LITERASISAINSLITERASISAINS

ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan TeknologiABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi

Kecamatan Mungka di Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan salah satu sentra produksi gambir di Sumatera Barat yang menghasilkan limbah padat cukup besar dari proses pengepresan daun gambir. Limbah tersebut sebelumnya belum dimanfaatkan dan berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan teknologi bio drying berbasis eco enzyme sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengolah limbah padat hasil kempaan gambir menjadi kompos organik bernilai tambah. Program dilaksanakan bersama Kelompok Tani Bunga Gambir melalui kegiatan pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan lapangan. Mitra berhasil membuat eco enzyme dari bahan organik rumah tangga dan menggunakannya dalam proses biodrying. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan volume dan kadar air limbah hingga 70%, perubahan warna menjadi cokelat tua, berkurangnya bau tidak sedap, serta terbentuknya kompos setengah matang dengan tekstur remah dan tidak berbau. Produk kompos saat ini masih dalam tahap pematangan dan evaluasi kualitas sebelum dimanfaatkan di lahan pertanian. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan limbah ramah lingkungan serta menghasilkan model pengolahan limbah gambir berbasis eco enzyme yang dapat direplikasi di wilayah lain secara berkelanjutan.

Penerapan teknologi biodrying berbasis eco‑enzyme terbukti efektif dan efisien dalam mengolah limbah padat gambir, mempercepat pengeringan dari 3‑5 bulan menjadi ±7 hari dan pengomposan ±21 hari, serta mengurangi berat limbah dari 70 kg menjadi sekitar 21 kg.Kompos yang dihasilkan memiliki kualitas baik (warna hitam kecokelatan, tekstur remah, tidak berbau) dan 95 % peserta memahami pembuatan eco‑enzyme serta 85 % mampu melakukan biodrying secara mandiri.Implementasi teknologi ini menurunkan volume limbah, mengurangi pencemaran, meningkatkan kapasitas teknis dan kemandirian kelompok tani, serta membuka peluang ekonomi baru melalui pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi cara memperpendek waktu fermentasi eco enzyme dengan menguji variasi substrat organik dan rasio gula‑air, sehingga produksi cairan aktif dapat tersedia lebih cepat bagi petani. Selanjutnya, diperlukan studi jangka panjang tentang dampak penggunaan kompos hasil biodrying terhadap kesuburan tanah dan produktivitas tanaman, termasuk analisis kimia tanah (C/N, NPK) serta pengujian toksisitas logam berat untuk memastikan keamanan sebagai pupuk organik. Terakhir, penelitian dapat mengkaji optimalisasi proses biodrying pada kondisi iklim tropis dengan mengembangkan sistem kontrol suhu dan kelembapan otomatis, sehingga proses tetap efisien meskipun terjadi curah hujan tinggi atau variasi kelembapan lingkungan.

  1. Uji Organoleptik Eco-Enzyme dari Limbah Kulit Buah | BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains.... journal.ipm2kpe.or.id/index.php/BIOEDUSAINS/article/view/3387Uji Organoleptik Eco Enzyme dari Limbah Kulit Buah BIOEDUSAINS Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains journal ipm2kpe index php BIOEDUSAINS article view 3387
  2. PENERAPAN TEKNOLOGI BIODRYING DALAM PENGOLAHAN SAMPAH HIGH WATER CONTENT MENUJU ZERO LEACHATE | Purwono... ejournal.undip.ac.id/index.php/presipitasi/article/view/18342PENERAPAN TEKNOLOGI BIODRYING DALAM PENGOLAHAN SAMPAH HIGH WATER CONTENT MENUJU ZERO LEACHATE Purwono ejournal undip ac index php presipitasi article view 18342
  1. #eco enzyme#eco enzyme
  2. #eco enzyme ic50#eco enzyme ic50
Read online
File size628.07 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-3p7
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test