IAIN SUIAIN SU

Journal of Educational TechnologyJournal of Educational Technology

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan kemampuan murid dalam menerima pembelajaran dari guru di MTs Al Washliyah Percut. Latar belakang penelitian didasari oleh pentingnya peran guru dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, inovatif, dan relevan dengan konteks lokal, mengingat data Kementerian Pendidikan (2022) menunjukkan bahwa 42% siswa SMP/MTs di Indonesia mengalami kesulitan memahami materi karena metode pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pembelajaran dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam mengelola kelas, membangun komunikasi dua arah, beberapa materi dengan kehidupan sehari-hari siswa, serta memberikan motivasi yang konsisten. Hambatan yang ditemukan antara lain keterbatasan, kurangnya pelatihan inovasi bagi guru, dan rendahnya keterlibatan orang tua. Penelitian ini merekomen.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang kreatif, kontekstual, komunikatif, dan didukung penggunaan media interaktif mampu meningkatkan penerimaan siswa terhadap materi pembelajaran di MTs Al Washliyah Percut.Hambatan yang dihadapi guru mencakup keterbatasan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi, kurangnya pelatihan inovasi, serta rendahnya keterlibatan orang tua dalam mendukung proses belajar di rumah.Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategi berupa pelatihan guru secara berkala, pengadaan sarana pembelajaran modern, dan peningkatan kerja sama antara sekolah dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, relevan, dan berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam berbagai aspek penting untuk menyempurnakan proses pembelajaran. Pertama, akan sangat bermanfaat jika ada penelitian yang menguji secara langsung seberapa efektif program pelatihan guru yang baru dirancang, terutama yang berfokus pada penggunaan teknologi dan metode mengajar kreatif. Penelitian ini bisa melihat apakah pelatihan tersebut benar-benar mengubah cara guru mengajar di kelas dan apakah perubahan itu berdampak positif pada semangat belajar serta nilai-nilai siswa. Misalnya, bisa diukur perbandingan hasil belajar siswa di kelas yang gurunya sudah terlatih dengan yang belum. Kedua, penting juga untuk meneliti dampak konkret dari penambahan fasilitas teknologi di sekolah. Jika sekolah sudah memiliki proyektor, komputer, atau akses internet yang lebih baik di setiap kelas, bagaimana perubahan ini memengaruhi keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan apakah nilai mereka meningkat secara signifikan? Studi ini bisa mengidentifikasi jenis teknologi apa yang paling memberikan manfaat dan bagaimana cara terbaik mengintegrasikannya. Ketiga, mengingat pentingnya dukungan keluarga, penelitian bisa mengeksplorasi cara-cara baru yang lebih kreatif untuk mengajak orang tua terlibat aktif dalam pendidikan anak di rumah, di luar pertemuan rutin. Bagaimana sekolah bisa bekerja sama dengan orang tua dari berbagai latar belakang untuk memastikan mereka bisa mendukung belajar anak secara optimal, bahkan dengan sumber daya terbatas? Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang holistik dan berkelanjutan, baik di dalam maupun di luar kelas.

  1. #peran guru#peran guru
  2. #kemampuan guru#kemampuan guru
Read online
File size618.11 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-3mX
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test