ARIPIARIPI

Mutiara Pendidikan dan OlahragaMutiara Pendidikan dan Olahraga

Renang merupakan cabang olahraga yang sangat bergantung pada daya tahan aerobik untuk mempertahankan kecepatan dan efisiensi teknik dalam durasi yang panjang. Namun, data empiris mengenai tingkat daya tahan aerobik atlet renang di tingkat klub di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat daya tahan aerobik atlet renang Science Swimming Team. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan melibatkan 11 atlet yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Cooper Swimming Test selama 15 menit dengan gaya bebas, kemudian kapasitas aerobik atlet diestimasi melalui nilai VO₂max. Data dianalisis secara deskriptif dan diklasifikasikan berdasarkan norma kategori daya tahan aerobik sesuai jenis kelamin dan kelompok usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atlet berada pada kategori baik hingga sangat baik berdasarkan jarak tempuh renang. Namun, berdasarkan klasifikasi VO₂max, mayoritas atlet berada pada kategori sedang, dan hanya satu atlet perempuan yang mencapai kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara performa jarak tempuh dan kapasitas aerobik maksimal atlet. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan program latihan yang lebih terarah untuk meningkatkan VO₂max, sehingga daya tahan aerobik atlet dapat dioptimalkan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Penelitian menunjukkan variasi signifikan pada tingkat daya aerobik atlet, dengan mayoritas berada pada kategori Baik‑Sangat Baik berdasarkan jarak tempuh Cooper Test.Namun, nilai VO₂max mayoritas atlet, terutama laki‑laki, berada pada kategori Sedang‑Sangat Kurang, menandakan kapasitas aerobik maksimal belum optimal.Oleh karena itu, program latihan harus memprioritaskan peningkatan VO₂max melalui strategi latihan yang terfokus.

Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh latihan interval intensitas tinggi (HIIT) dibandingkan latihan aerobik konvensional terhadap peningkatan VO₂max pada atlet renang dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam klub di Indonesia; selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi hubungan antara efisiensi teknik renang yang diukur secara biomekanik dengan nilai VO₂max dan performa jarak tempuh, guna memahami sejauh mana perbaikan teknik dapat berkontribusi pada peningkatan kapasitas aerobik; terakhir, diperlukan penelitian longitudinal yang memantau perubahan VO₂max dan performa kompetisi dalam kondisi nyata, sambil mengontrol faktor eksternal seperti pola tidur, nutrisi, dan tingkat stres, untuk menilai efektivitas program latihan yang terpersonalisasi dalam meningkatkan daya tahan aerobik atlet secara berkelanjutan.

  1. Survei Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran PJOK di SD Se Kabupaten Pasuruan | Mutiara Pendidikan... ejournal.aripi.or.id/index.php/mupeno/article/view/652Survei Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran PJOK di SD Se Kabupaten Pasuruan Mutiara Pendidikan ejournal aripi index php mupeno article view 652
  2. Analisis Tingkat Daya Tahan Aerobik Atlit Renang Science Swimming Team | Mutiara Pendidikan dan Olahraga.... doi.org/10.61132/mupeno.v2i6.904Analisis Tingkat Daya Tahan Aerobik Atlit Renang Science Swimming Team Mutiara Pendidikan dan Olahraga doi 10 61132 mupeno v2i6 904
  3. Water‐based exercises in postmenopausal women: Vertical ground reaction force and oxygen uptake... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1080/17461391.2020.1746835WateryAAAabased exercises in postmenopausal women Vertical ground reaction force and oxygen uptake onlinelibrary wiley doi 10 1080 17461391 2020 1746835
  4. Physiological and Somatic Principal Components Determining VO2max in the Annual Training Cycle of Endurance... mdpi.com/1660-4601/19/7/3951Physiological and Somatic Principal Components Determining VO2max in the Annual Training Cycle of Endurance mdpi 1660 4601 19 7 3951
Read online
File size418.37 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test