POLTEK KAMPARPOLTEK KAMPAR

Jurnal Rekayasa Proses dan Industri TerapanJurnal Rekayasa Proses dan Industri Terapan

PT Multindo Anugerah Perkasa adalah perusahaan pihak ketiga yang menyuplai bahan bakar berupa biomass tongkol jagung ke PT PLN Nusantara Power. Overall Equipment Effectiveness (OEE) adalah suatu metode yang digunakan untuk mengukur efektivitas mesin atau peralatan. Untuk mendapatkan OEE diperlukan 3 perhitungan rasio yaitu Avaliability, Performance Rate, dan Quality Ratio. Standar World Class OEE yang berasal dari JIPM yaitu 85%. Penelitian ini dilakukan pada mesin pencacah tongkol jagung di PT Multindo Anugerah Perkasa dikarenakan belum adanya perhitungan efektivitas pada mesin, mesin yang digunakan untuk mencacah tongkol jagung sering mengalami maintenance diluar dari jadwal maintenance yang telah dijadwalkan. Hasil perhitungan OEE terhadap mesin pencacah tongkol jagung ini menunjukkan bahwa efektivitas mesin masih memenuhi standar efektivitas world class yaitu sebesar 85% dengan nilai Avaliability sebesar 92% di atas standar JIPM, Performance Rate sebesar 93% dan nilai Quality Ratio sebesar 100% dalam hal ini kualitas dari hasil yang diproduksi sempurna memenuhi standar JIPM, sehingga mesin pencacah tongkol jagung ini masih efektif digunakan untuk memenuhi suplai biomass ke PT PLN Nusantara Power.

Kesimpulan yang dapat diberikan berdasarkan hasil pengukuran pada Mesin Pencacah Tongkol Jagung di PT Multindo Anugerah Perkasa.Total efektivitas dari mesin dengan nilai perhitungan Avaliability yaitu 92% memenuhi standar level world class ratio sebesar 90%, pehitungan nilai Performance Rate sebesar 93% dimana standar world class sebesar 95% yang artinya nilai tersebut perlu ditingkatkan untuk mencapai standar dunia, dan perhitungan nilai Quality Ratio adalah 100% yang artinya nilai tersebut sempurna dan memenuhi standar world class dengan standar world class sebesar 99%.Jadi untuk nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada mesin pencacah tongkol jagung sebesar 85% dan nilai tersebut memenuhi standar JIPM (Japan Institut of Plant Maintenance) yaitu sebesar 85%.

Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran yang dapat dikembangkan untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja mesin pencacah tongkol jagung, seperti kondisi mesin, kualitas bahan baku, dan proses pemeliharaan. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pemeliharaan yang lebih efektif dan efisien, dengan mempertimbangkan biaya dan waktu yang diperlukan. Ketiga, studi lanjutan dapat mengeksplorasi implementasi teknologi otomatisasi atau sistem kontrol yang canggih untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas mesin pencacah tongkol jagung. Dengan menggabungkan analisis mendalam, strategi pemeliharaan yang terukur, dan teknologi canggih, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi mesin pencacah tongkol jagung di PT Multindo Anugerah Perkasa.

  1. #proses produksi#proses produksi
  2. #beras premium#beras premium
Read online
File size827.89 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-3ml
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test