MEDISTRAMEDISTRA
MEDISTRA MEDICAL JOURNAL (MMJ)MEDISTRA MEDICAL JOURNAL (MMJ)Latar belakang: Mikrobiologi adalah cabang ilmu yang mempelajari mikroorganisme, yaitu organisme mikroskopis yang hanya dapat dilihat dengan mikroskop. Mikroorganisme ini memainkan peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di bidang kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah media alternatif seperti kentang dan jagung dapat berfungsi sebagai pengganti Nutrient Agar dalam mendukung pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Metode: Penelitian ini bersifat eksperimen, di mana efektivitas media kentang dan jagung dibandingkan sebagai alternatif pengganti Nutrient Agar untuk pertumbuhan Staphylococcus aureus. Hasil: Analisis menggunakan One-way ANOVA menunjukkan nilai signifikan (0,00), yang berarti (p<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan media Nutrient Agar, media kentang, dan media jagung dalam menumbuhkan bakteri Staphylococcus aureus. Untuk menentukan kelompok yang menunjukkan perbedaan signifikan, dilakukan uji Post-hoc. Hasil uji Post-hoc menunjukkan nilai signifikan antara media Nutrient Agar dan media kentang (0,00), antara media Nutrient Agar dan media jagung (0,558), serta antara media kentang dan media jagung (0,00).
Media alternatif kentang dan jagung dapat digunakan untuk menumbuhkan bakteri Staphylococcus aureus setelah 24 jam inkubasi, meskipun terdapat perbedaan kecil dalam warna dan ukuran koloni dibandingkan media Nutrient Agar.Media kentang menghasilkan jumlah koloni yang jauh lebih tinggi (rata-rata 134) dibanding Nutrient Agar (16,3) dan media jagung (18,4), menunjukkan potensi sebagai pengganti media konvensional.Namun, variasi pigmen dan ukuran koloni menunjukkan bahwa efektivitas media alternatif belum sepenuhnya konsisten.
Pertama, perlu diteliti formulasi campuran kentang dan jagung dalam proporsi tertentu untuk mengoptimalkan pertumbuhan Staphylococcus aureus, apakah kombinasi keduanya dapat menghasilkan media yang lebih stabil dan efektif dibanding penggunaan tunggal. Kedua, penting untuk menguji efektivitas media kentang pada bakteri lain seperti Escherichia coli atau Bacillus subtilis, untuk mengetahui apakah media ini bersifat spesifik terhadap bakteri gram positif atau dapat digunakan secara luas. Ketiga, sebaiknya dilakukan analisis komponen nutrisi secara mendalam pada media kentang dan jagung, terutama kandungan protein, karbohidrat, dan mineral, untuk memahami faktor utama yang mendukung pertumbuhan bakteri dan bagaimana memodifikasinya agar hasilnya lebih konsisten dan mendekati standar Nutrient Agar.
| File size | 211.04 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-35G |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Riwayat hipotiroidisme pasien dapat menjadi faktor risiko bagi perkembangan tersebut, yang sejalan dengan masih terbatasnya laporan kasus sebelumnya. OlehRiwayat hipotiroidisme pasien dapat menjadi faktor risiko bagi perkembangan tersebut, yang sejalan dengan masih terbatasnya laporan kasus sebelumnya. Oleh
STIKBARSTIKBAR Indonesia termasuk dalam negara dengan beban TB tertinggi, dengan lebih dari 800.000 kasus yang dilaporkan dalam beberapa tahun terakhir (WHO, 2024). KementerianIndonesia termasuk dalam negara dengan beban TB tertinggi, dengan lebih dari 800.000 kasus yang dilaporkan dalam beberapa tahun terakhir (WHO, 2024). Kementerian
UNSOEDUNSOED Pengujian antibakteri menunjukkan aktivitas signifikan terhadap bakteri gram‑positif terpilih serta zona hambatan pada S. Substitusi kloro dan metoksiPengujian antibakteri menunjukkan aktivitas signifikan terhadap bakteri gram‑positif terpilih serta zona hambatan pada S. Substitusi kloro dan metoksi
UNSOEDUNSOED cerevisiae menunjukkan bahwa ekstrak daun dapat mempertahankan jumlah sel di bawah stres oksidatif H2O2 hingga konsentrasi 6 mM. Hasil tes antibaktericerevisiae menunjukkan bahwa ekstrak daun dapat mempertahankan jumlah sel di bawah stres oksidatif H2O2 hingga konsentrasi 6 mM. Hasil tes antibakteri
UNSOEDUNSOED Nilai pH minyak esensial masing‑masing adalah 6,1; 4,9; dan 6,2. Analisis logam berat dengan spektrofotometri serapan atom tidak menunjukkan kontaminasiNilai pH minyak esensial masing‑masing adalah 6,1; 4,9; dan 6,2. Analisis logam berat dengan spektrofotometri serapan atom tidak menunjukkan kontaminasi
UNSOEDUNSOED foveolata and test its activity as an antibacterial. Three dammarane-type triterpenoids were isolated from the A. foveolata twigs which is, namely dammar-24-en-3β,20-diolfoveolata and test its activity as an antibacterial. Three dammarane-type triterpenoids were isolated from the A. foveolata twigs which is, namely dammar-24-en-3β,20-diol
UNSOEDUNSOED dan fungi endofitiknya sebagai sumber agen antibakteri dan antioksidan. Enam belas isolat fungi endofitik diperoleh dari enam bagian tanaman dan diidentifikasidan fungi endofitiknya sebagai sumber agen antibakteri dan antioksidan. Enam belas isolat fungi endofitik diperoleh dari enam bagian tanaman dan diidentifikasi
UNIVMEDUNIVMED Penelitian ini bertujuan untuk menilai biofilm sejenis dan dual- spesies Escherichia coli (kode A), Staphylococcus aureus (kode B), Klebsiella pneumoniaePenelitian ini bertujuan untuk menilai biofilm sejenis dan dual- spesies Escherichia coli (kode A), Staphylococcus aureus (kode B), Klebsiella pneumoniae
Useful /
UDBUDB Disarankan penyusunan SPO, pelatihan pengkodean, penyediaan MMDS, dan audit coding berkala. Ketidakakuratan kode sebab dasar kematian di RSUP dr. PenyebabDisarankan penyusunan SPO, pelatihan pengkodean, penyediaan MMDS, dan audit coding berkala. Ketidakakuratan kode sebab dasar kematian di RSUP dr. Penyebab
CIVILIZACIVILIZA Metode penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilakukan dengan empat tahapan yaitu: 1) tahapMetode penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilakukan dengan empat tahapan yaitu: 1) tahap
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD So it can be concluded that applying the Molymod-assisted CORE learning model on hydrocarbon materials can improve student learning outcomes for classSo it can be concluded that applying the Molymod-assisted CORE learning model on hydrocarbon materials can improve student learning outcomes for class
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD This research uses an experimental method applied to one of its products: a flat washer with SPCC material and a thickness of about 2. 20 mm. SPCC - SDThis research uses an experimental method applied to one of its products: a flat washer with SPCC material and a thickness of about 2. 20 mm. SPCC - SD