FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM

El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBAEl-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA

Penelitian ini didasari oleh ketertarikan terhadap tuturan sarkasme dalam komunitas pecinta pacuan kuda di desa Panda kecamatan Palibelo kabupaten Bima. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan bentuk dan fungsi sarkasme dalam komunitas tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data yaitu metode simak melalui teknik catat, libat cakap, bebas libat cakap dan metode cakap melalui teknik cakap semuka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunitas pecinta pacuan kuda tersebut menggunakan sarkasme sebagai sarana untuk saling memotivasi antarkelompok. Dalam tuturan sarkasme yang digunakan oleh komunitas pecinta pacuan kuda di desa Panda kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, ditemukan dua bentuk sarkasme yaitu bentuk ejekan dan bentuk sindiran dengan pola dasar yaitu; pola frase dan pola klausa. Sedangkan fungsi umum pada penelitian ini memberikan informasi bahwa bahasa kasar tidak semata-mata buruk dalam hidup bersosial, ada juga nilai positif yang terkandung yaitu mempererat rasa persaudaraan dalam lingkungan bermasyarakat.

Gaya bahasa sarkasme yang digunakan oleh komunitas pecinta pacuan kuda di desa Panda kecamatan Palibelo kabupaten Bima merupakan sarkasme yang memiliki daya tarik untuk menunjang perhatian dari pemerhati sosial dan budaya.Sarkasme tersebut tidak hanya sekadar saling mengejek atau menyindir dengan niat merendahkan antar satu sama lain, akan tetapi mengandung unsur untuk saling memotivasi sebagai penunjang rasa persaudaraan, baik itu kelompok dengan joki cilik, maupun antarkelompok dalam sebuah komunitas.Masyarakat dalam komunitas tersebut menunjukkan eksistensi sebuah tradisi dan budaya yang kokoh, antara lain seperti memandang bahwa sekejam apapun sarkasme yang dilontarkan oleh seseorang penutur dalam kalangan pecinta pacuan kuda tersebut tidak akan direspons dengan emosi yang berlebihan sampai mengakibatkan perkelahian antar individu maupun kelompok.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi orang tua terhadap penggunaan sarkasme oleh joki toi memengaruhi perkembangan sosial‑emosional anak, dengan mengajukan pertanyaan: apakah paparan sarkasme dalam lingkungan pacuan kuda meningkatkan kemampuan beradaptasi atau justru menimbulkan stres pada anak? Selanjutnya, studi komparatif antara komunitas pacuan kuda di Bima dengan komunitas serupa di wilayah lain, misalnya di Sumbawa atau Jawa, dapat meneliti variasi bentuk dan fungsi sarkasme serta faktor budaya yang memoderasi penggunaannya; pertanyaan penelitian yang dapat dijawab adalah: faktor budaya mana yang paling berperan dalam pergeseran fungsi sarkasme menjadi motivasi atau penghinaan? Terakhir, penelitian longitudinal yang mengikuti kelompok joki toi sejak usia dini hingga dewasa dapat mengidentifikasi dampak jangka panjang sarkasme terhadap identitas profesional dan keterampilan komunikasi mereka, dengan fokus pada pertanyaan: bagaimana penggunaan sarkasme selama masa pelatihan memengaruhi kompetensi interpersonal dan keberhasilan karier joki di masa depan?.

  1. APA PsycNet. psycnet loading psycnet.apa.org/doiLanding?doi=10.1037/0021-9010.84.3.445APA PsycNet psycnet loading psycnet apa doiLanding doi 10 1037 0021 9010 84 3 445
  2. Sarcasm, Pretense, and The Semantics/Pragmatics Distinction* - Camp - 2012 - Noûs - Wiley... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1468-0068.2010.00822.xSarcasm Pretense and The Semantics Pragmatics Distinction Camp 2012 NoyEAs Wiley onlinelibrary wiley doi 10 1111 j 1468 0068 2010 00822 x
  3. Ironic Expression Can Simultaneously Enhance and Dilute Perception of Criticism: Discourse Processes:... tandfonline.com/doi/abs/10.1080/0163853X.2012.747041Ironic Expression Can Simultaneously Enhance and Dilute Perception of Criticism Discourse Processes tandfonline doi abs 10 1080 0163853X 2012 747041
Read online
File size334.64 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test