AKBIDHIPEKALONGANAKBIDHIPEKALONGAN
Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada MasyarakatMeningkatnya pemahaman masyarakat mengenai penggunaan antibiotik yang benar menjadi salah satu penyebab resistensi mikroorganisme. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait penggunaan antibiotik secara bijak demi menurunkan risiko terjadinya resistensi. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan kesehatan dan diskusi interaktif dengan pendekatan Cara Belajar Insan Aktif (CBIA). Materi yang disampaikan meliputi penjelasan tentang antibiotik dan fungsinya, konsep resistensi, prinsip penggunaan antibiotik secara rasional, serta pendampingan selama kegiatan. Program ini melibatkan 20 kader PKK sebagai peserta. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pre‑test dan post‑test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan di kalangan peserta, bahkan melebihi target capaian sebesar 90 %. Kombinasi penyuluhan kesehatan dan diskusi dua arah terbukti efektif serta memperluas pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya penggunaan antibiotik sesuai aturan untuk mencegah timbulnya resistensi antimikroba.
Penyuluhan penggunaan antibiotik yang tepat di Desa Made secara signifikan meningkatkan pengetahuan masyarakat.Metode yang diterapkan terbukti efektif dalam mengedukasi peserta mengenai penggunaan antibiotik secara rasional.Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat mengurangi risiko resistensi antibiotik dan memotivasi perubahan perilaku penggunaan obat yang lebih bijak.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari program edukasi antibiotik dengan melakukan survei longitudinal selama setidaknya dua belas bulan untuk menilai perubahan perilaku penggunaan antibiotik di kalangan warga setelah intervensi. Selain itu, diperlukan perbandingan efektivitas antara pendekatan penyuluhan tatap muka tradisional dengan modul pembelajaran digital interaktif yang memanfaatkan aplikasi seluler, guna mengetahui mana yang lebih mampu meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pada aturan penggunaan antibiotik. Selanjutnya, studi multisentra yang melibatkan beberapa desa dengan karakteristik sosial‑ekonomi beragam dapat menguji generalisasi temuan dan mengidentifikasi faktor‑faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan program, sehingga strategi edukasi dapat disesuaikan secara lebih tepat untuk berbagai komunitas. Penelitian‑penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih komprehensif untuk memperkuat kebijakan kesehatan publik dalam mengatasi resistensi antibiotik di tingkat masyarakat. Selain itu, analisis biaya‑manfaat dari masing‑masing pendekatan akan membantu menentukan strategi yang paling efisien bagi pemerintah daerah. Dengan melibatkan pemangku kepentingan lokal, hasil penelitian dapat diintegrasikan ke dalam program pendidikan berkelanjutan yang berfokus pada pencegahan resistensi.
| File size | 212.89 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
AKBIDHIPEKALONGANAKBIDHIPEKALONGAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus menerapkan intervensi yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuanKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus menerapkan intervensi yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan
AKBIDHIPEKALONGANAKBIDHIPEKALONGAN Disisi lain, upaya peningkatan derajat kesehatan ibu hamil perlu diwujudkan melalui pendidikan komprehensif dalam kelas khusus yang membahas manajemenDisisi lain, upaya peningkatan derajat kesehatan ibu hamil perlu diwujudkan melalui pendidikan komprehensif dalam kelas khusus yang membahas manajemen
AKBIDHIPEKALONGANAKBIDHIPEKALONGAN Oleh sebab itu, perlu peningkatan pengetahuan ibu mengenai pemanfaatan sumber pangan lokal dalam pencegahan stunting. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkanOleh sebab itu, perlu peningkatan pengetahuan ibu mengenai pemanfaatan sumber pangan lokal dalam pencegahan stunting. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan
PELNIPELNI Kesimpulan dari penelitian ini adalah SSBM efektif sebagai intervensi non-farmakologis yang sederhana, murah, dan potensial untuk menurunkan tekanan darahKesimpulan dari penelitian ini adalah SSBM efektif sebagai intervensi non-farmakologis yang sederhana, murah, dan potensial untuk menurunkan tekanan darah
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Dukungan peran kader desa sangat penting untuk percepatan peningkatan jumlah masyarakat yang mempunyai jamban sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisDukungan peran kader desa sangat penting untuk percepatan peningkatan jumlah masyarakat yang mempunyai jamban sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan populasi penderita hipertensi di wilayah kerjaTujuan penelitian ini adalah untuk melihat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan populasi penderita hipertensi di wilayah kerja
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Kontrol gula darah diperlukan untuk mencegah komplikasi diabetes melitus. Pengobatan diabetes melitus yang harus dijalani seumur hidup sering kali menyebabkanKontrol gula darah diperlukan untuk mencegah komplikasi diabetes melitus. Pengobatan diabetes melitus yang harus dijalani seumur hidup sering kali menyebabkan
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Prevalensi risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada wanita hamil usia 15–49 tahun di Aceh tercatat sebesar 20%, dengan proporsi kasus di Aceh BesarPrevalensi risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada wanita hamil usia 15–49 tahun di Aceh tercatat sebesar 20%, dengan proporsi kasus di Aceh Besar
Useful /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Isu terkait tingkat konsumsi gizi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pendidikan, pekerjaan, budaya pantang makanan, dan citra tubuh. Data dari WorldIsu terkait tingkat konsumsi gizi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pendidikan, pekerjaan, budaya pantang makanan, dan citra tubuh. Data dari World
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Mindell dkk. menyatakan bahwa pada trimester pertama persentase kram kaki adalah 20,9%; persentase ini meningkat pada trimester kedua menjadi 24,6% hinggaMindell dkk. menyatakan bahwa pada trimester pertama persentase kram kaki adalah 20,9%; persentase ini meningkat pada trimester kedua menjadi 24,6% hingga
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui di Ruang NICU RSUD Siti Fatimah Tahun 2025. Metode penelitian menggunakan metode Pre Exsperimental designs)Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui di Ruang NICU RSUD Siti Fatimah Tahun 2025. Metode penelitian menggunakan metode Pre Exsperimental designs)
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi, mayoritas responden mengalami tingkat kecemasan sedang (88,6%) dan sebagian kecil mengalamiHasil analisis menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi, mayoritas responden mengalami tingkat kecemasan sedang (88,6%) dan sebagian kecil mengalami