JURNALFKMUITJURNALFKMUIT

Indonesia Timur Journal of Public HealthIndonesia Timur Journal of Public Health

Pengemudi yang stres dapat menyebabkan kecenderungan disposisional untuk mengemudi dengan cara yang negatif. Pengemudi yang stres dapat menyebabkan kurangnya tingkat konsentrasi, peningkatan kecelakaan, dan perilaku mengemudi yang agresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada supir tronton PT. Tirta Kencana Pratama di Terminal Petikemas Makassar. Jenis penelitian yang digunakan observasional dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode total sampling. Analisis data yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian berdasarkan analisis bivariat menyatakan ada hubungan masa kerja dengan stres kerja dengan nilai p= 0,000, ada hubungan kelelahan kerja dengan stres kerja dengan niali p= 0,000. Beban kerja tidak berhubungan terhadap stres kerja dengan nilai p= 0,108, umur tidak berhubungan terhadap stres kerja dengan nilai p= 0,643. Kesimpulan pada pinilitian ini adalah ada hubungan antara masa kerja, kelelahan dengan stres kerja pada supir dan tidak ada hubungan antara beban kerja dan umur dengan stres kerja pada supir. Penelitian ini menyarankan untuk supir tronton hindari beban kerja tambahan. Supir yang memiliki masa kerja lama sebaiknya mendapatkan perhatian khusus. Supir dengan umur yang tidak produktif sebaiknya tidak menempuh jarak yang jauh. Supir harus memiliki waktu istirahat yang cukup agar tidak mudah kelelahan.

Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan antara masa kerja dan kelelahan dengan stres kerja pada supir, namun tidak ada hubungan antara beban kerja dan umur dengan stres kerja pada supir.

Melihat temuan penelitian ini yang mengidentifikasi hubungan antara masa kerja dan kelelahan dengan stres kerja pada supir tronton, serta adanya beberapa hasil yang bertentangan dengan penelitian lain seperti tidak adanya hubungan dengan beban kerja dan umur, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, bagaimana jika kita melakukan studi intervensi untuk menguji efektivitas program-program spesifik yang dirancang untuk mengurangi kelelahan dan stres? Misalnya, penelitian dapat dirancang untuk mengevaluasi dampak dari penerapan jadwal istirahat yang terstruktur atau pelatihan manajemen stres terhadap tingkat kelelahan dan stres yang dialami supir. Ini akan memberikan bukti konkret tentang solusi praktis yang dapat diterapkan di lapangan. Kedua, mengingat beberapa faktor seperti beban kerja dan umur tidak menunjukkan hubungan signifikan, sebuah penelitian kualitatif mendalam, seperti wawancara atau focus group discussion, dapat dilakukan untuk menggali lebih jauh persepsi supir tentang faktor-faktor ini dan mekanisme koping yang mereka gunakan. Pendekatan ini diharapkan mampu mengungkap faktor-faktor kontekstual atau psikologis yang mungkin tidak terdeteksi dalam penelitian kuantitatif, seperti rasa bosan akibat masa kerja lama atau dampak psikologis dari rute monoton. Ketiga, untuk meningkatkan generalisasi temuan, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif dengan melibatkan populasi supir tronton di berbagai wilayah atau perusahaan lain di Indonesia, atau bahkan membandingkannya dengan jenis pekerjaan mengemudi profesional lainnya. Penelitian semacam ini dapat mengidentifikasi apakah faktor-faktor yang mempengaruhi stres kerja bersifat universal atau dipengaruhi oleh budaya kerja, kondisi geografis, atau kebijakan perusahaan yang berbeda. Dengan demikian, kita bisa memahami lanskap stres kerja pada pengemudi secara lebih komprehensif dan mengembangkan strategi pencegahan yang lebih adaptif.

  1. Radon survey and soil gamma doses in primary schools of Batman, Turkey: Isotopes in Environmental and... tandfonline.com/doi/full/10.1080/10256016.2014.870170Radon survey and soil gamma doses in primary schools of Batman Turkey Isotopes in Environmental and tandfonline doi full 10 1080 10256016 2014 870170
  1. #efektivitas program#efektivitas program
  2. #program manajemen stres#program manajemen stres
Read online
File size584.03 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-3fw
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test