IAISKJ MALANGIAISKJ MALANG

Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi SyariahAl-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah

Produksi barang limited edition telah menjadi strategi pemasaran umum untuk menciptakan kesan eksklusivitas dan meningkatkan nilai jual produk. Strategi ini sering memengaruhi perilaku konsumsi melalui dorongan psikologis seperti fear of missing out (FOMO), kebutuhan akan status sosial, dan motivasi spekulatif. Dalam perspektif ekonomi Islam, praktik tersebut perlu dikaji secara mendalam karena dapat berpotensi mendorong perilaku konsumsi yang melampaui batas kewajaran. Islam menegaskan prinsip moderasi, keseimbangan (tawazun), serta kemaslahatan (maslahah), dan melarang (pengeluaran berlebihan) serta tabdzir (pemborosan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik produksi barang limited edition berdasarkan teori produksi Islam dan etika bisnis syariah, serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip israf dan tabdzir. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui analisis literatur dari jurnal, laporan, dan sumber akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi limited edition dapat diterima secara syariah apabila tidak mendorong konsumsi berlebihan, tidak menimbulkan pemborosan harta, dan tetap memperhatikan kemaslahatan sosial. Namun, produksi yang eksploitif dan memanfaatkan dorongan emosional konsumen berpotensi bertentangan dengan prinsip israf dan tabdzir. Karena itu, produsen dan konsumen memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga etika produksi dan konsumsi agar tetap sejalan dengan nilai moderasi dan keberlanjutan ekonomi dalam Islam.

Strategi pemasaran produk limited edition, meskipun efektif dalam meningkatkan penjualan dan reputasi merek, memerlukan analisis kritis dari perspektif syariah untuk menghindari pelanggaran terhadap prinsip-prinsip ekonomi Islam.Kegiatan ini dapat memicu perilaku konsumtif yang berlebihan yang bertentangan dengan larangan israf (kelebihan) dan tabdzir (pemborosan).Dengan demikian, dibutuhkan pendekatan yang lebih seimbang antara tujuan bisnis dan tanggung jawab etis.Produsen dan konsumen merupakan peran penting dalam menjamin bahwa produksi barang limited edition tidak hanya bertujuan untuk mendorong konsumsi yang berlebihan atau memanfaatkan keinginan konsumen.Produksi mesti sesuai dengan prinsip tawazun (keseimbangan), maslahah (manfaat sosial), dan keadilan sosial.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak psikologis strategi pemasaran limited edition terhadap perilaku konsumen Muslim, khususnya dalam kaitannya dengan konsep FOMO dan pencarian status sosial. Penelitian ini dapat menggunakan metode kuantitatif untuk mengukur tingkat pengaruh FOMO terhadap keputusan pembelian barang limited edition. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis produksi barang limited edition yang selaras dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam, dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial. Model ini dapat diuji coba pada skala kecil untuk mengevaluasi efektivitasnya. Ketiga, penting untuk meneliti peran pemerintah dan lembaga keuangan syariah dalam mengatur dan mengawasi praktik pemasaran barang limited edition, serta meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan masyarakat. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan studi kasus untuk menganalisis kebijakan dan program yang telah diterapkan di berbagai negara.

  1. DOI Name 10.62281 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 30z crossref email support... doi.org/10.62281DOI Name 10 62281 Values doi name values index type timestamp data hs serv 30z crossref email support doi 10 62281
  1. #brand awareness#brand awareness
  2. #pemberdayaan umkm#pemberdayaan umkm
Read online
File size372.61 KB
Pages16
Short Linkhttps://juris.id/p-3dh
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test