Kampung Lawang Seketeng. Selain itu, penting untuk mengevaluasi bagaimana pelatihan pengelolaan media sosial dapat meningkatkan kemampuan warga dalam mempromosikan destinasi wisata. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi minat wisatawan dalam mengunjungi destinasi wisata bersejarah, seperti faktor budaya, sejarah, dan lokasi.
| File size | 650.78 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTESAPOLTESA Penelitian ini berhasil membuat aplikasi pengelolaan aset dan peminjaman barang laboratorium dan bengkel. Aplikasi ini dilengkapi dengan riwayat peminjamanPenelitian ini berhasil membuat aplikasi pengelolaan aset dan peminjaman barang laboratorium dan bengkel. Aplikasi ini dilengkapi dengan riwayat peminjaman
POLTESAPOLTESA Oleh karena itu perlu dilakukan suatu langkah yang kongkrit dalam menyelesaikan permasalahan kecanduan bermain game online bagi siswa berlih ke suatu kegiatanOleh karena itu perlu dilakukan suatu langkah yang kongkrit dalam menyelesaikan permasalahan kecanduan bermain game online bagi siswa berlih ke suatu kegiatan
POLTESAPOLTESA Pada penelitian ini, identifikasi penyakit daun menggunakan metode Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) untuk mengekstrak fitur citra. Hasil ekstraksiPada penelitian ini, identifikasi penyakit daun menggunakan metode Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) untuk mengekstrak fitur citra. Hasil ekstraksi
POLTESAPOLTESA Kemudahan yang ditawarkan dalam melakukan pemasaran atau promosi produk kepada konsumen tanpa terbatas waktu, jumlah konsumen karena pemasaran lewat onlineKemudahan yang ditawarkan dalam melakukan pemasaran atau promosi produk kepada konsumen tanpa terbatas waktu, jumlah konsumen karena pemasaran lewat online
POLTESAPOLTESA Permasalahan yang dihadapi adalah ketidakmampuan masyarakat menyusun itinerary, menghitung harga paket tour, menentukan target pasar, dan kurangnya pemasaranPermasalahan yang dihadapi adalah ketidakmampuan masyarakat menyusun itinerary, menghitung harga paket tour, menentukan target pasar, dan kurangnya pemasaran
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Implementasi program dilakukan melalui kegiatan live-in selama 20 hari dan pendampingan selama tiga bulan yang mencakup penyusunan standar operasionalImplementasi program dilakukan melalui kegiatan live-in selama 20 hari dan pendampingan selama tiga bulan yang mencakup penyusunan standar operasional
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Indonesia, melalui komitmen nasional dan daerah seperti yang ditunjukkan oleh Provinsi NTB, telah berupaya mencapai Net Zero Emission dengan strategi jangkaIndonesia, melalui komitmen nasional dan daerah seperti yang ditunjukkan oleh Provinsi NTB, telah berupaya mencapai Net Zero Emission dengan strategi jangka
STIALANSTIALAN Dalam tulisan ini penulis mengacu pada teori Implementasi kebijakan direct and indirect impact on implementation yang terdiri dari empat variabel, yaituDalam tulisan ini penulis mengacu pada teori Implementasi kebijakan direct and indirect impact on implementation yang terdiri dari empat variabel, yaitu
Useful /
STIKES ISFISTIKES ISFI Data kompleksitas regimen obat diperoleh dari resep menggunakan Medication Regimen Complexity Index (MRCI), sedangkan kepatuhan diukur menggunakan AdherenceData kompleksitas regimen obat diperoleh dari resep menggunakan Medication Regimen Complexity Index (MRCI), sedangkan kepatuhan diukur menggunakan Adherence
STIKES ISFISTIKES ISFI ) dosis 240, 300, dan 360 mg/kgBB dapat memberikan efek antidiabetes atau ada aktivitas antidiabetes pada mencit jantan putih (Mus musculus). Dosis yag) dosis 240, 300, dan 360 mg/kgBB dapat memberikan efek antidiabetes atau ada aktivitas antidiabetes pada mencit jantan putih (Mus musculus). Dosis yag
INABJINABJ Penelitian di masa mendatang akan menguji potensi sel DTP untuk terapi berbagai penyakit, diantaranya adalah diabetes, artritis, luka bakar, gangguan saraf,Penelitian di masa mendatang akan menguji potensi sel DTP untuk terapi berbagai penyakit, diantaranya adalah diabetes, artritis, luka bakar, gangguan saraf,
INABJINABJ Autoimunitas juga sudah banyak diteliti pada autisme. Autoantibodi memiliki potensi sebagai biomarker baru untuk autisme, selain itu dapat pula memberikanAutoimunitas juga sudah banyak diteliti pada autisme. Autoantibodi memiliki potensi sebagai biomarker baru untuk autisme, selain itu dapat pula memberikan